Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir

Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir
Duduk di sisi Kenzi


__ADS_3

Rose dan Clara masuk setelah memberikan undangan kepada penjaga di depan pintu. Rose dan Clara pun di tuntun ke tempat menurut kertas undangan yang ia berikan pada penjaga tadi. Mereka pun berhenti di depan sebuah pintu yang sangat besar. Penjaga yang membawa mereka tadi menekan sebuah tombol dan pintu pun terbuka...


 


Penjaga tersebut mempersilahkan Rose dan Clara masuk setelah pintu itu terbuka lebar. Dengan ragu-ragu Rose masuk setelah Clara yang lebih dulu melangkahkan kakinya ke dalam ruangan itu...


"Boleh juga sistem di gedung ini! Pasti sering di gunakan oleh orang-orang penting sehingga penjagaannya sangat ketat!" Ujar Clara saat memasuki ruangan tersebut...


"Apa kau sering ke tempat seperti ini kak?" Tanya Rose penasaran...


 


Clara hanya menggelengkan kepalanya...


Clara duduk di sebuah sofa yang cukup mewah di antara semua sofa di dalam ruangan itu. Rose pun menyusul. Ruangan tersebut cukup besar,bahkan bisa menampung ratusan orang dengan deretan kursi yang tertata. Namun ruangan itu agak remang dengan lampu berwarna-warni yang berkedip di mana-mana...


Tak lama seorang pelayan mendekati mereka. Clara dan Rose pun tersenyum padanya...


"Maaf Nona... Sofa ini khusus Presdir! Silahkan pindah ke Sofa yang lain karena sebentar lagi Presdir akan datang!" Jelas Pelayan itu...


Clara dan Rose pun beranjak pergi. Saat Rose dan Clara pindah ke Sofa lainnya,Lampu di ruangan itu seketika menjadi terang di ikuti dengan sebuah pintu yang terbuka lebar dari arah berlawanan dengan tempat Rose dan Clara tadi masuk....


 


Dua orang lelaki dengan beberapa orang wanita datang dari pintu itu. Rose menatap ke arah orang-orang itu namun tak lama ia segera menundukkan wajahnya...


"Malaikatmu sangat tampan dan di kelilingi banyak wanita cantik!" Ucap Clara saat melihat Lelaki yang masuk dari pintu itu adalah Kenzi dan Arga dengan Gisella juga teman-temannya...


"Jangan bicara begitu! Jika orang mendengarnya mereka akan salah paham!" Ujar Rose mencegah kata-kata Clara agar tak berlanjut...


 


Rose hanya menatap sekilas ke arah Kenzi dan Arga yang di hampiri seorang lelaki sebaya dengannya. Lelaki itu menjabat tangan Kenzi dengan senyuman yang lebar....


 

__ADS_1


"Edward sudah datang kemari!" Kata Clara berdiri dan mengambil dua cangkir Sampanye lalu memberikan satu cangkir pada Rose...


Rose mengambil cangkir itu dan meneguknya sedikit lalu meletakkannya lagi...


 


Tak lama Kenzi berdiri di atas podium yang memang di sediakan di ruangan itu. Ia berdiri di tengahnya dengan sebuah lampu yang menyorotinya...


"Terimakasih karena kalian semua bersedia hadir di acara kecilku ini. Malam ini adalah malam kerjasama K Grup dan CDN. Kenapa saya sampai mengadakan pembukaan seperti ini dan lebih banyak mengundang para wanita. Karena kami ingin mengenalkan produk baru kami yang sudah memasuki pasar dengan nama K Jewerly.!" Ucap Kenzi dengan lantang di iringi gemuruh tepuk tangan yang meriah dari para orang-orang yang ada di ruangan itu...


Sebuah layar menyala dengan mode slide photo di dalamnya. Beberapa bentuk perhiasan dengan macam-macam mode dan motif ada di dalam sana. Rose tersentak saat melihatnya,karena perhiasan yang ia kenakan malam ini adalah salah satu contoh produk yang di keluarkan perusahaan Kenzi dan Clara. Ia pun segera menutupinya agar tak di ketahui banyak orang. Namun sayangnya,ia hal tersebut tak terlalu berhasil...


