
...Setelah merasa dirinya tenang Rose mengetuk pintu kamar yang sudah Arga beritahukan padanya. Sambil menunggu pintu terbuka Rose mencoba menarik nafas panjang mempersiapkan dirinya untuk bertemu dengan Moza......
...Pintu pun terbuka, Arga membukanya sambil tersenyum pada Rose dan Clara......
..."Silahkan masuk!" kata Arga bersikap santai......
...Rose dan Clara mengikuti Arga masuk ke kamar hotel itu. Terlihat Moza yang duduk di sofa hotel sambil menghadap ke arah luar balkon di iringi Kenzi yang juga duduk di sisinya......
..."Presdir... Ini adalah file tentang kontrak kerja yang anda minta tadi pagi. Semuanya tinggal anda pelajari jika ada kesalahan saya akan merevisinya segera!" Ujar Rose mendekat pada Kenzi......
...Kenzi meraih file yang diberikan kepadanya sambil menatap sekilas ke wajah Rose. Sementara itu,Moza nampak memandangi Rose dengan seksama seperti sedang mencari sesuatu dengan diri Rose. Rose yang menyadari itu hanya melemparkan senyuman kecil pada Moza.....
..."Kau wanita yang kutemui di depan Lift tadi pagi bukan? Yang menangis saat keluar dari ruangan Kenzi?!"kata Moza mengingatkan Rose kembali......
..."Iya Nona!" Jawab Rose singkat......
..."Lalu siapa dia?"tanya Moza menyelidiki lagi......
..."Dia kakakku! Saya bertemu dia di lobi hotel tadi!" Jawab Rose berbohong......
..."Kenapa kau menangis saat keluar dari ruangan Kenzi?" Tanya Moza lagi......
...Rose diam dan hanya menundukkan kepalanya......
..."Itu pantas diterima olehnya karena tidak mendengarkan instruksi dariku. Beruntung siang ini dia cepat menyelesaikan tugas yang aku berikan, jika tidak mungkin besok pagi dia tidak akan datang lagi ke kantor ku!" Kata Kenzi menyela......
...Moza nampak menatap Kenzi yang bersikap acuh pada Rose,ia bahkan tak menatap Rose dan hanya fokus pada File yang di berikan Rose padanya......
..."Ken... kau Ada apa dengannya? Biasanya kau tidak terlalu kejam dengan pegawai-pegawaimu?"tanya Moza curiga.....
...Kenzi menatap Moza. Ia melepaskan file-file itu dan menarik nafas panjang sebelum akhirnya menjawab pertanyaan Moza......
..."Kau seharusnya tahu bahwa aku memang seperti ini. Kau tahu betul bagaimana aku di tempah sebelum aku melangkah jauh seperti ini!" ujar Kenzi menyindir Moza......
__ADS_1
..."Iya..Aku tahu.. tapi tidak seharusnya kau bersikap begitu kejam pada pegawaimu. Dia seorang wanita.. dia cukup cantik dan menarik, sepertinya umur kami tidak berbeda jauh.. Apa kau tidak tertarik padanya?" Tanya Moza menyelidik lagi......
...Kenzi tersenyum sinis mendengarnya.. Sementara Rose bingung karena tidak tahu harus bersikap bagaimana untuk menghadapi keadaan saat ini......
..."Kau sudah tahu itu...Untuk apa bicara lagi?" Tanya Kenzi membingungkan Rose......
...Moza tersenyum puas mendengar jawaban Kenzi......
..."Kau benar... Wanita yang tepat di sisimu hanyalah aku. Dia tak pantas untukmu,oleh karena itu kau tak seharusnya mempekerjakan dia lagi. Kau bisa memecatnya Ken.. Kau tahu bahwa aku tidak suka ada wanita berada di sekitarmu!" Jelas Moza sambil menatap Rose dengan tatapan tajam......
...Kenzi hanya diam saja. Ia menatap Moza dengan tatapan sinis menyiratkan kebencian yang begitu besar. Meski begitu Moza yang mengetahuinya tidak menghiraukan hal tersebut. Baginya membuat perasaan Kenzi kacau adalah cara yang tepat agar Kenzi memohon padanya......
