
...Clara menjaga Rose hingga malam hari. Setelah merasa bahwa Rose benar-benar membaik,barulah Clara keluar kamar Rose dan meninggalkannya......
...Clara mandi dan membersihkan dirinya yang memang sedari pagi tidak menyentuh air. Setelah selesai ia kembali ke tempat tidurnya menggunakan baju mandi yang menutupi tubuhnya.....
...Clara duduk di sisi tempat tidurnya sambil mengisi ulang daya ponselnya. Saat layar ponselnya menyala Clara kaget karena begitu banyak panggilan yang tak terjawab dan beberapa pesan yang masuk. Clara langsung melihatnya. Ia melihat banyak sekali panggilan dari orang yang sama,yaitu Arga. Ia pun mengerenyitkan dahi. Lalu ia beralih ke pesan masuk dan membukanya satu persatu......
..."Kau sedang apa?" Isi pesan pertama yang di buka Clara yang tak lain di kirim oleh Arga pula......
..."Apa kalian sudah makan siang?" Tanya Arga kembali dalam pesannya.....
...Kenapa kau tak menjawab panggilan dan pesanku? Apa kau baik-baik saja?" tanya Arga lagi......
...Clara kian kebingungan dengan sikap Arga yang tiba-tiba memperhatikannya. Namun ia tak ingin membuat Arga kian khawatir karena tak membalas maupun menjawab panggilannya. Clara pun berniat menghubungi Arga,namun belum sempat ia menekan nomor ponselnya,dari arah luar Ruko terdengar orang berteriak memanggil namanya. Clara pun segera berdiri untuk memastikan keadaan diluar Rukonya......
...Saat ia menatap melalui celah jendela kaca Rukonya,ia kaget melihat Arga yang berdiri dan terus menerus mengetuk serta memanggil namanya......
...Clara yang tak ingin memancing perhatian orang segera berlari ke arah pintu dan membukanya......
..."Ada apa kau berteriak seperti berada di tengah hutan saja!" Ucap Clara kesal......
...Melihat keadaan Clara yang berdiri tanpa kurang suatu apapun,Arga menjadi tenang. Ia menghela nafas panjang dan terus memandangi Clara......
...Clara yang di pandangi oleh Arga merasa canggung karena hanya mengenakan baju handuk. Ia pun mundur beberapa langkah seraya mengajak Arga masuk......
..."Masuklah... Aku baru selesai mandi. Dan tunggu sebentar,aku memakai baju dahulu. Duduklah!" Ujar Clara salah tingkah sambil menarik salah satu kursi pelanggan yang ada di dekatnya lalu seketika berbalik berlari menuju kamarnya......
...Arga yang melihat kepergian Clara hanya bisa termenung sesaat. Ketika ia menyadari bahwa Clara sudah masuk ke kamarnya barulah ia bergerak dan duduk di kursi yang tadi Clara berikan padanya......
...Tak lama Clara pun keluar dengan pakaian santainya. Ia mendekat pada Arga dan tersenyum......
..."Ada apa kau kemari?" Tanya Clara penasaran......
__ADS_1
...Arga tersentak kaget. Pertanyaan yang sama ia lontarkan untuk dirinya sendiri. Tapi tak ingin kelihatan salah tingkah,Arga pun mencoba menguasai keadaan......
..."Itu.. Aku kemari untuk mengetahui keadaan Rose. Aku menelponmu tapi kau tak menjawabnya. Aku mengirimimu pesan namun kau pun tak membalasnya. Takut jika terjadi sesuatu padamu,aku segera kemari untuk memastikannya!" Jelas Arga sekenanya......
..."Padaku?" Tanya Clara mengulangi kalimat Arga......
..."Maksudku kalian berdua. Kau dan Rose!" Jawab Arga salah tingkah......
..."Oh begitu.. Kau mau kopi?" Tanya Clara mencairkan suasana......
..."Boleh!" Arga menjawab singkat karena masih di liputi perasaan bingung dalam dirinya......
...Clara pun berjalan ke meja Coffee Maker dan membuat dua cangkir kopi untuknya dan Arga. Melihat Clara membuat Kopi,Arga pun mendekat padanya......
..."Bagaimana cafe-mu setelah kau kembali ke kantor? Siapa yang mengurusnya?" Tanya Arga penasaran......
