
...Kenzi mencoba mendatangi Rose di kamarnya. Ia memiliki alasan mengapa tadi siang ia tidak mengejar Rose. ya ingin menjelaskannya meski mungkin Rose tetap tidak bisa menerima dan menganggap ini hanya sebuah alasan......
...Tok..Tok..Tok......
...Kenzi mengetuk pintu kamar Rose......
..."Rose.... bisakah kita bicara?"tanya Kenzi di luar pintu kamar Rose......
...Belum ada jawaban dari Rose tapi Kenzi tidak menyerah. ia tahu bahwa ia sudah melakukan kesalahan karena mengabaikan Rose dihadapan wanita lain dan Rose berhak marah akan hal itu......
..."Rose... keluarlah... kita bicarakan semuanya... aku minta maaf!"kata Kenzi dengan suara pelan membujuk Rose......
...Tidak ada tanda-tanda bahwa Rose akan keluar menemui Kenzi dan bicara padanya. setelah lebih dari 1 jam menunggu Rose di luar kamar, Kenzi pun menyerah.Ia turun ke lantai bawah dan menemui Clara yang masih duduk di meja pelanggan......
..."Apa dia keluar?"tanya Clara pada Kenzi.....
...Kenzie menggelengkan kepala dengab wajah yang lemas......
..."dia mungkin lelah... biarkan dia istirahat!"ujar Kenzie pada Clara......
...Clara pun bisa merasakan apa yang dirasakan namun Ia pun tidak bisa mengabaikan kemarahan dari Rose. Rose bukanlah wanita yang tiba-tiba marah tanpa sebab. Jika ia bisa bersikap seperti ini itu berarti memang sudah terjadi masalah antara Kenzi dan Rose......
...Kenzi beranjak untuk pulang. Dengan langkah gontai ia melangkah keluar pintu. Namun tak berapa lama kemudian ia masuk kembali menemui Clara......
..."Ada apa?" Tanya Clara yang melihat Kenzi masuk lagi menemuinya.....
..."Bisakah kau memastikan bahwa Rose akan baik-baik saja? Jika benar kedepannya Aku dan dia tidak bersama lagi, aku hanya berharap dia tetap bahagia!"kata Kenzi bicara seperti orang yang bingung......
...Mendengar hal itu Clara pun semakin penasaran dengan apa yang terjadi diantara keduanya......
..."Ken... maaf... aku tidak bermaksud ikut campur pada urusan kalian, tapi jika ini menyangkut keselamatan Rose.. Aku ingin kau menceritakan apa yang sebenarnya terjadi diantara kalian. aku tidak bisa membiarkan Rose menanggung semuanya sendirian. sama seperti katamu tadi, aku pun takut kehilangan Rose dan melihatnya bersedih!" Ujar Clara dengan wajah cemas......
__ADS_1
...Kenzi hanya tersenyum kecil mendengarnya. Ia menjadi tenang dan merasa aman saat proses memiliki seseorang seperti Clara di sisinya. Kini ia tidak perlu khawatir lagi dengan hari-hari Rose kedepannya. Meski iya begitu ingin membahagiakan Rose dengan tangannya namun keselamatan Rose adalah yang utama. Kenzi pun melambaikan tangannya pada Clara lalu meninggalkan tempat itu dengan segera......
...Clara yang masih penasaran mencoba menghentikan Kenzi namun sia-sia karena Kenzie sudah masuk ke dalam mobilnya. ia berniat menanyai Rose tentang hal ini namun ini akan membuka kembali hal yang mungkin tidak ingin Rose ingat. Clara bingung,Ia iya juga khawatir tentang Rose. namun ia tidak bisa berbuat apapun saat ini sebelum mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Clara meraih ponselnya dan menghubungi satu kontak namun tidak ada jawaban. ia pun mengirimkan pesan kepada kontak itu......
..."Aku ingin bertemu denganmu besok. apakah kau ada waktu?"tulis Clara dalam pesannya kepada seseorang yang tak lain adalah Arga.....
...Di saat bersamaan, Kenzi menemui Arga di apartemennya. ia datang dengan wajah yang kusam organ tubuh yang tak bersemangat. Arga menyambutnya dan mempersilakan dia masuk sambil menyerahkan satu kaleng minuman dingin padanya......
..."ada apa?"tanya Arga pada Kenzi......
..."Hari ini aku bertemu Moza dan pada waktu bersamaan akupun sedang membawa Rose untuk makan siang!" kata Kenzie dengan nada tak bersemangat......
..."Moza? Anaknya walikota?"tanya Arga memastikan......
...Kenzi hanya menganggukkan kepalanya pelan......
