Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir

Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir
Mengakui Perasaan


__ADS_3

...Setelah selesai makan, dengan bersemangat Clara langsung mengajak Arga dan Kenzie pergi ke supermarket. Arga pun langsung menyetujuinya tapi Kenzi sedikit malas untuk ikut dengan mereka......


...Sesaat sampai di parkiran, Clara bermain drama lagi......


..."Arga... kau membawa mobil?" tanya Clara pura-pura bingung......


...Dengan cepat Arga pun menganggukkan kepalanya......


..."aku juga membawa mobil, tidak mungkin jika aku harus meninggalkan mobilku di sini karena tempat ini cukup jauh dengan ruko kami. Bagaimana jika kau ikut aku dan mobilmu biarkan Kenzi yang membawanya dengan Rose!"ujar Clara berakting lagi......


..."tidak perlu... Kenzi membawa mobilnya sendiri, kami kemari secara terpisah! jadi biarkan Kenzi membawa mobilnya kau membawa mobil mu sendiri dan aku membawa mobilku!"jawab Arga menjelaskan......


..."begitu pun tidak jadi masalah.. itu jauh lebih baik!"kata Clara yang senang mendengarnya......


..."aku seperti dijual oleh kakakku sendiri!"puja Rose dalam hatinya......


...Arga dan Clara pun masuk ke dalam mobil mereka masing-masing, sementara Kenzie mengajak Rose masuk ke dalam mobilnya. Kenzi sedikit senang karena ada waktu bagi ia dan Rose untuk berduaan. Kenzi dan Arga pun mengikuti mobil Clara dari belakang......


...di dalam mobil Rose menatap Kenzi yang hanya diam......


..."Ken... maafkan kakak ku, dia memang seperti itu. tapi jika kau ingin pulang, kau bisa pulang tidak usah ikut kami!"ujar Rose pada Kenzie.......


...Kenzi menatap kearah Rose sambil tersenyum......


..."tadinya aku memang sedikit kesal karena cara Arga dan Clara sedikit kekanak-kanakan, tapi kemudian aku menyadari bahwa ini ini adalah kesempatan untuk aku mengenal kau ataupun kakakmu lebih dekat lagi! tidak jadi masalah, bukankah kita hanya berbelanja?"jelas Kenzi......


..."mungkin berbelanja yang kau kira adalah berbelanja pada umumnya. tapi jika ini adalah rencana Kak Clara, maka sebaiknya kau tidak mengartikannya seperti itu. kakakku itu selalu penuh kejutan apalagi pada mereka lelaki yang mendekatinya!"jelas Rose.....

__ADS_1


...Kenzi tersenyum mendengarnya......


..."Apa maksudmu bahwa ini adalah tahap uji bagi diriku yang ingin dekat dengan kalian?" tanya Kenzi menebak....


...Rose tersenyum masam saat apa yang dikatakannya bisa ditebak oleh Kenzie dengan benar......


..."tidak masalah, anggap saja ini perjuanganku!"kata Kenji sambil memegang tangan Rose dan tersenyum hangat padanya......


..."Ken... Apa kau benar-benar serius padaku?"tanya Rose tiba-tiba......


...Kenzi menghentikan mobilnya lalu dengan tenang ia menatap wajah Rose......


..."Apa kau masih belum yakin padaku? katakan padaku apa apa yang harus aku lakukan untuk membuatmu yakin serta percaya bahwa aku benar-benar serius kepadamu?"tanya Kenzi pada Rose......


..."bukan seperti itu, aku tahu bahwa kau mungkin memang menyukaiku. tapi aku tak pernah menyangka bahwa kau benar-benar akan menganggap aku sebagai kekasihmu. maaf,awalnya aku hanya mengira bahwa kau ingin menjadikan ku sebagai wanita yang biasa kau temui di bar-bar atau mungkin wanita yang biasa bersamamu sebelum ini. aku berpikir seperti ini karena sebelumnya aku adalah wanita yang berasal dari tempat tersebut.sampai tadi siang, saat kau menyempatkan dirimu untuk ke kantin dan makan bersamaku. Aku baru saja paham bawa keinginanmu lebih dari perkiraanku!"ujar Rose menjelaskan......


