Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir

Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir
Keberanian Rose


__ADS_3

...Rose dan Clara masuk ke dalam Aula diiringi Arga dibelakang mereka. Semua mata langsung melihat kearah Rose dan Clara. Mereka terpana dengan kecantikan Rose di balut gaun yang begitu mewah....


..."Dasar lelaki, jika melihat yang bening sedikit matanya tidak bisa berkedip lagi!" gerutu Clara melihat mata para lelaki yang menatap Rose dengan liar....


...Baru saja kedatangan Rose, kini semua orang dikejutkan dengan kedatangan Kenzi yang menggandeng Putri walikota. Mereka yang tadinya sibuk bicara, seketika diam sambil memberikan salam hormat pada Kenzi....


...Rose tersentak melihat penampilan Kenzi malam ini. Yang membuatnya kaget bukanlah tentang penampilan Kenzi melainkan dasi yang ia kenakan adalah dasi pemberian Rose. Rose mengingat baik dasi tersebut dan kini dikenakan oleh Kenzi di acara penting seperti ini. Rose hanya bisa mengepalkan tangannya kembali karena saat ini ia tak bisa berada disamping Kenzi....


...Kenzi menghampiri seorang dan berjabat tangan padanya. Rose memperhatikan setiap gerak-gerik Kenzi dan Moza. Mereka tersenyum lebar, berjalan sambil bergandengan tangan. Ada yang menyala didalam tubuh Rose, namun sebisa mungkin ia tahan. Ia harus menerima konsekuensi dari keputusan yang sudah ia ambil....


...Tak lama, tanpa sepengetahuan Rose. Jimmy sudah berada di dekatnya seraya menuangkan segelas Sampanye pada Rose. Rose kaget karena tiba-tiba ada sebuah gelas muncul dihadapannya. Ia menoleh dan mendapati Jimmy sedang tersenyum menatapnya....


"Apa yang begitu menyita perhatianmu sehingga kau tidak menyadari keberadaanku?" tanya Jimmy penasaran.


..."Tidak, aku hanya melihat-lihat kesekeliling saja. Apakah semuanya sudah siap?" tanya Rose mengalihkan pembicaraan sambil meraih gelas yang diberikan Jimmy padanya....


..."Iya, kita hanya perlu menunggu perintah dari Presdir Kenzi!" jawab Jimmy sambil meneguk minuman dalam gelasnya. Rose pun melakukan hal yang sama, ia meneguk sedikit Sampanye yang diberikan Jimmy padanya tadi lalu kembali menatap pada Kenzi dan Moza....


..."Mereka serasi bukan?" tanya Jimmy tiba-tiba....


..."Ha... Siapa?" tanya Rose tak mengerti....


..."Kenzi dan Moza!" jawab Jimmy singkat....


...Rose hanya tersenyum kecil mendengarnya. Ia kembali meneguk Sampanye-nya. Kali ini ia meneguk semua isi digelasnya....


..."Moza sudah lama mendekati Kenzi, namun Kenzi tidak memberikan ia kesempatan untuk menjadi wanitanya. Namun Ia juga tak menolak keberadaan Moza. Aneh, mungkin inilah hubungan antar orang kaya!" kata Jimmy heran sendiri....


...Rose mencoba mengabaikannya, namun perasaan yang berkecamuk di hatinya seolah-olah menggiringnya untuk mendekat pada Kenzi. Menyadari hal itu semakin tak terkendali, Rose pun meminta Jimmy untuk segera memulai acaranya.....


..."Jimmy, aku sedang tak enak badan. Apa kita bisa mulai acaranya sekarang?" tanya Rose terburu-buru....


..."Sudah kukatakan aku tak punya kuasa itu, Kita hanya menunggu aba-aba dari Kenzi lalu bisa memulai semuanya" jelas Jimmy sekali lagi....


...Rose pun mengerti. Ia berusaha mengabaikan keberadaan Kenzi dan Moza. Pada saat kebersamaan, Jimmy menarik diri karena bertemu salah satu temannya. Kini tinggallah Rose sendiri duduk di meja tersebut....


...Tak lama Gisella datang menghampirinya. Rose pun bertanya-tanya perihal kedatangan Gisella padanya yang tiba-tiba....

