Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir

Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir
Berjumpa kembali


__ADS_3

...Pagi ini silau matahari menerpa wajah Kenzi yang masih tertidur di dalam mobilnya. Ia terbangun karena silau itu dan menyadari bahwa ia masih berada di dekat Ruko Rose dan Clara......


...Kenzi tiba-tiba tersenyum saat tahu bahwa Rose sedang berdiri di depan cafe sambil menyapu halaman. Tiba-tiba ada seorang anak remaja yang lewat di depan mobil Kenzi,anak remaja lelaki itu memperagakan beberapa gaya di depan ponselnya sambil menyandarkan tubuhnya di mobil Kenzi. Kenzi terusik dengan kehadiran bocah itu. Ia pun menurunkan kaca jendela mobilnya dan mengayunkan tangan kepada bocah itu untuk menyuruhnya lebih mendekat lagi.......


...Dengan wajah yang malu-malu bocah itu mendekat pada Kenzi karena merasa bersalah......


..."Ada apa paman?" Tanya Bocah itu pada Kenzi......


..."Apa yang kau lakukan di depan mobilku?" Tanya Kenzi berpura-pura galak......


..."Paman... Aku hanya iseng saja.. Aku tidak bermaksud jahat. Aku hanya ingin mengambil beberapa photo untuk di pamerkan dengan teman-temanku.. Tolong maafkan aku yang tidak meminta izin padamu!" Ujar Bocah itu gelagapan......


..."Baiklah... Aku akan memaafkanmu dengan satu syarat! Tolong kau belikan aku secangkir kopi Amerika di cafe itu! Bawa kemari dan jangan sampai di ketahui siapapun!" Pinta Kenzi sambil menyodorkan selembar uang kertas berwarna merah......


..."Baiklah paman... Tunggu sebentar!" Jawab Bocah lelaki itu......


...Kenzi tak bermaksud mengerjainya,ia memang ingin minum kopi. Jika ini di rumahnya bukankah sekarang adalah waktunya sarapan. Tapi bagi Kenzi pagi ini lebih baik dari pada pagi-pagi sebelumnya. Setidaknya ia bisa menikmati kopi buatan Rose.....


...Setelah menunggu cukup lama Bocah yang di mintai tolong itu mengetuk kaca mobil Kenzi. Kenzi yang sedang melamun pun tersadar. Ia membuka kaca mobilnya dan mengambil kopi yang di berikan anak itu pada dia......


..."Paman... Ini kembaliannya!" Ujar anak itu......


..."Ambil saja olehmu. Dan terimakasih karena sudah membantuku!" Kata Kenzi pada bocah lelaki itu......


..."Paman... Sepertinya keberadaan paman sudah di ketahui oleh pegawai cafe itu. Dia bertanya padaku apakah aku membeli kopi untuk pemilik mobil ini?" Jelas bocah itu pelan......


...Kenzi yang mendengarnya hampir tersedak kopi panas itu. Ia tak menyangka keberadaanya di ketahui oleh Rose......


..."Begitukah? Apa dia mengatakan sesuatu padamu?" Tanya Kenzi penasaran......


..."Iya... Kakak cantik itu berpesan agar paman cepat pergi sebelum dia memanggil polisi dan mengatakan paman sebagai penguntit!" Jelas bocah itu polos.......


...Wajah Kenzi seketika masam mendengarnya. Ia tak menyangka Rose bisa mengatakan hal itu padanya setelah lama tak pernah berjumpa. Ia pun mengizinkan bocah lelaki itu pergi dari mobilnya......


...Tak lama ia pun keluar mobil dan mendekati cafe di mana Rose sedang sibuk bekerja.......

__ADS_1


...Rose kaget dengan kedatangannya meski ia sudah tahu bahwa Kenzi berada di dekatnya pagi ini......


..."Permisi...Bisakah kau memberiku beberapa camilan. Aku belum sarapan!" Ucap Kenzi dengan wajah tanpa dosa......


..."Baiklah... Tunggu sebentar!" jawab Rose......


...Rose pun berbalik untuk mengambilkan Kenzi beberapa potong roti. Namun di tengah-tengah ia melakukan itu, Clara keluar dengan terburu-buru......


..."Rose... aku harus ke kantor.. Ada meeting pagi ini. Edward mengabariku tiba-tiba karena asam lambungnya kumat. Aku harus mewakili Perusahaan untuk meeting pagi ini!" Jelas Clara sambil berusaha memastikan isi tasnya.......


..."Baiklah kak... Minum dulu air dan makan roti ini sedikit. Kau baru bangun dan belum sarapan. Kemana kakak meeting pagi ini?" Tanya Rose memastikan sambil merapikan rambut Clara yang masih setengah berantakan......