..."kau tahu... sebelum Aku berani mengatakan ini padamu, aku pernah bertanya sendiri pada diriku. apakah aku benar-benar menyukaimu? karena hingga saat ini aku pun tidak bisa menemukan jawabannya. kenapa apa hanya ada bayang-bayangmu yang bermain di dalam otak dan pikiranku? kenapa aku tak bisa lepas dari bayang-bayang mu itu? atau mungkin kenapa aku bisa mencintai wanita dengan latar belakang sepertimu, sedangkan aku aku bisa mendapatkan wanita yang jauh melebihi dirimu. sampai saat ini aku belum menemukan jawaban itu! sampai akhirnya Arga pernah mengatakan padaku, bahwa cinta bukanlah sesuatu yang bisa kita cerna dalam akal pikiran. aku pernah mencoba melupakanmu,saat kau bilang kau tidak ingin mengenalku lagi, aku benar-benar hancur. semakin aku mencoba menjauh maka semakin kuat bayanganmu menghantuiku. dan saat pagi itu kita bertemu lagi di First Love cafe aku tahu bahwa aku tidak bisa menyerah padamu. maka dari itu aku memutuskan untuk terus mengejarmu!" jelas sambil menatap kedalam mata Rose.....


...Rose terdiam menahan haru mendengar penuturan Kenzi tentangnya. mungkin selama ini ia telah salah menilai Kenzi. dan mungkin saat ini adalah waktu yang tepat untuknya meraih kebahagiaannya bersama Kenzi setelah sekian lama Ia hanya bisa menjadi bayangan yang berdiri di pojok ruangan untuk melihat kebahagiaan orang lain. terus mendekatkan wajahnya pada Kenzi, sambil memejamkan mata ia mencium lembut bibir Kenzi. kecupan itu dibalas Kenzie dengan sangat mesra hingga tak ingin melepaskannya......


...Rose mencengkram lengan Kenzie begitu kuat saat ia merasakan debaran yang tak kalah kuatnya yang sedang membara di dalam jiwanya...Dengan nafas tersengal, Rose melepaskan kecupannya dari bibir Kenzi dan perlahan-lahan membuka matanya. namun saat menyadari Kenzie yang begitu dekat dengan wajahnya Rose langsung berbalik menatap keluar jendela mobil. Kenzi hanya tersenyum melihat yang malu setelah menyadari apa yang sudah terjadi......


..."apa aku membuatmu malu?"tanya Kenzi menggoda Rose......


..."apa? aku tidak malu!"Ujar Rose berbohong.....


..."lalu kenapa pipimu merah sekali?!"lanjut Kenzi menggoda......

__ADS_1


..."tidak ada... sudahlah... ayo nyalakan mesin mobilnya kak Clara dan harga pasti sudah sampai di supermarket!"kata harus mengalihkan pembicaraan....


...Kenzi hanya mengusap lembut kepala Rose lalu menyalakan mesin mobilnya untuk menyusul Arga dan Clara. Dengan hati yang gembira Kenzi mengemudikan mobil sambil terus menggenggam tangan Rose......


...Rose hanya tersenyum kecil menyadari bahwa kini ia dan Kenzie dana benar sudah menjadi sepasang kekasih. dengan malu-malu Rose pun menyandarkan kepalanya di lengan Kenzie, Kenzi pun membiarkannya sambil terus fokus mengemudi.......


Karena mereka tertinggal cukup jauh, Kenzie mencoba mengemudikan mobilnya lebih cepat. namun Rose menahannya...


..."pelan-pelan saja, jika tidak kita akan celaka!"kata Rose mengingatkan......


..."benarkah hanya untuk keselamatan kita ataukah kau ingin mengulur waktu lebih lama agar bisa berduaan denganku?" tanya Kenzi menggoda Rose lagi......


...Rose memukul lengan Kenzi yang terus-menerus menggodanya. Namun Kenzi hanya tersenyum melihat Rose yang benar-benar malu hingga membuat pipinya merona merah.......


...Tak lama mereka pun sampai di supermarket yang biasa menjadi belanjanya Clara dan Rose dengan Clara dan Arga yang menunggu mereka di depan pintu masuk parkiran.......


***


Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!


Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...


Baca juga novelku yang lainnya..


"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"


Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏

__ADS_1


__ADS_2