
Taksi yang mengantar Rose dan Clara berhenti di depan Lobi restoran. Clara membayar *argo* taksinya lalu masuk ke dalam restoran dengan anggun bergandengan tangan dengan Rose...
Restoran tersebut memiliki beberapa lantai. Semua bertaraf menurut level masing-masing. Lantai satu sudah penuh dan tak ada tempat duduk lagi,Clara membawa Rose naik kelantai dua. Dan terdapat beberapa kursi kosong di pinggir jendela. Clara mengajak Rose duduk disana. Rose hanya menurut dan tak membantah...
Saat Rose hendak duduk tak sengaja kursi yang ia tarik mengenai seorang pria yang berjalan melintasi mereka...
"Maaf saya buru-buru!" Kata pria tersebut...
Rose terkesiap melihat pria itu,ia pun mengejarnya namun sudah tak bisa di temukan lagi. Rose kembali ke mejanya,Clara sudah menunggunya dengan khawatir...
"Ada apa Rose? mengapa kau berlari tiba-tiba?" Tanya Clara dengan cepat...
"Aku melihatnya. Tapi aku tak bisa menemukannya!" Jawab Rose lemah...
"Siapa?" Tanya Clara...
"Salah satu lelaki yang menolongku waktu itu!" Jelas Rose..
"Kau mungkin salah lihat!" Kata Clara menenangkan Rose...
"Tak mungkin 'kak,aku sangat mengingat wajah keduanya. Aku tak akan pernah lupa dengan wajah mereka berdua!" Jawab Rose yakin...
"Ya sudah... Mungkin belum saatnya kalian bertemu. Tenanglah,selama kalian masih satu kota kalian akan tetap akan bertemu cepat atau lambat!" Jelas Clara menenangkan Rose...
Rose hanya diam. Ia yakin bahwa ia melihat Arga dia sangat ingat pada wajahnya. Tapi mengapa Arga lari begitu cepat hingga ia tak bisa menyusulnya....
"Pesanlah!" Kata Clara mengalihkan pembicaraan dengan memberikan buku menu pada Rose...
"Kakak pesan apa?" Tanya Rose...
"Entahlah... aku bingung!" Jawab Clara cengengesan..
"Nona... Selamat malam... ada yang bisa saya bantu?" kata seorang pelayan mendekati kedua wanita itu...
"Ah iya... bisakah rekomendasikan kami menu yang terbaik disini?" Pinta Clara...
"Maaf kalau boleh saya tahu ingin menu dari negara mana?" Tanya pelayan itu lagi...
__ADS_1
Sejenak Clara berpikir,ia memandang pada Rose namun Rose masih acuh,mungkin karena ia masih memikirkan tentang pria yang ia temui tadi...
"Prancis.. saya tidak pernah makan hidangan Prancis!" Jelas Clara...
Sang pelayan pun mengerti,ia membuka buku menu dan menunjukkannya pada Clara serta menjelaskannya...
"Menu utama kita ada bouillabaisse (dibaca Buyabes) itu adalah sup ikan yang di rebus dengan kuah terbatas,ikan disajikan secara terpisah dengan saus Rouille serta roti panggang yang di tambahkan kedalam sup. Hidangan pembuka ada Mouse Chocolat (Mousse coklat). Dan hidangan penutup ada Souffle yaitu campuran butter dan putih telur disajikan dengan Ice cream dan buah-buahan segar. Itu hidangan Prancis kami Nona!" Jelas sang pelayan...
"Ah sepertinya menarik,Bawakan kami dua porsi dengan Wine terbaik kalian!" Kata Clara pada pelayan tersebut...
Rose segera memandang pada Clara,Clara hanya tersenyum...
"Kak... Kenapa kau menghabiskan begitu banyak uang? Sayang! Katakan padaku apa hari ini adalah hari yang spesial hingga kau begitu bersemangat menghambur-hamburkan uangmu?!" Tanya Rose penasaran...
"Ternyata kau tertarik juga dengan pilihanku. Aku kira kau masih akan sibuk memikirkan pangeran-pengeranmu itu!" Goda Clara...
"Kau ini,aku hanya penasaran. Tapi mungkin benar katamu,aku salah lihat!" Kata Rose menenangkan hatinya...
Clara tak menjawab lagi,ia menarik nafas panjang dengan pandangan mata yang kosong. Ia seperti sedang merindukan seseorang...
"Kau ingin dengar?" Clara memastikan lagi...
