Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir

Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir
Hadiah dari Kenzi


__ADS_3

 Satu Minggu sudah berlalu setelah pertemuan tak sengaja antara Kenzi dan Rose. Tak ada tanda-tanda dengan janji yang sudah Kenzi buat pada Rose. Bahkan Rose pun sudah lupa dengan hal tersebut....


 


Hari ini seperti biasa,Rose menjaga Cafe dan melayani pengunjung yang datang ke cafe tersebut. Ia selalu bersemangat dengan pekerjaannya itu. Dengan keceriaan dan keramahannya,Rose berhasil berbaur pada pengunjung yang lebih dominan anak remaja itu....


 


Clara selalu tersenyum saat Rose melayani para pengunjung dengan senyumanannya. Berbeda halnya saat ia sendiri,Rose lebih banyak diam dan tak terlalu suka bicara yang panjang lebar. Tapi karena ia memiliki sebuah tanggung jawab,ia bisa melakukannya dengan sangat baik di hadapan para pengunjung itu....


Tiba-tiba seorang pria dengan setelan jas lengkap masuk kedalam Cafe mereka. Rose mendekat dan menyapanya dengan ramah...


"Apa anda Nona Rose?" Tanya Pria itu pada Rose...


Rose menatapnya dengan curiga. Namun pria itu tersenyum lebar padanya...


 


"Sepertinya saya tidak salah orang!" Lanjut pria itu...


Clara yang melihat Rose ketakutan mendekat dan menghampirinya..


"Rose ada apa?" Kata Clara langsung menarik Rose bersembunyi di belakangnya...


"Jangan takut Nona! saya di utus Presdir Kenzi untuk memberikan ini pada anda! Dan beliau berpesan jika sudah menerimanya segera telepon dia!" Jelas pria itu sembari memberikan sebuah kotak berukuran besar....


 


Clara mengambil kotak tersebut dan memegangnya dengan erat serta tatapan yang tak lepas dari pria itu..


"Baiklah...Jika begitu saya permisi!" Ujar pria itu dan langsung pergi meninggalkan keduanya....


 


Rose masih ketakutan dengan hadirnya pria asing di dekatnya. Ia merasa semua orang seperti sedang mengejar dan ingin mencelakainya...


 


"Tenanglah...dia sudah pergi!" Kata Clara pada Rose...


Rose hanya diam dan berlari ke kamarnya meninggalkan Clara yang masih berdiri di sana sambil menggenggam erat kotak yang di berikan pria tak di kenal itu....


 


"Dia masih terjebak dalam traumanya! Sudah sewajarnya,hal itu tak mudah bagi seluruh wanita!" Ucap Clara lirih....


Clara menutup cafenya dengan cepat dan menyusul Rose ke kamarnya. Saat disana,Rose hanya duduk menghadap keluar jendela dengan tatapan sayu...


"Bukalah... Mungkin ini saatnya kau membayar hutangmu!" Ujar Clara mengalihkan perhatian Rose...


Rose berbalik dan meraih kotak yang di lemparkan Clara ke atas tempat tidurnya. Ia membuka kotak persegi panjang berwarna coklat dengan pita di atasnya...

__ADS_1


satu set gaun lengkap dan perhiasan terdapat di dalamnya serta sepasang sepatu hak tinggi pun melengkapi isi kotak tersebut...


"Untuk apa dia memberikanmu semua barang-barang ini?" Tanya Clara heran...


"Aku akan menelponnya kak!" Ujar Rose yang langsung mencari keberadaan ponselnya...


 


Setelah menemukannya,Rose dengan cepat menelpon Kenzi. Panggilan itu pun tak di jawabnya. Rose menyerah dan menunggu Kenzi menghubunginya kembali....


"Dia tak menjawab. Mungkin dia sibuk!" Jelas Rose...


"Baiklah.. Jika ada kabar darinya beritahu aku! Jangan kau putuskan sendiri. Aku mengkhawatirkanmu!" Ujar Clara pada Rose...


Rose hanya menganggukkan kepalanya dan menutup kembali kotak persegi panjang itu lalu menyimpannya di lemari..


Clara meninggalkan Rose di kamarnya. Ia akan mencari tahu tentang Kenzi lebih jauh lagi melalui koneksinya. Ia takut jika Rose terjebak dengan cara Kenzi yang memperlakukannya begitu istimewa...


