Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir

Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir
Kekasih Resmi


__ADS_3

"Melangkah jauh lalu berbalik lagi ...


Sebentar maju lalu kembali lagi ...


Keinginan adalah bagian dari sebuah harapan ...,


Dan harapan suatu bentuk tanpa kepastian ...


Lelah ...,


Bahkan menggantung di celah-celah sisi hati ...


HARUSKAH MENGALAH PADA TAKDIR?


Jika masih bisa, maka perkenankanlah?!


Jika masih mampu, maka tangguhkanlah?!


Namun ...,


Jika memang semuanya sia-sia, maka hentikanlah!


Tidak ada yang bisa bertahan dalam besi yang di isi dengan kerapuhan ....


Dan Kerapuhanku adalah KAU Kenzi ..." Batin Rose dalam hatinya sambil terus melangkah dengan keyakinan penuh.


...Kenzi melangkah ke atas panggung dan menyambut semua tamu undangan yang sudah menunggunya. Sementara Rose, ia duduk dan berhadapan langsung dengan Kenzi. Kenzi tersenyum lebar sambil menatap pada Rose. Rose hanya membalas senyumannya malu-malu....


...Saat Kenzi sedang berpidato di atas panggung, Arga mendekati Rose. Rose tersenyum menyadari keberadaan Arga disampingnya....


..."Rose ..., kau tahu apa yang sudah kau lakukan tadi? Maksudku, Apa kau sadar dengan konsekuensinya?" tanya Arga pada Rose sambil menatap ke atas panggung....


..."Iya ... Aku sangat tahu. jangan cemas, aku yakin kalian tidak akan membiarkan kucelaka. Benar bukan?" tanya Rose penuh percaya diri....


..."Aku senang karena kau menyadarinya dan aku harap kedepannya kau lebih berhati-hati untuk menghadapi Moza" kata Arga mengingatkan....


..."Jangan khawatir, aku pasti menjaga diri. Mungkin ..., Aku tak sehebat dan sepandai Moza, tapi aku masih bisa menjaga diri darinya" jawab Rose menenangkan Arga...


...Arga tak bicara lagi. Ia terus menatap ke atas panggung menyaksikan Kenzi yang sedang berpidato di sana....


...Tiba-tibaKenzi bicara dengan lantang sambil menunjuk ke arah Rose....


..."Terimakasih pada dia karena sudah membantuku untuk menjadi Desain Grafis dari produk Jawelry K. Dia Rose, Desain Grafis dari Grup CDN dan juga kekasihku!" kata Kenzi dengan bangga memperkenalkan Rose pada tamu undangan. Rose dan Arga serta Clara kaget dibuatnya. Mereka tak menyangka bahwa Kenzie akan mengumumkannya secepat ini....


...Kenzi turun dari panggung, mendekati Rose lalu mengajaknya naik ke atas panggung. Rose hanya menurut. Ia naik ke atas panggung bersama Kenzi dengan tangan yang gemetar....


...Melihat Kenzi begitu memperhatikan Rose, semua wanita yang mendambakannya pun menjadi iri pada Rose. Kenzi yang biasa bersikap dingin dan datar pada wanita, kini bisa tersenyum lebar saat berada di samping Rose....


...Kenzi menggenggam tangan Rose lalu mempersilahkan Rose untuk bicara mengenai desain-desainnya. Rose pun dengan antusias menjelaskan semuanya diiringi model yang naik ke atas panggung satu persatu....

__ADS_1


...Setelah selesai, Rose kembali dijemput Kenzi membuat para wanita semakin iri pada Rose....


...Rose duduk di sisi Kenzi dan Clara, sementara Arga di sisi Kenzi lainnya. Mereka menatap para tamu undangan yang sedang melihat-lihat perhiasan yang ada di dalam box kaca. Selama itu berlangsung tangan Rose tidak pernah lepas dari genggaman Kenzi. Setiap kali Rose ingin melepaskannya Kenzi selalu menahannya hingga membuat Rose malu sendiri....


..."Rose ..., Sepertinya kau akan habis olehnya malam ini" ujar Clara menggoda Rose....


...Rose hanya tersenyum malu mendengarnya, wajahnya merah karena godaan Clara yang tiba-tiba mengingatkannya pada kejadiaan di hotel saat dia dan Kenzi saling berciuman....


..."Apa kau teringat sesuatu?" tanya Kenzi tiba-tiba berbisik pelan di telinga Rose....


...Rose hanya menundukkan wajahnya. Melihat Rose yang malu, Kenzi meniup telinga Rose hingga membuat Rose merinding....


..."Apa yang kau lakukan? Banyak orang yang melihat" kata Rose mengingatkan....


..."Kenapa kau harus malu? kini mereka semua tahu bahwa kau adalah kekasihku. Atau kau tak ingin dilihat mereka saat aku melakukannya?" kata Kenzi semakin membuat wajah Rose merah karena malu....


...Rose berdiri, dan melepaskan genggaman tangan Kenzi. Kenzi menatapnya penuh tanya....


..."Aku ingin ke toilet! Aku tidak bisa membawa tanganmu ke sana!" ujar Rose bergurau pada Kenzi....


