Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir

Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir
tindakan Rose


__ADS_3

...Kenzi berjalan mendekat pada Rose dan juga Gisella. Ia berjalan sambil menatap pada Rose yang memegang sebuah kertas di tangannya. Namun Rose tak menyadari hal itu......


..."Ken.. Ada apa kau kemari? Apa kau ingin minum kopi bersama?" Tanya Gisella basa-basi.....


..."Aku mau secangkir kopi andalan Cafe ini!" Ucap Kenzi mengabaikan Gisella dan langsung duduk di sisi Rose setelah merampas cek kertas di tangan Rose......


...Rose merasa hari ini akan terus berlangsung tak karuan jika ia tetap bersikap baik pada Kenzi dan teman-temannya. Ia tak ingin Clara melihat ini dan membuatnya meradang dan sedih. Rose pun bertindak untuk menghentikan ulah Kenzi dan teman-temannya.....


..."Maaf Tuan,Cafe kami sudah tutup. Bisakah anda membawa wanita anda keluar dari sini. Tempat kami adalah tempat dimana orang bersantai dan ingin melepaskan lelah. Bukan tempat dimana orang bisa merendahkan martabat manusia lainnya. Tolong kalian pergi!" Ujar Rose sambil membentangkan tangan pada Rose mempersilahkan Kenzi dan Gisella pergi dari tempatnya bekerja......


...Kenzi mengabaikan kata-kata Rose,ia duduk dengan tenang sambil memberikan Cek itu pada Gisella. Gisella tersenyum karena merasa Kenzi berdiri di pihaknya hari ini. Dengan angkuh pun ia memberikan Cek itu kembali pada Rose......


..."Aku sudah membayar kompensasi yang sudah terjadi tadi malam. Kau menerimanya atau tidak,itu urusanmu. Jika kau tak ingin kau boleh membuangnya!" Ucap Gisella angkuh.....


...Rose tersenyum sinis dengan kata-kata yang di lontarkan Gisella padanya. Ia pun mengambil cek itu dan menuliskan nominal di dalamnya......


..."Aku sudah memaafkanmu dengan ini!" Ujar Rose sambil menunjukkan Ceknya pada Gisella......


..."Tapi ambil ini kembali olehmu. Aku bersedekah padamu sebagai amal dan juga sebagai peringatan agar kau lebih memperhatikan lagi etikamu. Jika kau pikir uang bisa membeli kehormatan seseorang. Maka aku pun bisa melakukan hal yang sama untuk etikamu hari ini. Terimalah!" Kata Rose dengan senyuman hangat sambil melemparkan cek itu ke wajah Gisella......


...Gisella kesal dan hendak menampar Rose,namun segera Kenzi tahan......


..."Ken... Wanita ini harus kuberi pelajaran! Beraninya dia menghinaku seperti ini!" Teriak Gisella kesal......


..."Tuan... Lebih baik anda membawa wanita anda keluar dari sini. Jika tidak aku akan menelpon polisi!" Kata Rose pada Kenzi dengan tatapan kemarahan yang sudah tak bisa di tahan lagi......


..."Aku sudah mengatakan padamu,aku dan dia tak ada hubungan apa pun. Aku tak terlihat dalam hal ini. Bisakah kau mempertimbangkan keberadaanku?" Tanya Kenzi memastikan......


..."Ada atau tidaknya hubungan di antara kalian aku tak ingin tahu. Kau tahu apa yang menyakitkan untukku. Ini semua terjadi di depanmu dan kau membiarkannya. Alih-alih kau menjelaskan semuanya padaku,kau malah mengirim orang-orangmu untuk menghinaku. Kau tahu masalaluku,tapi kau membicarakan ini sebagai bahan tertawaan di kelompok kalian. Apakah kau tidak berpikir mengapa aku bisa berada disini,jauh dari tempat tinggalku? Apa kau kira aku menginginkan semua itu terjadi padaku?" Jelas Rose dengan tatapan yang tajam ke arah Kenzi......

__ADS_1


...Kenzi terdiam. Ia tak bisa menjawab semua kata-kata Rose karena ia tahu bahwa ia memang sudah menyakitinya. Tapi Gisella menjadi lebih geram pada Rose. Karena dia Kenzi tidak menganggapnya lagi. Gisella yang kesal itu langsung mendekat pada Rose dan menamparnya,Kenzi tak mampu mencegahnya lagi......


..."Apa yang kau lakukan?" teriak Kenzi pada Gisella......


