
...Setelah kejadian malam itu,Rose dan Kenzi tak pernah bertemu lagi. Baik Rose mau pun Kenzi tak ada yang berniat saling mencari lagi......
...Rose sudah kembali sebagai gadis ceria yang pekerja keras. Ia tak memikirkan hal lainnya selain mengurus cafe. Dan Kenzi sudah di sibukkan dengan pekerjaan kantornya yang seakan tidak habis setiap harinya. Tapi ada yang berbeda setelah kejadian malam itu. Perubahan itu di terjadi pada Kenzi meski ia tak pernah mau mengakuinya......
...Kenzi yang terkenal tak pernah berinteraksi dengan wanita namun sekarang hampir tiap hari ia bergonta-ganti wanita. Ia meniduri mereka saat ia mau dan mencampakkannya dengan kejam saat ia sudah bosan......
...Arga sudah berulang kali mengingatkannya namun Kenzi tak mengindahkan peringatan dari Arga tersebut. Ia tetap menggauli wanita-wanita yang entah dari mana datangnya. Hal tersebut pun tak hanya terjadi di luar kantor. Bahkan Kenzi berani membawa wanita-wanita itu ke kantornya......
...Seperti malam ini. Kenzi keluar dari kantor dengan seorang wanita seksi. Mereka masuk ke dalam mobil Kenzi dan menuju ke Bar untuk bersenang-senang. Meski kini Arga tak bersama dalam satu perusahaan lagi,tapi setiap aktivitas yang Kenzi lakukan Arga akan mengetahuinya......
...Hal tersebut adalah cara Arga agar tetap bisa mengontrol tindakan Kenzi yang tidak di inginkan dan mengancam keberlangsungan perusahaan meski ia pun tahu tindakannya ini juga berlebihan......
...Terkadang terbesit niat di benak Arga ingin menemui Rose namun hal tersebut tak ia lakukan karena ia tak ingin membuka kembali luka yang pernah Arga lakukan padanya......
...Malam ini Arga sengaja menunggu Kenzi di Bar favorit mereka untuk minum-minum dan bersenang-senang dengan banyak wanita. Bagi Arga ini sudah biasa, orang-orang tak akan aneh lagi. Tapi bagi Kenzi ini adalah hal yang baru dalam hidupnya. Entah ia memang mencari kesenangan untuk melupakan kesedihan yang ia rasakan karena Rose atau memang ia sudah terjebak dalam dunia lendir itu. Arga ingin mengetahuinya dengan rencana yang sudah ia siapkan......
...Kenzi tak pernah menolak ajakan Arga untuk minum-minum karena sebelum perubahan itu terjadi di padanya,ia memang sudah terbiasa minum dengan Arga untuk menghabiskan malam. Karena itulah ia datang tanpa memikirkan hal buruk apa pun......
...Tiba-tiba seorang wanita mendekat dengan lembut dan duduk di tengah-tengah mereka. Wanita itu sengaja Arga siapkan untuk Kenzi malam ini. Tapi sayangnya reaksi Kenzi tak begitu baik pada wanita itu karena wanita itu mirip sekali pada Rose walau jika benar-benar di pastikan banyak perbedaan di antara keduanya......
..."Sayang... Aku akan menemanimu malam ini... Jangan sungkan,katakan saja apa yang ingin kau lakukan padaku!" Ujar wanita itu......
...Arga memperhatikan setiap gerak-gerik yang di buat oleh Kenzi. Kenzi tak menolak wanita itu tapi juga tak menerimanya. Setiap kali wanita itu mencoba merayu Kenzi, Kenzi menghindar dan tak menanggapinya......
__ADS_1
..."Ken... Kau sedang tak enak badan?" Tanya Arga berpura-pura.....
..."tidak... Sepertinya aku sudah terlalu banyak minum hari ini. Aku akan pulang dengan taksi kau bisa meneruskannya sendiri bukan?" Tanya Kenzi menghindar......
..."Tidak begini... Karena kau yang mengatakan kau mabuk aku akan mengantarmu!" Kata Arga menawarkan diri......
..."Tidak... Tidak... Kau lanjutkan saja... Lagi pula ini belum terlalu malam. Aku bisa pulang sendiri!" Jawab Kenzi mengelak......
