
...Rose menarik tangan Kenzie sesaat sampai di parkiran. Hal tersebut membuat Kenzi kebingungan......
..."ada apa?" Tanya Kenzi pada Rose yang mendadak menahannya......
..."apa kita harus pergi?"tanya Rose ragu-ragu.....
..."kenapa?" Tanya Kenzi berbalik......
..."aku rasa lebih baik tidak usah pergi, Aku tidak ingin ada masalah baru yang akan timbul jika kita pergi nanti!"jelas Rose......
..."Tapi Kakakmu sudah merencanakan ini, apakah tidak akan membuat dia kecewa jika kita membatalkannya tiba-tiba?" tanya Kenzi memastikan......
...Rose pun menundukkan kepalanya dengan ragu......
..."apa ini karena Gisella?" Kata Kenzi menebak......
..."aku seperti orang jahat yang sengaja ingin menyakiti Gisella jika kita pergi, apalagi sebenarnya aku tidak nyaman di tempat seperti itu!" Jawab Rose pelan......
...Kenzi mengerti,ia pun menarik dagu Rose untuk melihat wajahnya......
..."Baiklah... Kita tak akan pergi!" Ujar Kenzi sambil tersenyum hangat pada Rose......
...Kenzi pun menghampiri mobil Clara, ia mengetuk kaca jendela mobilnya......
..."dia tidak ingin pergi, jadi aku pun tidak akan pergi. jika kau ingin bersenang-senang, kau bisa pergi dengan Arga dan Gisella!" kata Kenzi Clara.....
..."Kenapa Rose tidak ingin pergi?" Tanya Clara heran......
..."Dia tidak ingin membuat Gisella terlihat menyedihkan... Juga dia masih tidak nyaman berada di tempat seperti itu!" jawab Kenzi seadanya......
__ADS_1
...Clara pun terdiam sejenak,ia melupakan bagaimana traumanya Rose akan tempat seperti itu,jadi selama ini tanpa sengaja ia sudah melukai hati Rose saat mengajaknya bersenang-senang di Bar......
..."Baiklah kalau begitu, batalkan saja kita tidak usah pergi. lagi pula aku hanya sekedar ingin mengerjai Gisella saja!"ujar Clara......
..."aku akan mengatakan ini pada Arga, untuk Gisella, kau tidak usah khawatir. cepat atau lambat dia akan mengerti tentang hubunganku dan Rose. kita hanya perlu memberinya waktu sedikit lebih lama lagi.!"ujar Kenzie meyakinkan Clara......
..."Aku berharap apa yang kau katakan ini adalah benar. karena masalah yang Gisella timbulkan terakhir kali sudah sangat membuat aku murka. kali ini, baik kau ataupun teman-temanmu.jika kalian berani menyakiti Rose bahkan hanya sehelai rambutnya saja. aku akan pastikan, aku akan menghancurkan kalian!"kata Clara dengan tegas memperingati Kenzie......
..."Rose sangat beruntung mempunyai kerabat seperti dirimu!"puji Kenzie pada Clara sambil tersenyum lalu pergi dari depan pintu mobilnya.......
..."Ayo pulang!" kata Kenzi pada Rose sambil mengenakan sabuk pengamannya......
..."apa yang kau katakan padamu? apa dia marah?"tanya Rose penasaran......
..."iya.. dia sangat marah bahkan sampai mengancam ku dan ingin menghancurkan aku jika aku berani menyakitimu makan hanya sehelai rambut saja!"jelas Kenzi setengah bergurau......
..."kau hampir membuatku mati ketakutan dengan kata-katamu itu!" Kata Rose menjadi tenang karena apa yang dikatakan Kenzi hanyalah gurauan saja.......
..."Iya Ken!"kata Arga saat menjawab panggilan dari Kenzi......
..."Aku dan Rose tidak jadi pergi, Rose tidak enak badan jadi aku akan mengantarnya pulang!" kata Kenzi pada Arga......
..."oh baiklah, kau bisa menyusul kami jika sudah mengantarkan Rose nanti?"Kata Arga menjelaskan.....
..."tidak... kau dan Gisel saja yang pergi, Kak Clara juga tidak pergi karena akan menjaga Rose.aku masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan!"jelas Kenzi menolak ajakan Arga......
..."katakan saja jika kau tidak ingin melihatku!"ujar Gisella menyela......