...Clara cukup lama menjawab pertanyaan Rose,hingga Rose mengulanginya sekali lagi untuk memastikan......


..."Kak... Hari ini kau meeting di mana?" Tanya Rose lagi......


..."Itu... Anu... Apa... Aku lupa... Aku akan meminta Edward mengirimkan alamatnya lagi nanti!" Jawab Clara sedikit gugup.......


..."Apa itu grup K?" Tebak Rose.......


..."Sepertinya kakak akan meeting dengan Presdir K.. Tidak usah terburu-buru,dia saja belum bersiap untuk ke kantor. Ia baru saja selesai mengintai rumah seseorang dari kejauhan!" Kata Rose sambil berjalan ke arah Kenzi dengan nampan lebar di tangannya......


..."Aku ingat terakhir kali ada yang mengatakan bahwa kita tidak seharusnya saling mengenal,tapi ternyata kau cukup mengenalku nona Rose? Apa kau tak bisa melepaskan aku dari pikiranmu akhir-akhir ini?" Kata Kenzi menggoda Rose sambil memegang tangan Rose yang menghidangkan piring di depannya.......


..."Kau bener Presdir K... Kau tak bisa luput dari pikiranku, terutama saat kau bersama dengan teman-temanmu!" jawab Rose lugas......


...Kenzi mengabaikan Rose,ia menatap Clara yang masih sibuk menghabiskan sarapannya.......


..."Nona Clara... Minta orang di perusahaanmu untuk mengantarkan dokumen kalian kemari. Kita bisa melakukan meeting disini!" Teriak Kenzi pada Clara.......


...Clara kaget,namun akhirnya ia hanya bisa mengangguk-angguk kepalanya sambil mencari ponselnya......


...Kenzi terlihat santai menikmati sarapannya tanpa mengetahui wajah Rose yang sudah berubah wujud. Rose menggerutu sambil membersihkan dapurnya yang sebenarnya sudah ia bersihkan......


..."Dasar tak tahu malu. Setelah mengintaiku dan sekarang dia bahkan berani menginjakkan kakinya di tempat ini. Apa dia tak tahu apa yang sudah di lakukan padaku?" Omel Rose dalam hatinya......

__ADS_1


..."Nona... apa yang sedang kau pikirkan? kenapa tiba-tiba aku merasa sakit di tenggorokanku? mungkinkah kau mengumpatku dalam hatimu?" Kata Kenzi yang tiba-tiba sudah berada di belakang Rose dan membentangkan tangannya di kedua sisi tubuh Rose......


...Rose kaget karena kehadiran Kenzi yang tiba-tiba di belakangnya. Ia menoleh dengan lirikan matanya namun ia menjadi hal yang tak terduga. Kenzi langsung menangkap pipi Rose lalu mengecupnya dengan sangat lembut. Rose menghindar dengan cepat namun ia tak kuasa melepaskan tangan Kenzi yang sudah menghadangnya seperti portal......


..."Apa yang kau lakukan?" Teriak Rose dengan gugup......


..."Apa yang kulakukan? Aku sedang memenangkan dirimu sayang?!" Ucap Kenzi genit dan lebih mendekatkan kepalanya pada Rose......


...Rose terus menghindar namun Kenzi sepertinya tak menyerah. Ia mendekatkan bibirnya ke leher Rose dan mengecupnya dengan lembut......


..."Apa yang kau lakukan? Lepaskan aku!" Pinta Rose menahan suaranya.......


..."Kau adalah milikku,jadi aku tak akan melepaskanmu!" Ujar Kenzi tegas......


..."Tuan Kenzi,apa yang kau lakukan dengan adikku?" Teriak Clara tiba-tiba .....


..."Nona Clara... Apa kau sudah menelepon perusahaanmu?" Tanya Kenzi mengalihkan pembicaraan.......


..."Aku bertanya hal lain Tuan Ken... Apa yang kau inginkan dengan adikku?" Tanya Clara sekali lagi......


..."Aku? Aku hanya ingin dia menjadi milikku. Tapi sepertinya dia terlalu jual mahal!" Ucap Kenzi dengan dingin.......


..."Apakah begini caramu bicara dengan wanita yang ingin kau milikki? Tolong menjauh dari adikku. Ini lebih baik untuk kita semua...!" Pinta Clara sambil menarik tangan Rose menjauh dari Kenzi.....


...Kenzi hanya tersenyum kecut mendengarnya. Lalu dia duduk kembali ke kursinya sambil menikmati kembali panganan kecil yang di siapkan Rose padanya tadi.......


***


Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!


Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...


Baca juga novelku yang lainnya..


"PERNIKAHAN KONTRAK!"

__ADS_1


Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏


__ADS_2