
Rose dan Clara kembali ke ruko mereka. Clara masuk ke kamarnya untuk beristirahat,begitu pun dengan Rose. Namun di dalam kamarnya Rose membuka tabungan yang sudah ia kumpulkan selama tiga bulan terakhir ini...
"Hanya 4 jutaan,cukup apa. Dia 'kan bos besar. Pengusaha ternama. Akankah ia mau menerima hadiah murah dariku?" Bisik Rose dalam hatinya...
Rose menggenggam kembali uang tabungannya. Ia berpikir jika untuk membeli setelan jas uang itu tak akan cukup untuk dua orang. Ia memikirkan kembali apa yang harus ia beli sebagai tanda ucapan terimakasihnya pada Kenzi dan Arga. Ia memikirkan hal tersebut hingga tertidur sambil menggenggam uang tabungannya.
Pagi menjelang..
Rose bersiap-siap untuk pergi ke toko pakaian. Rose permisi pada Clara untuk pergi..
"Kak... Aku hari ini akan ke pusat perbelanjaan. Tidak akan lama,hanya setengah hari. Apakah boleh?" Tanya Rose hati-hati...
"Apa yang ingin kau beli?" Tanya Clara penasaran...
Selama tiga bulan bersama,Rose tak pernah membeli sesuatu kali ini ia ingin membeli sesuatu. Hal tersebut menyita perhatian Clara...
"Aku ingin membelikan hadiahnya!" Jawab Rose seadanya...
"Memang uangmu sudah cukup? Kau sudah tahu tempat mengirimkan barangnya?" Tanya Clara memastikan...
"Iya.. Aku sudah tahu!" Jawab Rose singkat...
Clara diam sejenak,lalu masuk ke kamarnya...
"Ambil ini,beli sesuatu untukmu juga!" Kata Clara sambil memberikan sepuluh lembar uang ratusan pada Rose...
"Tidak usah kak,aku belum perlu sesuatu!" Rose mengelak karena tak enak terlalu banyak merepotkan Clara...
"Ambillah... Atau aku akan marah padamu!" Ancam Clara dengan suara dan raut wajah yang serius...
"Baiklah... Apa kakak ada yang ingin di beli. Aku akan membelikan untukmu!" Kata Rose menawarkan diri...
"Tak ada. Pergilah,nanti kau ketinggalan Bus!" Jelas Clara...
"Baiklah kakakku! aku pergi ya! jaga dirimu baik-baik!" Gurau Rose...
Clara hanya tersenyum sambil merapikan cangkir-cangkir pelanggan yang kotor. Rose pun bergegas ke halte yang tak jauh dari ruko tempat tinggal mereka..
Tak lama Bus pun datang,Rose naik kedalamnya. Setelah membayar menggunakan kartu khusus Bus,ia duduk di tepi jendela,membuka jendela,membiarkan angin-angin menyapu wajah cantiknya...
Hanya tiga puluh menit untuk sampai di pusat perbelanjaan. Rose naik ke lantai dua di mana itu adalah pusat *Fashion* wanita dan pria. Ia mencari toko pakaian pria. Melihat\-lihat dan menemukan jas yang cocok,namun ia lepaskan kembali saat melihat bandrol harganya. Ia pun melihat-lihat kembali. Satu persatu hingga akhirnya seorang pelayan mendekatinya...
"Maaf Nona... Apa ada yang bisa saya bantu?" tanya pelayan itu...
"Ah... Aku sedang berniat membeli sebuah hadiah untuk teman lelakiku!" Jawab Rose seadanya...
__ADS_1
"Teman lelaki? Bolehkah aku tahu apa pekerjaannya dan berapa usianya?" Tanya pelayan tersebut...
"Emmmm... Dia sepertinya umur tiga puluhan,pekerjaannya.... Dia bekerja di perkantoran!" Jawab Rose ragu-ragu...
"Ah... Bagaimana dengan kemeja? Kemeja kami adalah yang terbaik. Ini sangat cocok dengan pria kantor. Akan sangat menambah aura kelelakiannya jika ini di pakai oleh teman pria Nona!" Jelas pelayan itu...
Rose melihat kemeja itu,ia membalikan bandrol harga yang tergantung di belakang baju...
"empat juta lebih... Uangku tak cukup!" Kata Rose dalam hatinya...
"Eng... Maaf... Apakah kau bisa mencarikanku sebuah hadiah yang sesuai dengan uangku! Aku hanya punya uang 4 juta. Aku ingin membeli hadiah itu untuk dua orang. Apakah ada barang di toko ini yang sesuai dengan uangku!" Jelas Rose malu-malu...