..."Untuk sementara tutup,tapi ini tak akan berlangsung lama,setelah Edward benar-benar pulih dia akan kembali ke perusahaan dan aku akan mengurus cafe kecilku ini!" Jawab Clara sambil menyodorkan cangkir kopi pada Arga......
..."Kenapa kau lebih memilih mengurus cafe ini daripada berdiri sebagai seorang CEO dari CDN?" Tanya Arga langsung......
...Clara tersenyum pada Arga, Pertanyaan itu sering kali ia dengar dari segelintir orang yang penasaran dengan pilihannya. Namun jawaban Clara tetap sama......
..."Perusahaan itu adalah perusahaan ayahku. Dan ini adalah Cafeku. Semuanya adalah milikku,tapi yang menjadi pembeda adalah CDN adalah pemberian,dan Cafe ini adalah hidupku. Banyak hal yang terjadi disini, kenangan manis lebih banyak terjadi disini. Ini adalah peninggalan suamiku satu-satunya yang menjadi saksi perjalanan cinta kami. Dia membuka Cafe ini dari hasil tabungannya karena tak ingin melihat aku bekerja begitu keras diluar sana. Dia ingin melihat aku sebagai wanita rumahan yang selalu ada untuknya. Manis bukan?" Tanya Clara setengah bercanda pada Arga......
...Arga tersenyum kecil mendengarnya. Hal yang tak pernah ia ketahui dari wanita yang mendapatkan kesan Arogan saat pertama kali bertemu dengannya. Ia semakin kagum dengan sikap Clara yang masih terus menjaga peninggalan dari suaminya......
..."Aroma tubuhnya masih bisa kurasakan saat aku memasuki Ruko ini!" Gumam Clara lirih melihat kembali kearah pintu masuk dan mengingatkannya pada sosok laki-laki yang selalu ia tunggu kepulangannya dengan wajah ceria......
...Arga menatap kedalam mata Clara setelah Clara selesai mengucapkan kalimat yang seketika membuat matanya berkaca-kaca. Arga tak ingin mengingatkan kembali kenangan itu,segera ia alihkan pembicaraan agar Clara tak mengingat kembali kenangan itu....
..."Clara.. Aku hampir lupa.. Ada sesuatu untuk Rose. Sebentar,aku mengambilnya!!" Kata Arga tiba-tiba lalu berdiri beranjak dari tempatnya kemudian keluar untuk mengambil sesuatu dari mobilnya......
__ADS_1
...Clara memandanginya penasaran,tak lama Arga muncul dengan Paper Bag di tangannya......
..."Ini untuk Rose besok malam. Kenzi yang memilihnya tapi ia tak bisa memberikannya langsung pada Rose. Bisakah kau membantuku memberikannya pada Rose?" tanya Arga......
..."Tenang saja. Aku pasti akan melakukannya. Aku penasaran... Apakah aku harus mendandani Rose dengan sangat cantik untuk mengundang perhatian banyak orang?" Tanya Clara memastikan dengan wajah yang seakan-akan berpikir keras......
..."Jangan buat Kenzi hilang akal.. Lagi pula Rose tak perlu berdandan berlebihan. Penampilannya yang natural saja sudah membuatnya menjadi pusat perhatian!" Tungkas Arga menjelaskan......
...Clara mencibir kalimat Arga karena sepenuhnya ungkapan itu adalah kebenaran......
..."Baiklah... Aku akan pergi karena kalian sudah tak memiliki masalah lagi!" Ucap Arga yang membuat gelak tawa Clara meledak......
..."Apa yang kau tertawakan?" Tanya Arga heran......
..."Memangnya apa masalah kami? Sebenarnya bukanlah kami yang bermasalah,tapi kau yang bermasalah. Tiba-tiba membuat begitu banyak panggilan dan mengirimiku pesan berulang kali, lalu kemari dengan wajah cemas berdiri sambil terus berteriak-teriak memanggil namaku. Kau tahu,sikapmu ini hampir membuatku salah paham!" Jelas Clara membuat Arga kembali salah tingkah......
..."Terserah apa katamu sajalah... Aku sedang tak ingin berdebat denganmu. Oh iya, terimakasih untuk kopinya. Aku pulang dulu dan sampai bertemu besok malam!" Ujar Arga menarik dirinya......
...Clara hanya melemparkan senyuman seraya mengacungkan kedua jari jempolnya pada Arga. Kemudian mengantar Arga keluar Ruko......
***
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏
__ADS_1