
...Rose dan Clara sangat serius membahas tentang tema peluncuran nanti. Sementara Clara mendengarkannya dengan sangat baik. Melihat dari cara Rose hari ini ia yakin Rose akan mampu mengerjakan semuanya. Apa lagi jika itu di bantu oleh Arga......
..."Baiklah... Karena kita sudah membahas detail mengenai peluncuran dan target pasar kita. Mulai hari ini kau bisa bekerja diruanganmu dengan tim dari K grup. Aku harap kau akan betah selama mengerjakan semuanya disini!" Ujar Arga.....
..."Aku bekerja di sini? bukankah aku perwakilan CDN?" Tanya Rose bingung......
..."Aku lupa memberitahumu,karena ini harus di bicarakan dengan pengrajin dari Grup K. Kau akan bekerja disini sampai masa peluncuran nanti. Tenang saja,meski kau disini kau tak bekerja dibawah perintah siapa pun terkecuali Tuan Arga dan Tuan Kenzi!" Jelas Clara......
..."Benar... Kau pun tak bekerja sendiri. Akan ada orang-orang dari perusahaan CDN yang akan membantumu di sini. Ini hanya sekedar memudahkan kita untuk membahas semua keperluan selama peluncuran nanti!" Jelas Arga......
..."Ah begitu... Baiklah... Bisa Tuan Arga tunjukkan padaku dimana ruanganku?" Tanya Rose...
..."Mari silahkan!" jawab Arga sopan......
...Mereka turun kelantai bawah menggunakan lift yang sama,tapi siapa sangka di dalam lift itu ada Kenzi dan wanita yang masih mengikutinya. Yang lebih mengejutkan lagi mereka sedang berciuman dengan begitu liarnya hingga membuat Arga, Clara dan Rose kaget......
...Melihat keberadaan Clara dan Rose. Kenzi menghentikan kegiatannya. Ia bersikap seperti tak terjadi apa-apa hingga akhirnya Rose dan Clara pun mengabaikannya.......
...Arga membawa Rose ke lantai gedung dimana dirinya bisa bekerja. Setelah sampai di depan ruangannya Rose berpamitan pada Clara. Clara pun melepaskannya dengan berat hati......
...Rose masuk kedalam ruangannya dan meletakkan semua barang-barangnya. Ia mulai menyusun posisi ternyaman baginya untuk bekerja. Lalu meletakkan barang-barangnya di meja yang sudah di sediakan oleh perusahaan.....
__ADS_1
...Rose memang tak bekerja sendiri. Selain pegawai CDN,ada juga beberapa pegawai Grup K yang bekerja di bidangnya dengan gelar yang sudah sangat tinggi di bandingkan dengan Rose yang tidak memiliki gelar apa pun namun menjabat sebagai Ketua desain grafis......
...Mereka mendekati Rose untuk berbincang sebagai perkenalan juga sebagai upaya pendekatan sesama rekan kerja. Rose menjawab satu persatu pertanyaan dari mereka sambil terus menyusun semua barang-barangnya......
..."Rose... Kau alumni Universitas mana? Aku yakin kau sudah memiliki gelar yang tinggi sehingga bisa menjabat sebagai ketua Desain di CDN Grup!" Puji salah seorang rekan kerjanya......
..."Aku tak kuliah. Aku pun tak lulus sekolah menengah pertama. Jika kalian tidak ada yang ingin di tanyakan lagi kalian bisa pergi karena aku harus bekerja sekarang!" Jawab Rose dingin......
...Kedua wanita yang menanyainya itu menjauh sambil terus berbisik tentang Rose. Mereka pun tak menyangka jika ketua Tim mereka bukanlah orang yang berpengalaman seperti yang mereka harapkan. Hal ini menjadikan Rose di pandang rendah oleh kedua wanita itu......
