
...Setelah selesai menyantap semua makanan yang mereka pesan. Kenzi menyalakan rokoknya sekaligus menghilangkan rasa tak nyamannya saat ini......
...Clara tak ingin membuang waktu lebih lama lagi. Ia langsung membahas tentang mengapa mereka semua ada di tempat yang sama saat ini......
..."Kami sudah selesai makan, Sebelum kalian menjelaskan apa yang di lakukan teman wanita kalian terhadap Rose. Alangkah lebih baiknya jika wanita itu kalian hadirkan kemari dan menjelaskan mengapa ia harus melakukan hal ini pada Rose?!" Pinta Clara tiba-tiba......
...Arga kaget mendengar hal tersebut,namun Kenzi tetap tenang seperti biasanya......
..."Kenapa harus mengajak Gisella kemari? Bukankah sudah cukup kami yang ada di sini?" Tanya Arga sinis......
..."Apa kau tidak bisa mengerti arah bicaraku kemana? Atau kau masih ingin terus melindungi teman wanitamu itu?" Tanya Clara tajam......
...Arga langsung terdiam mendengarnya. Sepertinya rasa sukanya terhadap Gisella sudah bisa di tebak Clara. Ia pun tak bisa berbuat banyak lagi......
..."Hentikan kak.. Aku tak ingin semuanya menjadi panjang. Aku sudah menganggap semuanya selesai. Kita tak akan bertemu dengan mereka kedepannya lagi. Tolong hentikan masalah ini hari ini!" Ujar Rose pada Clara.......
..."Rose... Aku tahu apa yang kau rasakan,tapi apa kau harus menerima begitu saja dan menyelesaikan semua seperti ini? Aku yang tidak mengalaminya saja bisa merasakan sakit yang teramat sangat, bagaimana kau bisa menunjukkan sikap biasa saja saat hal ini menyentuh bagian sensitif dalam hidupmu. Tidak hanya itu,wanita itu juga sudah melakukan tindakan kekerasan padamu!" Teriak Clara berdebat pada Rose......
..."Aku tahu kak... Aku pun tahu caraku ini menyakiti kakak... Tapi untuk kesekian kalinya aku mengatakan pada Kakak bahwa aku hanya ingin ketenangan. Aku tak ingin kehidupanku saat ini terusik dengan masalah yang sama. Aku sudah berusaha keras untuk melupakan hal tersebut,tapi aku pun tak bisa menutup mulut orang lain yang akan bicara tentang masalaluku. Maka dari itu agar ini tak berkelanjutan hentikan saja. Semakin mempermasalahkannya aku semakin terluka. Lagi pula hanya sebuah tamparan,bukankah selama ini aku menerima hal lebih dari itu? Aku tak berani membela diriku kak! Apa yang mereka katakan memang benar. Lalu aku bisa apa?" Jelas Rose dengan kepala yang tertunduk sambil menyembunyikan air matanya yang sudah jatuh......
...Mendengar apa yang dikatakan Rose. Baik Arga mau pun Kenzi merasa bersalah karena ulah Gisella padanya. Kali ini Arga berdiri mendekat pada Rose dengan langkah yang gontai......
__ADS_1
..."Rose... Maaf! Aku benar-benar minta maaf padamu atas semua yang terjadi hari ini juga yang terjadi kemarin pada kau. Semua hal ini tak ada yang tahu jika aku yang tak bicara. Kenzi tak pernah mengatakan apa pun pada mereka tentangmu. Aku lah yang sudah bercerita tentang masalalumu pada Gisella. Mohon maafkan aku!" Ucap Arga sambil membungkukkan badannya......
...Rose tersenyum kecil mendengarnya. Ia pun beranjak dari kursinya dan menatap Arga......
..."Aku sudah melupakan semuanya,terlebih aku tahu kau melakukan hal tersebut karena kau mencintai Gisella. Kedepannya, aku harap kita tidak saling mengusik. Aku ingin kita seperti sebelumnya,menjadi orang asing yang tak akan saling kenal lagi. Entah itu kau atau pun Tuan Kenzi,Aku ingin menjalani kehidupanku yang sudah 3 bulan ini aku jalani. Aku harap kalian bisa melakukan itu!" Ujar Rose tenang.......