 


Setelah lama berpikir dengan apa yang akan Kenzi lakukan padanya,Lamunan Rose di buyarkan dengan panggilan telepon yang masuk ke ponselnya....


 


Rose segera mengangkat panggilan yang tak lain dari orang yang baru saja ia pikirkan itu...


"Ya..!" Ucap Rose pelan...


"Maaf! aku tadi sedang rapat!" Jelas Kenzi..


"Kau sudah menerimanya?" Tanya Kenzi


"Ya! untuk apa itu?" Tanya Rose kembali...


"Datanglah ke gedung serbaguna kota malam ini. Gunakan apa yang sudah kusiapkan untukmu tadi!" Jelas Kenzi...


"ada apa disana?" Tanya Rose hati-hati...


"Kau akan tahu saat kau datang kemari!" Jawab Kenzi singkat...


"Bisakah kau tidak bermain tebak-tebakan padaku? Aku masih di liputi ketakutan saat ini!" Ucap Rose gemetar...


Kenzi mendengar perubahan suara dari Rose menjadi tak tega. Ia pun memberitahu apa maksudnya pada Rose...


 


"Ada sebuah pesta karena aku memasuki pasar perhiasan. Jika kau ragu,kau bisa datang dengan kakakmu. Kebetulan ini adalah kerjasama perusahaan kami!" Jelas Kenzi...


Rose merasa sedikit tenang karena Clara di izinkan ikut dengannya...


"Baiklah... Aku akan meminta izinnya dulu!" Jawab Rose...

__ADS_1


"Kau harus datang! Aku tidak menerima penolakan!" Ujar Kenzi memaksa...


Rose tak menjawab,ia langsung menutup ponselnya dan berlari keluar kamar mencari Clara... 


"Kak!" Ucap Rose terburu-buru...


Clara menutup laptopnya dan mendekat pada Rose... 


"Ada apa?" tanya Clara khawatir...


"Dia memintaku datang dan mengenakan semua barang-barang itu!" Kata Rose


"Datang kemana?" Tanya Clara lagi...


"Pesta! Katanya kau boleh ikut karena ini juga menyangkut kerjasama perusahaan kalian!" Jelas Rose...


"Ah iya! tadi Edward mengabari aku tentang hal ini!" Ucap Clara membenarkan kata-kata Kenzi...


"Lalu? Apakah kau akan datang?" Tanya Rose memastikan...


"Aku akan datang jika kau ingin aku menemanimu!" Jawab Clara tegas...


"Baiklah kak! terimakasih!" Kata Rose sedikit tenang....


Rose melihat jam di dinding kamar Clara. Ia kaget karena sudah jam 5 sore...


"Aku akan bersiap-siap kak!" Kata Rose terburu-buru dan langsung pergi meninggalkan Clara...


Rose mandi dan bersiap-siap berdandan untuk menghadiri pesta tersebut. Ia mengenakan gaun yang diberikan Kenzi padanya. Berikut dengan perhiasan-perhiasannya...


Gaun itu sedikit terbuka di bagian belakangnya,Rose canggung mengenakannya dengan rambut yang tertata,ia pun menggerai rambutnya untuk menutupi bagian belakang tubuhnya yang terbuka itu...


Hari sudah pukul 7 malam,ia pun segera turun kelantai bawah untuk menyusul Clara. Clara pun baru keluar dari kamarnya dan tersenyum manis pada Rose...


"Ayo!" Kata Clara mengajak Rose keluar karena supirnya sudah menunggu..


Rose lebih tenang karena Clara berada di sisinya. Setidaknya saat Kenzi nanti sibuk dengan kolega-koleganya ia masih mempunyai teman bicara disana....


Tak lama mereka pun sudah sampai di tempat tujuan. Rose keluar lebih dulu namun Clara tinggal di mobil untuk mengangkat sebuah panggilan dari Jerry...


"Jerry... Aku akan menelponmu setelah kembali. Saat ini aku sedang menghadiri sebuah acara di gedung serbaguna kota!" Kata Clara dengan cepat dan langsung mematikan panggilan dari Jerry...


Clara keluar mobil dengan cepat dan menyusul Rose yang masih berdiri menunggunya di depan pintu masuk...


***


Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!


Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...


Baca juga novelku yang lainnya..

__ADS_1


"PERNIKAHAN KONTRAK!"


Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏


__ADS_2