__ADS_1


..."Kenapa kau di sini sendirian? Kau tidak bersama Kakakmu, tidak pula bersama dengan kekasihmu. Ataukah aku salah mengartikan hubungan kalian berdua?" pertanyaan Gisela mengandung ejekan yang sangat memojokan Rose. Namun Rose tidak bisa berbuat apapun saat ini. Akhirnya ia memilih mengabaikan Gisella dan berlalu meninggalkannya.....


..."Rose...Rose.. kau kira kau itu siapa? Apa kau kira agensi benar-benar akan mencintai wanita sepertimu?" ejek Gisella lagi yang membuat langkah Rose pun terhenti....


...Rose berbalik dan mendekat pada Gisella. Tatapannya begitu tajam hingga membuat Gisella menjadi takut....


..."Nona Gisella... Bukankah Anda begitu menggilai Presdir K Grup. Anda bahkan menyatakan di depan publik bahwa anda adalah kekasihnya. Tapi malam ini, kau tidak datang bersamanya Dan juga tidak menggandeng tangannya. Kau dan aku sama. Mungkin lebih tepatnya kau yang lebih menyedihkan daripada aku. Setidaknya aku pernah diakui Kenzi, tapi kau, kau hanya bisa mengaku-ngaku sendiri!" Kata Rose dengan tajam menghina Gisella......


...Gisella kesal dan ingin menamparnya. Namun dengan cepat Rose menantangnya......


..."Kau ingin menamparku? Lakukanlah, aku bisa pastikan saat ini kau tidak hanya dijauhi Kenzi namun juga Arga. Kau tentunya jauh lebih tahu daripada aku tentang keadaan saat ini. Kukira aku tak perlu menjelaskan lebih jauh lagi padamu siapa aku bagi Kenzi. Yang pasti, nilaiku dimata Kenzi jauh lebih tinggi daripada kau!" Tukas Rose yang benar-benar sudah muak dengan tingkah laku Gisella padanya....


...Rose kembali berbalik dan meninggalkan Gisella yang masih termenung tak percaya mendengar kata-kata yang di lontarkan Rose padanya. Wanita yang sebelumnya tak berani menatapkan matanya pada Gisella, kini berani mengeluarkan kata-kata yang begitu menyakitkan hatinya. Gisella tak tinggal diam, ia berjalan mendahului Rose dan menabrak punggung Rose dengan keras hingga membuat Rose hampir tersungkur. Beruntung Kenzi yang melihat kejadian itu segera menangkapnya tanda tidak membuat Rose terjatuh menyentuh lantai....


..."Maaf Nona Rose, aku tidak sengaja!" Ucap Gisella dengan raut wajah mengejek Rose....


...Rose yang sudah mengetahui sifat Gisella menyadari bahwa hal itu sengaja dilakukan Gisella padanya....


..."Tidak jadi masalah, Gaunku terlalu panjang hingga hampir mencelakaimu" ucap Rose pelan sambil mendorong Kenzi menjauh darinya....


...Melihat kegaduhan yang disebabkan oleh Gisella, Arga dan Clara pun mendekat secara bersamaan kearah mereka....


...Rose seketika kaget, begitu pula dengan Clara dan Arga yang baru saja tiba....


..."Iya benar, kau yang hari itu menemui kami di hotel. Bukankah kalau sudah dipecat, lalu kenapa kau bisa hadir di peluncuran hari ini?" tanya Moza berkali-kali hingga membuat Kenzi panik namun ia mencoba menampakkan sikap tenangnya....


..."Pegawai apanya? Dia sama sekali bukan pegawai Grup K. Dia adalah perwakilan Grup CDN yang bekerja sama dengan Grup K" Kata Gisella menyela dengan cepat....


...Moza seketika menatap Kenzi. Ia mempertanyakan siapa Rose sebenarnya. Kenzi memalingkan pandangannya tak bisa menjawab tatapan yang diberikan Moza padanya......


...Kenzi memberikan aba-aba agar acara bisa segera dimulai. Lampu tiba-tiba temaram dan hanya menyorot orang di atas panggung. Meski begitu Moza tak tinggal diam. Ia masih menahan Kenzi yang ingin segera pergi dari tempat itu....