..."Aku bisa ke sana jika kau menginginkannya!" jawab Kenzi sambil mengedipkan sebelah matanya pada Rose membuat Rose mencibirkan sebelah bibirnya pada Kenzi lalu meninggalkannya....


...Kenzi memberi aba-aba pada Arga untuk mengikuti Rose. Saat itu, Clara melihatnya. Ia pun menahan Kenzi......


..."Biar aku saja yang menemani dia" kata Clara yang langsung berdiri dan menyusul Rose....


..."Apa anak buahmu juga menjaga di sekitar toilet? Aku merasa ada dua pria yang geraknya mencurigakan" Tulis Clara pada pesannya....


...Arga yang menerima pesan itu segera menyusul Rose dan Clara. Benar saja, ada beberapa pria yang tak ia kenal berada di sana. Arga bergerak cepat dan mengamankan pria-pria itu, lalu ia mengirimkan pesan pada Kenzi....


..."Aku mengamankan dua orang. Kau jaga Rose dan Clara" kata Arga dalam pesannya....


...Menyadari ada yang tidak beres Kenzi pun segera menemui Rose. Baru saja ia hendak berdiri, Rose dan Clara sudah muncul dihadapannya. Kenzi pun mengurungkan niatnya....


..."Di mana Arga?" tanya Rose yang tak melihat Arga di tempat duduknya....


..."Dia sedang menyelesaikan masalahnya" Jawab Kenzi sekenanya....


...Acara hampir usai. Para pengunjung pun di buat kagum dengan desain-desain yang di buat Rose. Pemesanan pun membludak, hingga membuat Rose tak percaya melihat daftar orang-orang yang memesannya saat Jimmy memberikan daftar tersebut padanya....


..."Kau hebat, ini kali pertama aku melihat daftar perhiasan mahal yang di beli lebih dari 50 set. Selama ini paling banyak 10-20 set saja" puji Jimmy pada Rose.....


...Rose tersenyum senang mendengarnya. Ia tak menyangka desainnya banyak disukai orang....


..."Apa kau benar-benar berkencan dengan Kenzi?" tanya Jimmy tiba-tiba....


...Rose hanya mengangguk pelan....


..."Wah ..., kau mematahkan hatiku seketika Rose. Aku baru saja ingin mendekatimu tapi ternyata kau sudah ada pemiliknya" Ucap Jimmy setengah bergurau....

__ADS_1


...Rose pun tertawa mendengarnya....


..."Rebut dia dariku, Jim!" Kata Kenzi tiba-tiba menyela....


...Jimmy hanya tertawa kecil mendengarnya. Ia menatap Kenzi dan keduanya sama-sama tertawa....


..."Aku tidak akan pernah bisa dibandingkan denganmu. Kau lebih dari segalanya dariku. Aku bukan saingan yang tepat untukmu Ken, ini seperti penghinaan bagimu!" Jelas Jimmy diiringi tawa di akhir katanya.....


..."Jangan terlalu sungkan begitu, bukankah kau sudah mengantar dan menjemputya? Kau mempunyai kesempatan untuk merebutnya" Jawab Kenzi...


..."Iya ..., kau benar. Harusnya aku menjadikan ini kesempatan untukku ya?!" ucap Jimmy seperti sedang berpikir.....


..."Hei... Kau mau mati?" teriak Kenzi sambil tertawa bersamaan dengan Jimmy.....


..."Tapi benar, apa yang terjadi dengan kalian saat itu? Apakah Jimmy menggodamu, Sayang?" tanya Kenzi berlaku genit pada Rose......


..."Tidak ada yang terjadi pada kami, kami hanya berteman!" jawab Rose seadanya.....


..."Aku tidak percaya, hari itu saat kita bertemu di hotel, kau mengatakan jika Jimmy mengutarakan perasaannya padamu dan dia sedang menunggu jawaban darimu!" Sergah Kenzi sambil menatap tajam pada Rose dan Jimmy...


...Seketika Rose terdiam. Saat itu ia hanya berbohong agar Kenzi mau menceritakan semuanya padanya. Kini ia terjebak dengan kata-katanya sendiri......


..."Aku tidak pernah mengutarakan perasaanku padanya Ken. Aku tahu jika kalian punya hubungan. Tidak mungkin aku mengambil kesempatan dari masalah kalian" jelas Jimmy panik....


..."Kau yakin" tanya Kenzi memastikan....


..."Iya" jawab Jimmy yakin....


..."Lalu untuk apa kau mengantar dan menjemput Rose?" tanya Kenzi lagi....


..."Itu karena Arga yang minta. Tidak ada hal lainnya" jawab Jimmy seadanya....


..."Jadi kau hanya berpura-pura? Lalu yang dikatakan Rose saat itu adalah bohong?" tanya Kenzi dengan nada rendah namun sudah menatap Rose dengan tajam....


..."Aku mencari kak Clara dulu. Ada yang ingin kubicarakan dengannya?" ujar Rose dengan cepat mencari perlindungan....


...Rose berlari mencari Clara, sementara Jimmy dan Kenzi tertawa melihat ketakutan Rose karena perbuatannya sendiri......


***


Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!


Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...


Baca juga novelku yang lainnya..


"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"


Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏

__ADS_1


__ADS_2