
...Setelah keluar dari First Love Cafe,Gisella membawa Kenzi dengan mobilnya. Kenzi nampak memikirkan siapa lelaki yang berada di sisi Rose tadi. Meski begitu ia tak melupakan bagaimana perlakuan Gisella pada Rose di cafe......
..."Hentikan mobilnya!" Pinta Kenzi dengan tegas......
..."Ken... Ini masih di kota. Tenanglah...Aku akan mengantarmu ke kantor!" Jawab Gisella menolak permintaan Kenzi......
..."Aku bilang hentikan mobilnya!" Teriak Kenzi dengan sangat keras hingga membuat Gisella kaget dan segera menginjak pedal remnya.....
..."Ada apa? Kenapa harus berhenti di tengah jalan?" Tanya Gisella berpura-pura polos......
..."Kau tahu mengapa kau masih bisa berdiri di sisiku hingga saat ini? Itu karena aku membutuhkan wanita yang cerdas! Tapi kini,kau sudah melakukan hal yang membuatmu begitu bodoh. Mulai sekarang dan kedepannya,jangan pernah perlihatkan wajahmu itu di hadapanku jika kau tak ingin kariermu di dunia model hancur seketika!" Ujar Kenzi dengan mata berapi-api.....
..."Ken... Ada apa? Kenapa kau memperlakukan aku seperti ini? Kau tahu bahwa aku sudah mencintaimu bertahun-tahun lamanya? Apa kau harus memperlakukan aku sebegitu kejamnya? Apa karena wanita itu? kau menyukainya?" Tanya Gisella memastikan dengan tatapan sendu......
..."Iya... Aku menyukainya! aku sangat menyukainya hingga aku hampir gila saat melihatmu menampar dia! Kau ingin dengar pengakuanku? Aku tidak pernah mencintaimu! Aku membiarkanmu berada di sisiku itu karena persahabatan yang sudah lama terjalin di antara kita. Jadi pintaku,menyerahlah. Semua usahamu akan sia-sia karena aku sama sekali tak berniat mempertimbangkanmu!" Jelas Kenzi lalu membuka pintu mobil dan meninggalkan Gisella di dalam mobil dengan wajah yang nampak tak percaya setelah mendengar pengakuan Kenzi secara langsung......
...Kenzi menghentikan taksi yang sedang melaju ke arahnya. Ia masuk ke dalam taksi tersebut dengan sisa amarah yang masih tertinggal di dalam hatinya. Setelah semua pengakuannya pada Gisella,ia berharap Gisella benar-benar menyerah kali ini. Ia sudah tak bisa berpura-pura lagi hanya karena mempertimbangkan persahabatan diantara mereka......
...Kenzi memberitahu alamat pada supir taksi,ia akan kembali lagi ke First Love Cafe. Kali ini ia tak menemui Rose melainkan ia mengintai dari dalam taksi......
...Kenzi melihat dari kejauhan bagaimana Rose di perlakukan dengan sangat baik oleh Jerry. Rose terlihat tertawa riang saat menanggapi apa yang di ucapkan oleh Jerry. Hal ini membuat Kenzi mengepal tangannya dengan keras......
..."Apakah dia lebih baik dariku? Apakah kau hanya bisa tertawa lepas saat bersama dia?" Bisik Kenzi dalam hatinya......
..."Jalan pak. Ke K Grup!" Ujar Kenzi pada sang supir......
...Taksi yang di tumpangi Kenzi pun berjalan dengan pelan meninggalkan First Love Cafe dimana Rose yang masih tertawa lepas saat berhadapan dengan Jerry......
__ADS_1
...Kenzi merogoh sakunya dan mengambil ponselnya. Ia menelpon resepsionis kantornya......
..."Merry ini aku,Tolong pesan kopi Amerika di First Love Cafe. Kau dan teman-temanmu pesanlah juga beberapa. Aku ingin kopi itu sebelum jam 3 sore ini. Dan suruh pegawai cafenya sendiri yang mengantarkan keruanganku!" Pinta Kenzi......
..."Maaf pak,kita tak pernah memesan di cafe itu karena jarak yang lumayan jauh. Jika bapak mau,saya akan mencari tahu nomor pemesanan dan besok saya akan mengabari bapak!" Jawab resepsionis yang di panggil Merry oleh Kenzi......