..."Tahan, kau tidak boleh pergi sebelum kau menjelaskan semuanya padaku!" kata Moza dengan tajam....


...Kenzi kian bingung harus mengatakan apa. Meski ia dan Rose sudah bersepakat untuk sama-sama menjauh namun tetap saja Kenzi tidak punya keberanian untuk mengatakannya secara langsung di depan Rose....


...Moza yang baru saja mengetahui dan mengerti situasi sebenarnya memanfaatkan ketidakberdayaan Kenzi untuk menekan keberadaan Rose. Moza tahu kalau Kenzie selalu ingin melindungi orang-orang disekitarnya dari jangkauannya....

__ADS_1


..."Aku akan menjelaskan padamu setelah acara ini selesai. Jangan buat suasana hatiku tidak baik dan akhirnya menyebabkan ketidaknyamananmu!" Kata Kenzi tajam....


...Moza datang tak ingin kalah. Ia ingin melihat kekalahan Kenzi dan juga Rose dihadapannya. Ia terus menahan Kenzi sambil mengancamnya.....


..."Ken... kau jelaskan padaku atau aku yang harus menyelidikinya sendiri?" Ancam Moza pada Kenzi....


...Kenzi tak percaya mendengar hal tersebut. Biasanya Moza selalu menuruti semua kata-katanya, namun kali ini ia sama sekali tak mendengarkannya. Kenzi pun menjadi panik juga bingung. Sementara Arga dan Clara sudah berkeringat dingin dengan keadaan yang menyudutkan Rose juga Kenzi....


...Kenzi beranjak maju dan ingin menjelaskannya pada Moza, namun Rose segera menahannya. Hal itu membuat Kenzi, Arga serta Clara bingung....


...Sementara Moza menatap Rose dengan tajam seperti sedang menantang dirinya untuk bertarung......


..."Sepertinya aku belum memperkenalkan diri secara resmi padamu. Baiklah, agar kau tak penasaran siapa aku sebenarnya maka aku akan menjelaskan semuanya!" Ucap Rose berjalan mendekat pada Moza....


...Kenzi menahannya namun Rose sudah membulatkan tekadnya saat ini. Ia tidak ingin melihat ketidakberdayaan Kenzi dihadapan Moza, sementara dirinya hanya bisa melihat tanpa melakukan apapun untuk membantunya....


..."Aku Rose, kekasih Kenzi!" Kata Rose dengan penuh keyakinan dan percaya diri mengakui dirinya sebagai kekasih Kenzi....


...Kenzi, Clara serta Arga terbelalak kaget seperti tak percaya dengan apa yang dikatakan Rose saat ini. Namun saat melihat keteguhan di mata Rose, Kenzi pun tak tinggal diam. Ia mendekat dan menggenggam tangan Rose sambil tersenyum pada Moza....


...Gisella yang melihat pemandangan itu menjadi patung hingga beberapa saat. Ia tak menyangka bahwa Rose begitu punya keberanian untuk melawan Moza. Tidak hanya Rose, Kenzi pun demikian. Kini ia benar-benar mengalami kekalahan dari Rose. Dahulu, saat hal yang sama terjadi padanya, Kenzi tak pernah mengorbankan dirinya sejauh ini. Ia hanya meyakinkan Moza bahwa dia tak akan pernah memiliki perasaan padanya. Dan itu benar-benar ia buktikan......


..."Sekarang kau sudah tahu siapa aku dan apa hubunganku dengan Kenzi. Lalu apa yang akan kau lakukan?" tanya Rose sedikit menantang Moza....


...Moza merinding melihat keberanian Rose yang tanpa keraguan itu. Tapi ia pun tak ingin buruannya terlepas begitu saja. Ia akan membuat perhitungan pada Rose.....


..."Semoga kalian tak menyesal dengan keputusan yang sudah kalian buat. Terutama kau Kenzi!" Kata Moza memberikan peringatan pada Kenzi lalu menjauh dari keduanya.....


****


Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!


Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...


Baca juga novelku yang lainnya..


"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"

__ADS_1


Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏


__ADS_2