..."apa dia tahu siapa Rose?"tanya Arga lagi.....
..."lalu apa yang terjadi hingga kau datang padaku tanpa tenaga seperti ini?!"tanya Arga heran......
..."aku mengabaikan Rose tadi dan sepertinya Rose tidak bisa menerimanya. Kini dia berbalik mengabaikanku!"jelas Kenzi masih dengan nada bicara yang lemah......
...Arga duduk menatap Kenzi dengan serius. Ia mengerti mengapa Kenzie bisa sebesar ini, namun Ia pun mengerti mengapa Rose bisa mengambil sikap seperti itu.....
..."Biarkan Rose tenang saat ini... Dia tidak tahu permasalahan Kita sebenarnya. dan memang ini adalah cara terbaik untuk membuat Rose merasa aman!"ujar Arga menenangkan Kenzi......
..."Rose sudah tahu siapa aku. Clara menyelidiki aku dan dia memberitahunya pada Rose!"kata Kenzie yang membuat Arga kaget......
..."Apa kau mengatakan siapa Moza sebenarnya?"tanya Arga memastikan lagi......
..."aku belum menceritakannya. Aku pun tidak bisa memastikan apakah harus bisa percaya dengan semua yang ku ceritakan tentang Moza. Ini bukan masalahnya,masalahnya adalah Moza menginginkan aku. Apa kau pikir Rose bisa menerima hal itu jika aku bicara dan mengatakan yang sebenarnya?" Kata Kenzi dengan nada tinggi.....
__ADS_1
..."jika Rose sudah mengetahui siapa dirimu yang sebenarnya, seharusnya dia bisa menerima keadaan ini!" Jawab Arga membela keadaan Kenzi......
..."Arga... mungkin Rose bisa menerimanya...Tapi apakah kamu sudah bisa menerimanya? apakah Moza bisa membiarkan Rose jika dia tahu Bagaimana hubunganku dengan Rose? Kau tahu, saat pertama ia mengenalku dan menyangka Gisella adalah kekasihku.. dia bahkan memblokir semua pekerjaan Gisella hingga membuat Gisel frustasi dengan hal itu. jika ini Rose, Katakan padaku hal apa yang pertama akan dia lakukan untuk memperingati Rose agar menjauh dariku?" Ujar Kenzie dengan nada berapi-api......
...Arga menarik nafas panjang mendengar penjelasan Kenzi. ia pun bingung memikirkan hal ini,masalah Gisella yang lalu pun hampir membuat mereka berdua tidak bisa menyelesaikannya. jika bukan karena Kenzie menerima persyaratannya maka masalah itu mungkin tidak akan pernah selesai dan Gisella saat ini pasti sudah hancur......
..."Aku mengerti...Tapi mengapa Moza tiba-tiba mendatangimu? bukankah terakhir aku mendengar kabar bahwa dia sedang di Amerika untuk sekolah di sana, bukankah masih ada 2 tahun lagi masa belajarnya?"tanya Arga heran......
...Kenzi pun mulai duduk dengan benar. Ia memikirkan pertanyaan dari Arga.....
..."Kau benar... tidak mungkin Moza datang tiba-tiba tanpa ada satu hal yang mengganggunya. Pasti ada sesuatu hal yang ia ketahui tentang aku dan Rose hingga dia bisa kembali dengan cepat!" ujar Kenzi sambil mencoba mengerti apa yang sedang Moza rencanakan terhadapnya......
..."Aku rasa kedepannya tidak akan mudah lagi jika Moza dan ayahnya sudah bertindak. Aku sarankan untuk saat ini kau menjauh dari Rose demi keselamatannya!"kata Arga memberi solusi......
...Kenzi pun membungkuk menundukkan kepalanya. Ia menutup wajahnya dengan kedua tangan sambil menghembuskan nafas yang panjang. Ia mengingat kembali bagaimana wajah Rose saat mengabaikannya... penuh kemarahan dan kebencian padanya......
..."Maafkan aku Rose.. Aku harus melakukan hal ini!" Kata Kenzi lirih dalam hati......
..."rencana yang kita buat, laksanakan lebih cepat dari jadwalnya. bongkar semua kebusukan walikota. untuk masalah awalnya, bongkar masalah kecil untuk memperingati mereka!"kata Kenzie memberi perintah pada Arga lalu beranjak dari tempatnya dan pergi meninggalkan tempat kediaman Arga......
...Arga segera melakukan apa yang Kenzi minta. namun untuk itu ia pun harus memastikan keselamatan beberapa orang. Arga pun meraih ponselnya dan menghubungi orang kepercayaannya......
***
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"
__ADS_1
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