...Tak lama kemudian datang beberapa pegawai dari CDN dan bergabung bersama mereka. Rose mengatakan semua detail mengenai desain yang akan mereka buat. Rose pun mengharapkan kerjasama dengan rekan-rekannya. Tapi pegawai-pegawai dari Grup K tak ingin mendengarnya lebih lama lagi. Sebelum pembahasan selesai mereka memilih menghindar dari Rose. Rose yang mengerti kemampuannya di ragukan merasa hal tersebut wajar. Ia membiarkan sikap kedua rekan kerjanya itu untuk memandang sesuka hati mereka. Yang terpenting adalah bagaimana tanggung jawab ini bisa di selesaikan dengan baik dan memuaskan kedua perusahaan......
...Rose kembali ke mejanya dan mulai mendesain lagi. Ia sudah menyerahkan beberapa desain untuk di kerjakan oleh rekan kerjanya yang lain. Namun kali ini kedua pegawai itu benar-benar meremehkannya. Tugas yang diberikan Kepada mereka sama sekali tak di kerjakan hingga membuat kedua pegawai dari CDN kewalahan menanganinya......
...Rose mengetuk meja beberapa kali karena kehadirannya yang tak di tanggapi oleh kedua wanita itu......
..."Kalian saat ini sedang bekerja. Bukan untuk mengobrol. Meski aku bukanlah pegawai K Grup tapi saat ini aku adalah ketua Tim kalian. Bagaimana keadaan kalian saat ini akulah yang menentukannya!" Kata Rose mencoba bersikap tegas......
..."jangan bangga hanya karena kau ketua Tim kami. Kau bahkan tak memiliki gelar apa pun di bandingkan kami. Apa kami harus bekerja dengan orang yang tak memiliki pengalaman dan kemampuan sedikitpun di bidang ini. Ini adalah penghinaan bagi kami!" Teriak salah satu wanita itu pada Rose......
...Rose tersenyum kecil mendengarnya. Ia melemparkan kertas desain yang di tugaskan pada kedua wanita itu. Lalu bicara dengan setengah membungkuk pada mereka......
__ADS_1
..."Kerjakan ini sebelum waktu pulang kantor. Jika kalian tak melakukannya maka aku akan melaporkan pada Presdir K karena menganggap kalian mencoba menghalangi proses pekerjaan kami!" Ancam Rose dengan tatapan mata yang sangat tajam.......
...Kedua wanita itu tak bereaksi lagi. Mereka mengambil kertas yang di lemparkan Rose pada mereka. Rose pun kembali ke mejanya setelah memastikan tugas yang ia berikan akhirnya di kerjakan oleh kedua wanita itu......
...Hari hari berlalu begitu saja. Sudah seminggu Rose bekerja dengan pegawai Grup K yang seenaknya dan memandang rendah kinerja Rose. Rose tak menghiraukannya yang terpenting tugas yang ia berikan di kerjakan. Meski mereka menolak dan membuatnya asal-asalan Rose masih mencoba untuk bersabar dengan tingkah keduanya......
...Hingga tiba di suatu siang saat rapat mengenai perkembangan desain-desain itu mempertemukan semua orang yang terlibat dalam peluncuran K Jewelry bertemu dalam satu ruangan......
...Entah memang kebetulan atau memang di sengaja oleh Kenzi. Ia meminta penjelasan tentang beberapa desain yang sudah ada. Kedua pegawai itu menyerahkan hal tersebut pada Rose yang sebenernya hal tersebut bisa mereka lakukan. Sambil menyerahkan remote Proyektor pada Rose sambil berbisik angkuh padanya......
..."Aku ingin melihat bagaimana kau menggunakan alat ini sebagai media visual presentasimu!" Ejeknya pada Rose......
...Rose tersenyum kecil menanggapi ejekan itu. Namun kali ini ia rasa ia sudah terlalu lunak pada pegawai-pegawai itu. Ia akan mengakhiri keangkuhan orang-orang yang sudah meragukannya dan juga sering membicarakannya saat makan siang hanya karena ia tak memiliki gelar sebagai desain grafis profesional......
***
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
__ADS_1
"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