..."baiklah Arga... aku akan mengantar Rose dulu!" Kata Kenzi mengabaikan kata-kata Gisella. Namun tak di sangka hal tersebut membuat Gisella murka.....
__ADS_1
..."Ken... aku jelaskan padamu bahwa aku tidak akan menyerah padamu hanya karena kau sudah memiliki hubungan dengan Rose. kau bisa mengabaikan aku,kau bisa menolakku dan kau bisa mencampakan aku.tapi aku ingatkan padamu bahwa hubungan kalian tidak akan berhasil. aku pasti akan membuat kau dan Rose berpisah secepatnya!" Kata Gisella mengutuk Rose dan Kenzi dengan nada tinggi......
...Kenzi pun segera mematikan sambungan teleponnya. Ia melihat kearah Rose yang mendengar percakapan mereka karena ia menggunakan mode mengemudi......
..."jangan cemas... dia memang biasa bicara seperti itu!"kata Kenzi menenangkan Rose yang terlihat sedikit shock mendengar kata-kata yang dilontarkan Gisella padanya dan Kenzie......
..."sudah berapa lama kalian mengenal? apakah kalian benar-benar tidak ada hubungan selain teman?"tanya Rose penasaran......
..."aku mengenal Gisella saat dia masih di universitas. aku dan dia berteman cukup lama dan baik. dia banyak membantuku disaat aku kesusahan pada saat itu. karena kedekatan kami itu banyak yang mengira bahwa kami adalah pasangan kekasih, tapi sebenarnya kami hanyalah berteman dan aku benar-benar menganggap dia hanya sebagai adikku saja karena dia adalah anak tunggal, ibunya meninggal di usia dia yang masih kecil dan ayahnya tidak pernah benar mengurus dia. panjang ceritanya jika ingin ku ceritakan padamu. tapi intinya adalah, Aku tidak mempunyai hubungan apapun dengan Gisella dan juga aku tidak memiliki perasaan padanya. Aku kira hanya itu yang hanya ingin kau tahu tentang kami!" jelas Kenzi......
..."tidak ada persahabatan antara wanita dan pria. aku selalu bertanya-tanya,apakah kau benar-benar tidak mengetahui perasaan Gisella padamu atau kau hanya pura-pura tidak tahu karena tidak ingin menyakiti dia saja?!" tanya Rose dengan suara lirih......
...Kenzi tersenyum kecil mendengarnya.. iya senang karena Rose merasa cemburu pada Gisella......
..."aku pernah mengatakan ini saat dia menyatakan cintanya padaku dulu. saat itu aku merasa bahwa dia bisa menerima keadaan kami yang hanya bisa menjadi teman saja. Tapi aku tidak pernah tahu bahwa ternyata ia masih terus berusaha untuk mengejarku. pada saat bersamaan pun Arga memiliki perasaan yang sama padanya. ada satu peristiwa dimana dia mengatakan kepada semua orang bahwa dia adalah kekasihku. hal ini membuatku sangat marah dan ingin menjernihkan keadaan tapi Arga menahanku. Arga mengatakan aku akan mempermalukannya jika aku sampai menyangkalnya di depan orang banyak. Arga meminta padaku untuk membiarkan masalah itu, karena dia tidak ingin Gisela bersedih jika aku mencampakkannya lagi. mempertimbangkan persahabatan kami aku pun menyetujuinya. dan terjadilah konsumsi masyarakat yang mengatakan bahwa kami adalah pasangan kekasih. aku bisa menerima hal tersebut karena sudah terbiasa dan saat itupun aku tidak memiliki kekasih yang sebenarnya. Tapi kemarin di restoran, aku sudah melarang dia untuk melakukan hal tersebut. dan juga aku melarangnya untuk menemuiku!"Kata Kenzi menjelaskan keadaan dia dan Gisella saat ini pada Rose......
...Rose kembali terdiam. Ia tahu Kenzi merasakan dilema karena permintaan Arga padanya. Namun ia senang karena saat ini Kenzi sudah bisa tegas akan hubungannya dengan Gisella. Meski saat ini Gisella masih belum bisa menerimanya,dengan keberadaan Arga yang benar-benar mencintainya perlahan ia pasti bisa melupakan Kenzi......
..."jangan katakan hal ini lagi saat kau bersamaku. Aku tidak suka!" Ujar Rose mengingatkan......
..."Baik!" Jawab Kenzi singkat diiringi senyuman yang begitu hangat darinya......
***
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
__ADS_1
"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