..."Baiklah...Baiklah jika kau memang ingin seperti itu.. Tapi bawa wanita ini bersama denganmu agar aku merasa tenang membiarkanmu pergi dari sini!" Kata Arga setengah menggoda sambil mengedipkan sebelah matanya......
...Kenzi hanya tersenyum kecil dan berlalu pergi mengabaikan permintaan Arga padanya......
..."Kau masih tak bisa melupakan Rose... Kenapa kau begitu keras mencobanya?" Bisik Arga sambil melihat langkah kaki Kenzi yang semakin jauh darinya.......
...Ia termenung di dalam mobil seperti sedang berpikir keras. Tak lama dari itu tangannya pun bergerak membuka laci mobil dan mengeluarkan sebuah kotak di dalamnya.......
...Ternyata itu adalah kotak dasi yang Rose berikan padanya. Kenzi mengepalkan tangannya sambil meremas dasi itu lalu menyalakan mesin mobilnya dengan kecepatan tinggi .....
...Kenzi berhenti di depan sebuah Cafe yang tak lain adalah First Love Cafe tempat Rose tinggal dan juga bekerja. Ia memandangi Ruko yang sudah tutup itu dengan mata yang sendu. Ia menurunkan sedikit posisi kursi kemudinya agar bisa memandangi Ruko itu dengan santai.......
...Ada sebuah perasaan perih dalam hatinya saat memandangi Ruko itu. Ia tak bisa menggambarkan apa yang ia rasakan dan juga apa yang ia lakukan malam ini di depan Ruko itu. Mengapa ia menjadi pengecut yang bahkan tak mampu untuk mengetuk pintu Ruko itu dan malah mengintai dari kejauhan seperti ini.....
..."Jarak tubuh kita sudah sangat dekat namun aku tak bisa memastikan seberapa jauh jarak di hati kita. Malam ini aku tak bisa melewatkanmu Rose. Malam ini aku benar-benar merindukanmu!" Ucap Kenzi lirih.......
__ADS_1
...Tak jauh dari Kenzi ternyata ada sebuah mobil yang juga mengintai Kenzi. Ia mengikuti Kenzi sedari keluar Bar hingga berdiam diri di dalam mobil saat ini. Orang di balik mobil itu tak lain adalah Arga yang memang ingin memastikan apa yang sebenernya Kenzi rasakan... Setelah mendapatkan jawaban itu ia pun membiarkan Kenzi untuk tenggelam dalam perasaannya.......
...Tanpa sengaja salah satu lampu dilantai Ruko itu pun menyala. Kenzi menegakkan kepalanya dengan benar untuk mengetahui siapa yang terbangun di tengah malam seperti itu....
...Cukup lama lampu di lantai dua itu menyala hingga akhirnya ada seorang wanita yang berjalan ke Arga balkon dan berdiri sambil menikmati angin malam ini......
...Kenzi tersenyum saat mengetahui wanita itu adalah Rose. Tak lama Rose pun masuk ke dalam kamarnya membuat Kenzi merasa kehilangan sesuatu lagi.......
...Kenzi hampir menyerah dan hendak pulang,namun tiba-tiba Rose keluar lagi dengan sebuah benda di tangannya. Kali ini Rose tak berdiri,ia duduk di tepi balkon sambil memainkan sebuah benda yang bercahaya di tangannya.......
...Kenzi kembali tersenyum dan bersantai mengatur posisi duduknya agar nyaman saat memandangi Rose. Rose nampak santai dan tenang saat memainkan benda bercahaya itu. Sesekali ia melihat ke atas langit malam yang di penuhi bintang dan bulan purnama yang sudah penuh. Kenzi memperhatikan setiap gerakan yang di lakukan Rose meski ia tak tahu ekspresi apa yang di tampakkan oleh Rose saat memulai gerakannya.. Hal tersebut berlangsung lama hingga tanpa sadar Kenzi sendiri tertidur dengan sangat nyenyak di dalam mobilnya dengan Rose sebagai pengantar tidurnya.......
***
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
"PERNIKAHAN KONTRAK!"
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏
__ADS_1