..."Dia tidak akan bekerja lagi di kantor mulai besok. Apa kau puas?!" Tanya Kenzi menohok pada Moza......
...Moza tertawa lepas mendengarnya. Ia berdiri mendekat pada Rose sambil membuat gerakkan kecil di tubuh Rose. Clara sudah begitu khawatir dengan apa yang akan saya lakukan pada Rose, namun Arga mencoba menahannya agar tak melakukan hal yang membuat Moza geram.....
..."Kau tidak usah datang lagi besok, Kau sudah di pecat!" Ujar Kenzi pada Rose......
...Rose hanya diam dan menundukkan kepalanya. Saat Moza berada di belakangnya barulah Rose mengangkat wajahnya dan menatap kearah Kenzi. Kenzi yang melihat tatapan Rose memalingkan wajahnya dan mencoba bersikap acuh di depan Moza.....
...Rose dan Clara keluar tanpa hasil apa pun. Namun Clara lega karena berhasil keluar dari kamar itu. Ia pun mengajak Rose menjauhi kamar tersebut......
..."Bagiamana Kenzi bisa menuruti semua keinginannya? Apakah Kenzi benar-benar sudah di bawah kendali wanita itu?" Teriak Rose tak mengerti......
...Saat Rose berteriak tak karuan karena perlakuan Kenzi padanya,Ponsel Clara berbunyi. Ia mendapatkan sebuah pesan dari Arga,Clara pun segera membukanya......
..."Pesan satu kamar di hotel ini,kami akan melihat kalian setelah Moza pergi!" Isi pesan Arga padanya......
..."Rose...Arga meminta kita untuk memesan 1 kamar di hotel ini, mereka akan menemui kita saat Moza pergi!" Kata Clara menyampaikan pesan Arga......
..."kakak tahu dari mana wanita itu bernama Moza?" Tanya Rose heran......
..."Aku...Aku...Itu tidak penting.. Yang sekarang harus kita lakukan adalah memesan 1 kamar dan menunggu Arga dan Kenzie menemui kita!" Ujar Clara mengalihkan pembicaraan dan menarik Rose turun untuk memesan satu kamar.......
__ADS_1
...Tapi Rose menahan tangan Clara......
..."Apa kakak tahu sesuatu?" Tanya Rose memastikan.....
..."jangan buang waktu...Kita tidak boleh bertemu Moza di sini!" Kata Clara tetap tak menjawab pertanyaan dari Rose......
...Rose hanya mengikuti apa yang Clara katakan padanya. Meski ia masih penasaran mungkin kata-kata Clara saat ini adalah cara yang terbaik untuk mengetahui kebenaran yang sebenarnya......
...Setelah memesan 1 kamar, Clara mengirimkan pesan kembali pada Arga. Clara dan Rose pun menunggu kedatangan Arga dan Kenzie di dalam kamar dengan cemas......
...30 menit berlalu, tak ada tanda-tanda bahwa akan kedatangan Kenzi dan Arga. Rose kian resah, Ia tidak tenang dan berjalan mondar-mandir mengelilingi kamar itu. Clara mencoba menenangkan Rose meski akhirnya usaha itu sia-sia. Rose tetap saja tidak tenang......
..."Jika Kenzi masih tak ingin mengatakan semuanya padaku, aku akan menemui wanita itu!" Kata Rose dengan nada berapi-api......
...Clara segera menarik Rose dan menenangkannya kembali......
..."Jangan membuat hal semakin rumit Rose.. Lakukan saja apa yang di pinta Kenzi.. Ini demi kebaikanmu!" Kata Clara yang kembali membuat Rose bingung......
...Saat Rose mencoba mempertanyakan lagi kata-kata Clara, Pintu kamar di ketuk beberapa kali dan terdengar suara Arga dari luar kamar itu......
...Rose bergegas membuka pintu dan mengabaikan Clara......
...Saat pintu terbuka,Kenzi langsung mendorongnya hingga membuatnya terhentak ke dinding kamar.. Rose tidak hanya kaget dan merasa kesakitan karena tubuhnya begitu keras di dorong oleh Kenzie, namun ia pun tak bisa mengerti dengan tatapan mata Kenzie yang begitu membara menahan marah kepadanya......
***
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"
__ADS_1
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