"Terimakasih Nona Clara sebagai CEO CDN Grup dan temannya Nona Rose sudah datang ke acara saya!" Kata Kenzi tiba-tiba dan langsung menunjuk pada Rose dan Clara. Clara dan Rose pun hanya tersenyum...


"Kedepannya saya harap kerjasama kita akan terus berjalan!" Lanjut Kenzi pada Clara yang di sambut dengan senyuman hangat dan penyatuan tangan dari Clara...


"Malam ini silahkan kalian bersenang-senang. Saya harap jamuan disini tidak mengecewakan tamu-tamu terhormat saya malam ini!" Tutup Kenzi dan langsung turun podium di sambut Gisella dari sofa khusus Presdir....


"Apa aku kemari hanya untuk mendengar semua ini. Beruntung aku kemari dengan kak Clara. Jika tidak,mungkin aku akan mencari kambing bandot yang tak bisa apa-apa!" Gerutu Rose dalam hatinya sambil meneguk habis Sampanye di gelasnya...


"Clara kau datang! Kukira kau tak datang!" kata Edward sambil duduk di sebelah Clara...


"Aku tidak datang karena urusan pekerjaan. Aku datang karena urusan pribadi dengan Tuan Kenzi!" Jawab Clara..


"Kau ada apa menemui dia?" Tanya Edward penasaran...


"Tidak... Aku hanya menemani Rose!" Jawab Clara singkat..


"Ah... Apa kau sedang mengincar Presdir K Grup?" Tanya Edward tiba-tiba mengarah pada Rose...


"Kau terlalu banyak minum sehingga melantur seperti ini!" Gurau Rose...


"Kau salah! kali ini Presdir K Grup lah yang ingin dia datang!" Jelas Clara menyela sambil menyendok sebuah sebuah cake ke mulutnya...


"Wah... Kau hebat! Pantas saja pembukaannya sangat mewah. Apa dia sedang mengincarmu?" Tanya Edward penasaran...

__ADS_1


"Hentikan lelucon kalian itu. Kalian membuat orang-orang salah paham padaku! Lihat wanita itu sudah berada di sisinya. Jangan bergurau lagi,nikmati saja jamuan pesta malam ini!" Kata Rose setengah berbisik dengan keduanya...


Rose,Clara dan Edward pun berbincang tentang perkembangan perusahaan. Tak lama berselang,Arga mendekat pada mereka dan tersenyum...


"Kalian di ajak bergabung ke kursi Presdir!" Ujar Arga dengan senyuman dingin dan langsung berlalu pergi meninggalkan mereka...


"Ayo!" Ajak Edward bersemangat...


"Apa tidak mengapa?" Tanya Rose ragu...


"Kita akan menyelesaikannya jika kita pergi. Namun jika kita hanya berbincang disini,kita tak tahu kenapa dia menginginkanmu datang kemari!" Jelas Clara yang lebih dulu mendekat pada Kenzi...


Rose pun menurut. Ia mengiringi Clara dari belakang. Dan Clara tanpa canggung duduk di seberang Kenzi di susul dengan Edward di sebelahnya...


Rose bingung akan duduk di mana karena hanya tersisa tempat di sisi Kenzi,namun Rose tak berani mengambil tempat itu karena tempat itu terkhusus untuk Kenzi terlebih adanya Gisella di sampingnya...


"Ada apa? kenapa termenung begitu,kau tak duduk juga?" Tanya Kenzi tiba-tiba...


Rose menghentikan sebuah pelayan dan memintanya untuk mengambilkan satu kursi untuknya..


"Tak perlu... Duduklah disini!" Ujar Kenzi yang tiba-tiba membuat semua orang terkejut...


Dengan pandangan mata dari semua orang di tambah senyuman lebar dari Clara membuat Rose tak bisa menolaknya lagi. Ia kemudian duduk di sisi Kenzi dengan canggung...


***


Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!


Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...


Baca juga novelku yang lainnya..


"PERNIKAHAN KONTRAK!"


Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏

__ADS_1


__ADS_2