..."Saya ingin minum kopinya hari ini. Jika besok saya sudah tak ingin lagi! Sudahlah...Saya akan kirimkan nomor ponselnya padamu. Langsung pesan jangan buang waktu lagi!" Perintah Kenzi dengan suara meninggi hingga membuat sang supir meliriknya dari kaca pemantau......
...Sementara itu,setelah menerima nomor ponsel Rose yang di berikan Kenzi. Merry langsung menghubunginya dan memesan 25 cangkir kopi untuk hari ini. Rose yang semula sudah menutup cafe dengan gembira menyanggupi permintaan Merry......
..."Ada apa? tanya Jerry yang heran melihat Rose begitu senang setelah mengangkat panggilan teleponnya......
..."Ada pesan kopi Amerika 25 cangkir. Aku harus bersiap-siap. Dia ingin sebelum jam 3 ini. Sekarang sudah jam 2. Kau tenanglah disini,aku akan membuat pesanan mereka!" Ujar Rose dengan bersemangat......
..."Apa kau perlu bantuan?" Tanya Jerry menawarkan diri......
..."Tentu saja. Kau harus menjadi sopirku nanti!" Jawab Rose setengah bergurau......
...Setelah semua kopi itu di buat. Rose pun bersiap-siap untuk mengantarkannya. Namun ia lupa menanyakan alamat dimana ia harus mengantarkan semua kopi-kopi itu. Rose pun menghubungi Merry lagi......
...Tak lama setelah Jerry memasukkan semua kopi-kopi tersebut kedalam mobilnya. Rose menerima balasan dari Merry. Ia tersentak saat mengetahui alamat yang di berikan Merry padanya. Ia pun menanyakan sekali lagi untuk memastikannya......
..."Apakah benar itu kantor K Grup?" Tanya Rose dalam pesannya......
"iya benar!" Begitulah jawaban yang di terima Rose dari pesannya..
..."Bagaimana ini,semua kopi itu sudah kubuat. Jika tidak kukirim,maka kak Clara akan rugi. Jika kukirim,aku harus bertemu dengan Kenzi lagi!" Kata Rose kebingungan sendiri......
__ADS_1
..."Rose... Ayo!" Teriak Jerry dari depan mobilnya menyadarkan Rose dari lamunannya......
..."Ini bukan Kenzi yang pesan. Mungkin saja ini kebetulan!" Ucap Rose pelan untuk menenangkan hatinya. Rose pun berlari menyusul Jerry yang sudah menunggunya di dalam mobil.......
..."Kemana ini akan di antar?" Tanya Jerry pada Rose......
..."Kau tahu gedung kantor K Grup?" Tanya Rose balik.....
..."Tentu saja. Itu gedung tertinggi di provinsi kita. Dan pemiliknya adalah CEO termuda yang sukses hanya dalam 5 tahun. Di usianya yang masih muda,dia sudah banyak meraih penghargaan. Jauh sekali mereka memesan kopi di cafe kita!" Ujar Jerry kebingungan......
...Rose tak menanggapinya. Ia hanya tersenyum dan firasatnya sudah tak enak. Tapi ia tak mungkin mengatakan apapun pada Jerry. Ini sama saja melibatkan Jerry dalam masalahnya, sementara Ibu dan ayah Jerry sudah memperingatkan dirinya untuk menjauh dari Jerry......
...Di lema ini harus Rose hadapi sendirian hari ini. Ia tahu ini sulit,tapi ia yakin ia bisa melaluinya. Kali ini ia terpaksa meminta Jerry ikut serta,namun akan ia pastikan Jerry dan Kenzi tak akan bertemu. Tapi sayangnya,di tengah perjalanan Jerry mendapat telepon dari ibunya yang memintanya segera pulang karena ada suatu keadaan darurat. Jerry pun tak bisa menemani Rose untuk masuk bersama kedalam gedung itu.......
..."Maafkan aku Rose!" Ucap Jerry merasa bersalah.....
..."Tidak apa,aku bisa membawanya sendiri. Lagi pula keadaan di rumah bibi jauh lebih penting. Kau kembalilah dengan tenang jangan hiraukan aku!" Kata Rose menenangkan Jerry......
...Jerry pun menaikkan kecepatan laju kendaraannya. Ia harus mengantar Rose tepat waktu dan juga menemui ibunya tepat waktu.......
***.
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
__ADS_1
"PERNIKAHAN KONTRAK!"
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