"Ya... Katakan! jangan buat aku penasaran dan kebingungan!" Jelas Rose...
"Hari ini adalah ulang tahun suamiku. Jika dia masih ada,aku akan merayakannya dengan dia. Tapi karena kecelakaan itu,aku jadi tak bisa merayakannya!" Kata Clara dengan mata yang sedikit berkaca...
"Kau tahu, sudah 3 tahun aku hanya merayakannya sendirian. Kami baru menikah 5 bulan sebelum akhirnya kecelakaan itu merenggut separuh jiwaku pergi. Ini adalah tahun ke 4 aku merayakannya tanpa dia disampingku. Tapi aku senang,kau ada bersamaku hingga aku ingin menjadikan malam ini adalah malam yang berkesan bagi kita!" Kata Clara yang hampir menangis...
Rose hanya bisa menggenggam tangannya. Ia sudah puluhan kali mendengar cerita kematian suami Clara. Tapi ia tak pernah mencegahnya. karena ia tahu melupakan seseorang yang pernah berbagi rasa dengannya itu adalah hal yang sulit. Maka dari itu ia selalu membiarkan Clara membicarakannya. Mungkin itu bisa sedikit mengurangi rasa rindu terhadap suaminya....
"Permisi!" Kata seorang pelayan dengan wajah penuh senyuman mendekati mereka dan menghidangkan makanan yang mereka pesan...
"Silahkan menikmati!" Kata pelayan itu sembari meletakkan piring terakhirnya...
"Rose aku kita habiskan,jangan buang-buang waktu lagi! Kau pasti lapar setelah seharian bekerja!" Kata Clara bersemangat...
Rose menyantap hidangan tersebut dengan lahap,begitu juga dengan Clara. Mereka menikmati makanan khas negara Prancis itu sambil berbincang-bincang dengan Wine sebagai pelengkap perayaan mereka malam ini...
__ADS_1
Setelah hampir satu jam menikmati makan tersebut,Clara berjalan ke balkon yang tak jauh dari meja makan mereka. Ia menyalakan rokoknya sambil menghembuskan isapan pertama dari rokok tersebut. Rose mendekat dan memberikannya Wine...
"Malam ini sangat indah... Tak kusangka aku bisa menikmati malam indah ini. Aku kira aku akan menyusul suamiku setelah hampir gila karena kehilangannya tiba-tiba!" Ujar Clara...
"Rokok?" Tanya Clara pada Rose yang memang lebih banyak diam itu...
Rose mengambil sebatang rokok dan menyalakannya. Ia melihat-lihat pemandangan sekitar dari balkon tersebut. Tak lama ia melihat Kenzi sedang bicara dengan seorang pria di balkon lainnya. Ia mengusap matanya berkali-kali memastikan agar penglihatannya tak salah..
"Kak... Sebentar .. Aku akan ke toilet dulu!" Kata Rose berbohong pada Clara...
Clara hanya tersenyum dan mengacungkan jempolnya. Takut ia akan kehilangan seorang yang pernah menyelamatkannya. Ia pun segera mencari keberadaan Kenzi...
Kenzi masih saja bicara dengan pria\-pria yang berpakaian sangat rapi dan terlihat seperti bos-bos besar. Rose ingin mendekatinya,namun ia menghentikan langkahnya saat sudah hampir menyapanya...
Ia berbalik saat ada seorang perempuan menggandeng tangan Kenzi dengan mesra. Ia tak ingin menimbulkan kesalahpahaman karena kehadirannya. Ia pun memanggil seorang pelayan yang melintas kearahnya....
"Maaf... Apa aku boleh tahu siapa orang disana?" Tanya Rose menunjuk pada Kenzi...
"Oh.. Dia adalah pengusaha ternama di ibu kota. Dia adalah Presdir K grup. Ada apa Nona?" Tanya pelayan tersebut...
"Ah tidak... Aku sepertinya salah orang. Aku kira dia adalah kenalan lamaku!" Jawab Rose berbohong...
"Ah begitu Nona? Apa ada hal lainnya?" Tanya pelayan itu lagi...
"Tidak... terimakasih!" Jawab Rose yang langsung berbalik menemui Clara...
"K Grup... Baiklah... Mungkin aku bisa memberikan hadiah tersebut kesana!" Ujar Rose dalam hatinya.....
Rose pun kembali bersemangat dan menemui Clara yang sudah menunggunya di balkon Restoran...
****
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
"PERNIKAHAN KONTRAK!"
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏
__ADS_1