...Kenzi langsung berdiri saat mendengar hal tersebut. Tapi Arga hanya diam saja. Ia masih berdiri tegak tak tahu harus mengatakan apa pada Rose. Baginya ini tak masalah,tapi bagi Kenzi ini akan menjadi sebuah hal yang tak pernah ia bayangkan. Kenzi baru saja mengatakan akan mengejar Rose,namun Rose benar-benar tak ingin memberinya kesempatan sekali pun......
...Rose tersenyum lalu berbalik,namun Kenzi menahan tangannya. Rose hanya melirik sekilas tanpa melepaskan pegangan tangan Kenzi di lengannya.......
..."Tuan... Kita tak perlu saling menyulitkan... Saya yakin anda hanya tertarik sementara pada saya. Namun itu sudah membuat saya tersanjung untuk kesekian kalinya pada anda. Maka dari itu anda bisa berhenti sekarang. Itu akan lebih baik bagi kita semua!" Ucap Rose lembut dan melangkah menjauh dari Kenzi......
...Clara mengikuti Rose yang sudah memutuskan pilihannya saat ini. Namun saat Rose hendak melangkah keluar dari ruangan VVIP itu,Kenzi bertanya dengan nada yang sedikit berteriak.......
...Rose diam sejenak. Ia pun menyadari bahwa ia melihat Kenzi sebagai seorang pria yang berbeda dengan pria lainnya. Namun Ia tak bisa mengatakan hal ini setelah ia memutuskan untuk pergi menjauh dari Kenzi......
...Saat Rose masih memikirkan sesuatu dalam benaknya. Kenzi berbisik dalam hatinya.......
..."Tolong katakan Tidak Rose... Maka aku akan terus mengejarmu!" Bisik Kenzi dalam hatinya......
..."Tuan... jangan terlalu berharap lebih. Saya cukup sadar diri siapa saya. Dunia kita berbeda!" Jawab Rose dengan nada lantang dan langsung meninggalkan ruangan VVIP itu tanpa menunggu jawaban dari Kenzi lagi.......
__ADS_1
...Di ruangan itu,Kenzi mengepalkan tangannya. Ia geram dengan jawaban Rose yang tak memberikan kesempatan padanya untuk mencoba. Ia terlihat tak menerima kenyataan itu tapi anehnya ia pun tak bisa berbuat banyak untuk membalas apa yang sudah Rose lakukan padanya.......
..."Ken... Are You Okay?" Tanya Arga memastikan kebungkaman Kenzi itu.......
..."Tenang saja... Aku baik-baik saja. Lagi pula dia siapa? Hanya wanita biasa. Dia benar,aku hanya tertarik padanya..Maka dari itu ayo kita buktikan bahwa aku bisa melupakan dia secepatnya. Aku menerima kekalahanku untuk pertama kalinya dalam sejarah hidupku. Dia bukan tandinganku jika aku harus membalasnya!" Jelas Kenzi sambil meremas rokok yang masih menyala di tangannya lalu berdiri meninggalkan ruangan VVIP itu......
...Arga bisa menangkap kekecewaan yang Kenzi rasakan. Maklum saja,Kenzi tak pernah menyatakan ia tertarik pada seorang wanita. Begitu banyak wanita yang sengaja mendekatinya hanya untuk mendapatkan perhatian kecil dari Kenzi. Namun sedikit pun Kenzi tak pernah melirik wanita-wanita itu. Tapi kali ini, meski sudah mengetahui bagaimana masa lalu Rose. Ia sudah dengan jelas mengatakan bahwa ia menyukainya. Tapi secara bersamaan pula hal tersebut di hancurkan oleh Rose di saat ia begitu berharap bisa mewujudkan harapannya pada Rose......
...Arga menjadi khawatir apa yang akan terjadi pada Kenzi setelah penolakan yang di lakukan Rose padanya malam ini. Ia takut Kenzi tak bisa menerimanya dan memaksa sifat kejamnya yang selama ini ia tutupi muncul kembali.......
..."Semoga hal ini tak terjadi.!" Kata Arga berdoa mengharapkan agar hal buruk tak terjadi lagi.......
***
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
"PERNIKAHAN KONTRAK!"
__ADS_1
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