"Ah begitu... Ada Nona... Tapi sebuah dasi,Tapi jangan khawatir. Dasi kami juga memiliki kualitas yang terbaik. Anda bisa melihatnya. Jika ada yang sesuai dengan teman pria anda. Anda bisa membelinya!" Jawab pelayan itu dengan ramah..
"Begitukah? Boleh aku melihatnya sekarang?" Pinta Rose...
"Tentu... Mari saya antar Nona ke tempat dasi-dasinya!" Ajak pelayan itu pada Rose...
Rose mengikuti pelayan tersebut. Ia melihat begitu banyak barang\-barang pria yang berkualitas. Namun apalah daya uangnya tak cukup untuk membeli salah satu dari barang-barang tersebut. Ia pun hanya memendam ke inginannya tersebut..
"Ini adalah dasi mode terbaru di toko kami. Sangat simple,tapi ini sangat bagus. Dan juga best seller!" Jelas pelayan tersebut sambil memberikan contoh dasi pada Rose...
Rose memegang dasi tersebut. Bahannya sangat halus. Rose tersenyum..
"Baiklah Nona..Anda ingin warna apa?" Tanya pelayan tersebut...
"Eng...!" Rose berpikir sejenak...
"Tuan Kenzi selalu kulihat memakai warna yang gelap. Begitu juga dengan Tuan Arga!" Kata Rose dalam hati...
"Bisa pilihkan aku warna yang gelap?" Pinta Rose pada pelayan itu...
"Ah iya... tunggu sebentar!" Jawab pelayan itu dengan sopan...
Rose menunggu pelayan itu memilih-milih warna. Lalu ia kembali lagi pada Rose...
"Nona... Bagaimana dengan dua warna ini? Ini hitam,jika terkena sinar lampu dia akan terlihat berkilau. Sangat cocok jika di gunakan untuk acara-acara formal. Dan satu lagi... ini warna Navy... Ini polos,tapi sama berkesannya dengan yang warna hitam dan juga bisa di kenakan dengan warna atau setelan yang terang!" Jelas pelayan itu...
"Baiklah.. Aku ambil keduanya. Bisakah tolong dibungkus dengan pita?" Pinta Rose...
"Baiklah... Saya akan membungkusnya!" Jawab pelayan itu dengan senyuman manis..
Rose menunggu pelayan itu membungkus hadiahnya. Ia lega akhirnya ia bisa membelikan sebuah hadiah yang cocok untuk Arga dan Kenzi...
"Nona.. Ini barang-barang Anda. Silahkan bayar di kasir!" Kata pelayan itu sambil menunjuk kearah kasir..
__ADS_1
Rose tersenyum sambil berlalu meninggalkan pelayan toko yang membantunya. Rose pergi ke kasir dan membayarnya....
"Terimakasih sudah berbelanja di toko kami. Silahkan datang kembali!" Kata kasir itu pada Rose...
Rose hanya tersenyum. Ia berbalik ingin pergi meninggalkan toko tersebut. Namun ia kembali lagi...
"Ada apa Nona? Apa ada yang tertinggal?" Tanya Pelayan yang tadi membantunya...
"Ah... Apa aku boleh meminjam pena dan kertas. Aku lupa menamai hadiahku!" Kata Rose tersenyum konyol...
"Oh tentu... Biar saya bantu!" Kata pelayan tersebut...
Pelayan tersebut kembali ke meja kasir dan mengambil kembali dasi yang sudah di beli Rose..
"Nona.. Anda ingin mengatakan apa?" Tanya pelayan itu pada Rose...
"Ah tidak... Hanya nama penerimanya saja!" Jawab Rose cepat...
"Baiklah... Siapa namanya?" Tanya Pelayan itu..
"Eng... Untuk dasi warna hitam. Tulis saja untuk Tuan Kenzi. Dan satunya Untuk Tuan Arga!" Jawab Rose...
"Apa nama anda tak harus di tulis?" Tanya pelayan itu lagi...
"Tidak... Hanya itu saja!" Kata Rose yakin...
"Baiklah... Ini Nona!" Ujar pelayan itu sambil mengulurkan tangan memberikan tas kertas belanjaan Rose...
"Terimakasih!" Jawab Rose...
Rose pun berlalu meninggalkan toko tersebut. Sekarang ia hanya perlu mencari taksi untuk menuju ke perusahaan Kenzi. Ia tersenyum bahagia sambil memandang hadiah yang akan ia berikan pada Kenzi dan Arga..
"Semoga Tuan Kenzi dan Arga senang dengan hadiahku!" Kata Rose dalam hatinya...
***
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
"PERNIKAHAN KONTRAK!"
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏
__ADS_1