
...Kenzi mendekat pada Rose. Ia memandangi wajah Rose yang sedang tertidur dan tanpa sadar ia pun tersenyum......
..."Aku tak tahu mengapa aku begitu tertarik padamu. Perhatian apa yang sudah kau berikan hingga aku bisa melirik dirimu? Kau bahkan bisa membuatku berbuat sesuatu hal yang tak pernah kulakukan!" Bisik Kenzi dalam hatinya......
...Tak lama pintu ruangan Kenzi pun di buka dengan begitu keras hingga membangunkan Rose yang tertidur dengan pulas......
...Kenzi menoleh,saat ia tahu bahwa itu adalah Arga ia pun mengerenyitkan dahinya......
..."Apa yang kau lakukan?" Teriak Arga dengan keras......
..."Jika kau kemari untuk mencari pembelaan Gisella. Maka lupakanlah! Aku sedang tak ingin membahas tentang dirinya!" Ujar Kenzi tegas......
...Pada saat bersamaan,Rose yang sudah terbangun namun masih berbaring di atas sofa akhirnya menyadari keberadaannya saat ini dan mulai duduk tak tahu harus berbuat apa......
...Sementara itu,Arga mendekat pada Kenzi dengan mata penuh tanya......
..."Ken... Apakah kau harus mengatakan semua itu pada Gisel? Apa kau sengaja menyakiti dia dan memanfaatkan perasaannya padamu?" Tanya Arga pada Kenzi......
...Kenzi tak bereaksi. Ia hanya berdiri membelakangi Arga sambil mengurung kedua tangan dalam saku celananya......
..."Kau tahu Gisell sangat mencintaimu. Apakah perlu membuat dia terluka begitu hanya demi wanita ini!" Teriak Arga sambil mengacungkan telunjuk pada Rose.....
...Rose hanya bisa terdiam dan tak tahu apa yang harus ia lakukan. Ia Sekarang terjepit dalam keadaan yang tidak dia mengerti. Tapi Kenzi tetap saja diam dan tak menanggapi kemarahan Arga sedikit pun......
..."Apakah tidak cukup bagimu memaksa dia untuk minta maaf dan kau harus mengatakan hal yang seharusnya tak kau katakan. Ken,kau sudah menyakiti Gisella...!" Teriak Arga lagi pada Kenzi......
...Kali ini Kenzi berbalik dan menatap Arga dengan tajam......
..."Arga,sudah berapa tahun kau mengenalku. Apa aku harus menjawab semua pertanyaan-pertanyaanmu itu?" Ujar Kenzi dingin.....
__ADS_1
..."Kau bilang Gisell meminta maaf pada Rose? Dia tak melakukan hal itu. Yang sebaliknya adalah dia menghina Rose lagi dengan memberinya cek. Dan yang lebih keterlaluan lagi dia bahkan menampar Rose. Apa kau tahu itu?" Tanya Kenzi tajam......
...Kali ini Arga yang tak bisa menjawab kata-kata Kenzi,ia bahkan tak percaya dengan apa yang ia dengar dari Kenzi. Gisella wanita yang sudah bertahun-tahun ia kenal adalah wanita yang lembut dan anggun. Dia tak mungkin menyakiti manusia bahkan seekor semut pun dia tak mampu untuk mengusiknya......
..."Kau bilang dia mencintaiku! Tidak... Dia hanya terobsesi padaku karena aku memiliki nama dan status sosial yang tinggi. Mari kita bicarakan semua dengan jelas hari ini. Agar kau tak salah paham dan bisa membuka matamu yang tertutup karena terlalu mencintai Gisell!" Ujar Kenzi tenang dan duduk di kursinya tanpa menghiraukan keberadaan Rose yang merasa canggung karena berada di tengah-tengah mereka saat ini.......
..."Kau tahu Gisella mencintaiku. Karena itu kau memintaku untuk memperlakukan dia dengan baik. Dan kau pun menyadari bahwa Gisell sudah tahu apa yang kau rasakan padanya selama ini. Tapi kenapa saat ada hal yang terjadi di antara aku dan dia. Dia selalu mencarimu? Karena dia tahu bahwa kaulah orang satu-satunya yang bisa menekan pikiranku. Karena dia tahu posisinya tak sebanding dengan posisimu di sisiku!" Jelas Kenzi masih dalam keadaan tenang sambil menyalakan rokoknya......
...Arga tetap diam. Apa yang Kenzi katakan semuanya adalah kebenaran yang selama ini ia tutupi karena ingin memberikan kebahagiaan yang tak bisa ia berikan pada Gisella......