...Gisella kaget karena baru pertama kalinya Kenzi membentak dia dan itu ia lakukan di depan wanita yang tidak ia sukai......


...Rose ingin membalasnya,namun ia tak ingin masalah tersebut kian berlarut-larut. Ia tak bisa membiarkan Clara melihat apa yang di lakukan Kenzi dan Gisella padanya hari ini......


..."Tuan Kenzi... Tolong pergilah... Jika kau memang tak terlibat di dalamnya. Tolong bawa wanita ini pergi dari sini. Dan kedepannya,jangan pernah kemari dan aku sangat berterima kasih jika anda menghapuskan saya dari daftar yang pernah anda kenal!" Ucap Rose pelan.....


..."Rose.. tolong jangan seperti ini. Ayo kita bicara!" Pinta Kenzi sambil memegang wajah Rose namun Rose segera menghindar......


..."Ada apa ini?" Teriak seorang lelaki dari muka pintu masuk.....


...Rose menoleh,itu adalah Jerry. Ia pun segera merapikan wajahnya......


..."Ada apa Rose?" Tanya Kenzi pelan......


...Saat itu pun terlihat pipi Rose yang merah akibat tamparan dari Gisella. Jerry pun kaget melihatnya......


..."Kenapa dengan pipimu? Siapa yang melakukannya?" Tanya Jerry dengan suara yang tinggi sambil menatap pada Kenzi dan juga Gisella......


...Gisella langsung gemetar saat mengetahui Jerry yang datang dengan seragam polisi yang lengkap. Dan melihatnya sangat khawatir dengan keadaan Rose......


..."Katakan padaku siapa yang melakukannya? Aku akan membalaskan untukmu!" Tanya Jerry sekali lagi,namun Rose segera menenangkannya dengan menarik tangannya dan menggenggamnya......


..."Tidak ada Jerry! Sudah! Jangan di permasalahkan lagi!" Pinta Rose......


...Jerry pun tak bisa berbuat apa-apa lagi. Sebagai orang yang sangat tahu dengan hukum. Ia tak bisa menuduh orang tanpa adanya bukti. Meski saat ini ia ingin memberi pelajaran pada dua orang yang sedang menatap dirinya dan Rose,namun ia tak bisa melakukan hal tersebut,ia hanya memeluk Rose dan mencoba menguatkannya......

__ADS_1


..."Jika kalian tak ada urusan lagi,kalian bisa pergi sekarang!" Pinta Jerry pada Kenzi dan Gisella......


...Gisella yang mendapatkan aba-aba itu langsung menarik tangan Kenzi dan membawanya keluar. Sementara Kenzi masih terus menatapi Rose yang berada dalam pelukannya. Kenzi merasakan sakit di relung hatinya saat melihat Rose berada di dalam pelukan laki-laki lain......


..."Mereka sudah pergi,kau bisa menceritakan semuanya sekarang!" Pinta Jerry saat melihat Gisella dan Kenzi sudah masuk ke dalam mobil yang sama......


...Rose diam dan hanya melemparkan senyum pada Jerry. Ia berjalan ke arah dapur dan membuatkan Jerry secangkir kopi......


..."Aku tak butuh Kopi Rose.. Aku butuh penjelasanmu tentang apa yang terjadi tadi? Mengapa kau sampai di tampar?" Tanya Jerry memastikan......


..."Tidak ada yang terjadi. Semua hanya kesalahpahaman. Kau sudah menyelesaikannya dan itu sudah selesai. Tolong jangan di bahas lagi terutama di hadapan kak Clara" Pinta Rose pada Jerry......


..."Berarti ada yang terjadi! jika tidak tak mungkin kau menyembunyikannya dari kak Clara!" Ujar Jerry yang kesal dengan permintaan Rose......


..."Berjanjilah kau tak akan memberitahu ini pada Kak Clara. Jika tidak,aku akan sangat marah padamu!" Kata Rose dengan wajah yang memohon......


..."Baiklah... Aku tak akan memberitahunya. Tapi kau harus ceritakan semuanya padaku!" Desak Jerry lagi......


...Rose hanya diam. Ia tak menjawab permintaan Jerry. Ia tersenyum dan mulai mengajaknya bercanda lagi. Seketika pun Jerry merasa tenang karena Rose sudah tenang dan baik-baik saja!...


***


Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!


Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...


Baca juga novelku yang lainnya..


"PERNIKAHAN KONTRAK!"

__ADS_1


Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏


__ADS_2