..."Kau memaksaku memperlakukan dia dengan baik,aku sudah melakukan apa yang kau minta karena mempertimbangkan posisimu. Tapi hal tersebut berbatas. Aku pun punya batas kesabaran yang sudah ia lampaui karena sudah berani menyentuh apa yang sudah kunyatakan itu milikku!" lanjut Kenzi......
...Arga tetap tak menjawab, untuk kesekian kalinya Kenzi mengatakan hal yang sebenernya. Tapi kali ini dengan sangat lugas ia paparkan satu persatu pada Arga......
..."Sekarang jawab pertanyaanku. Apa kau tetap ingin membiarkan Gisella berharap pada harapan yang semu atau kau ingin memperjuangkannya?" Tanya Kenzi tiba-tiba membuat Arga tak berdaya dan duduk di sofa dengan lemah......
...Keadaan seketika hening. Tak ada yang bicara baik itu Kenzi atau pun Arga. Keduanya bungkam setelah pertanyaan Kenzi yang sederhana namun sulit untuk Arga jawab......
...Kenzi tersenyum kecil. Ia mematikan rokoknya dan mendekat pada Arga. Ia menepuk bahu Arga sambil berdiri mencoba memberinya kekuatan......
..."Kau bisa melakukannya. Aku akan memberikanmu anak perusahan di kota B dan kau bisa menunjukkan kemampuanmu di perusahaan itu. Kau hanya perlu sedikit percaya diri untuk melakukannya. Selebihnya semua akan berjalan seperti yang seharusnya. Jika hal ini tetap gagal,maka anggap saja aku sedang mengalihkan pikiranmu agar tak berkutat pada Gisella seorang!" Ucap Kenzi pelan sambil melirik pada Rose yang sedang memandanginya. Saat mata mereka beradu,Rose segera menundukkan wajahnya......
..."Apa kau tidak pernah mencintai Gisella sedikitpun selama ini?" Tanya Arga memastikan......
..."Tidak... Bagiku,kau dan Gisella hanya orang terdekatku yang selalu berada disisiku selama ini. Aku menyayangi kalian sebagai keluargaku.!" Jawab Kenzi tegas......
...Hal tersebut membuat Rose tak percaya. Apa yang ia dengar kali ini membuatnya sedikit mengetahui sisi Kenzi yang selama ini ia ketahui sangat dingin. Tapi ternyata memiliki hati yang hangat.......
..."Sudahlah... aku akan mengantar Rose pulang. Kau siapkan semua berkas yang sudah kukatakan tadi padamu. Minggu depan kau bisa menjadi Direktur di perusahaan Kota B!" Ujar Kenzi memutuskan pembicaraannya pada Arga......
__ADS_1
...Arga tak menjawab,ia hanya tersenyum sambil memandang pada Kenzi. Dan di balas oleh Kenzi......
..."Rose ayo!" Ajak Kenzi pada Rose. Rose tersentak kaget mendengarnya, namun ia pun menuruti ajakan Kenzi tersebut......
...Rose berdiri dan merapikan wajahnya yang baru saja bangun tidur itu. Mereka pun hendak meninggalkan ruangan tersebut namun tiba-tiba Arga menghentikan mereka dengan pertanyaan yang membuat Rose terkejut akan jawaban yang di berikan Kenzi.....
..."Apa kau akan mengejar Nona Rose?" Tanya Arga memastikan......
..."Ya! dia akan menjadi milikku. Dan kau seharusnya tahu apa yang di sebut dengan milikku!" Jelas Kenzi......
...Arga pun tersenyum mendengarnya. Ia memandang pada Rose yang masih syok dengan jawaban yang di berikan Kenzi......
..."Nona Rose... Sebaiknya kau berhati-hati jika Kenzi sudah mengatakan hal ini. Itu sama saja akan mempersempit ruang gerakmu. Apa yang menjadi miliknya,maka tak akan pernah ia lepaskan sekali pun kau tak menginginkannya!" Kata Arga memperingatkan Rose......
...Rose hanya diam dan tersenyum kecil lalu berbalik setengah berlari keluar dari ruangan itu dengan perasaan yang amat gugup setelah mendengar peringatan dari Arga. Namun hal tersebut menjadikan Kenzi kian bersemangat mengejarnya......
..."Selamat berjuang kawan. Tapi jangan lupakan aku. Aku ingin minum denganmu malam ini!" Kata Arga pada Kenzi......
...Kenzi hanya mengacungkan jempol dan memutar tubuhnya mengejar Rose yang sudah lebih dulu meninggalkan dirinya......
***
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
"PERNIKAHAN KONTRAK!"
__ADS_1
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