Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir

Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir
Gusar


__ADS_3

...Clara membawa masuk paper bag yang di berikan Arga padanya tadi. Ia meletakkannya di atas meja hiasnya lalu beranjak tidur....


...Sementara di lain tempat,Kenzi terus memikirkan Rose,ia tak tahu bahwa Rose sedang sakit karena Arga masih merahasiakannya. Tak ada kabar dari Rose,tak melihatnya juga dan mendengar suaranya membuat dia semakin Gusar. Ia mengeluarkan mobil untuk mencari udara segar......


...Kenzi mengitari kota lebih dari 5 kali. Ia tak tahu harus pergi kemana karena pikirannya selalu tertuju pada Rose. Karena sudah bosan mengelilingi kota,ia pun akhirnya menemui Arga....


...Arga yang baru saja tiba di apartemennya kaget dengan kedatangan Kenzi yang tiba-tiba di tambah wajah dan penampilannya sudah berantakan.......


..."Dari mana kau?"tanya Arga heran......


..."Tidak usah banyak tanya,cepat buka pintunya dan kita minum bersama!" Ujar Kenzi dengan wajah yang tak enak di pandang......


...Arga tak bertanya lagi,jika ia melakukannya Kenzi akan meneriakinya dengan sangat keras......


...Saat masuk, Kenzi tak bicara lagi. Ia segera mendekat pada lemari Es dan mengambil bir kaleng yang dingin dan meletakkannya di meja ruang tamu Arga. Arga yang melihat itu hanya menggelengkan kepala......


..."Gaunnya sudah kuberikan pada Rose!" Kata Arga tiba-tiba......


..."Bagaimana keadaannya?" Tanya Kenzi langsung......


Glek...


...Mendengar hal tersebut,Arga bungkam sejenak. Ia tak tahu bagaimana harus mengatakan keadaan Rose saat ini pada Kenzi. Seperti ini saja sudah membuat Kenzi begitu gusar. Bagaimana jika Ia tahu tentang keadaan Rose yang sedang sakit?...


..."Dia baik.. Tapi sedikit lebih murung!" Jawab Arga berbohong. Tidak,Arga tak berbohong. Keadaan Rose lebih parah dari pada hanya sekedar murung......


...Kenzi tersenyum kecil mendengarnya. Namun mendengar Rose yang murung karena dia, senyuman itu segera ia gantikan dengan tatapan mata yang hampa......


..."Apa ada pergerakan dari walikota?" Tanya Kenzi mengalihkan pembicaraan......


...Arga membuka minuman kalengnya dan meminumnya sedikit lalu bicara pada Kenzi dengan nada yang serius.....


..."Tidak banyak,namun ia memperketat pengamanan dengan membawa banyak polisi serta tentara ke rumah dinasnya. Dia membuat konferensi pers hari ini, untuk menyangkal semua pemberitaan tentang dia. Banyak wartawan yang datang untuk meliput klarifikasinya!" Jawab Arga.. ...


...Kenzi diam sejenak. Ia rasa serangannya tak di balas oleh walikota meski pun itu sudah menjurus ke nama baiknya. Kenzi sejenak berpikir akankah ada sesuatu yang besar yang sedang walikota rencanakan untuk melawannya......

__ADS_1


..."Aku sedikit aneh dengan hal ini,Aku kira serangan kita akan segera dibalas oleh walikota tapi hingga kini tidak ada balasan sedikitpun dari walikota. Apa mungkin dia sedang mempersiapkan sesuatu yang besar untuk melawan kita?"tanya Kenzi pada Arga dengan tatapan mata yang tajam.....


..."Kau benar.. aku pun berpikiran sama denganmu. hanya saja dua hari ini,aku tidak melihat pergerakan apapun dari walikota. Apakah serangan kita dianggapnya biasa saja karena ia sudah memiliki senjata lain yang disiapkan untuk menyangkal berita ini?" Tanya Arga penasaran......


...Kenzi dan Arga berpikir keras. Walikota yang mereka kenal tidak akan setenang ini. Tapi entah mengapa kali ini ia benar-benar mengabaikan serangan dari Kenzi....


..."Biarkan saja.. Lebih baiksaat ini kita fokus terlebih dahulu kepada peluncuran produk Jewelry K. Besok semua kalangan akan berkumpul, ini adalah bidang baru yang baru kita geluti. Pasti akan menarik perhatian banyak kalangan terlebih produk yang kita jual adalah perhiasan. Tapi,ada suatu hal yang harus kita jelaskan saat Moza bertanya nanti. Di Hotel kemarin Moza tahu Rose sebagai pegawaimu,jika besok ia melihat Rose berdiri sebagai desain grafis yang mewakili perusahaan CDN ini akan sulit untuk dijelaskan. Kau harus bersiap untuk itu Ken...!" Kata Arga mengingatkan......


..."Aku akan memikirkannya besok. Mungkin lebih baik aku menjemput Moza dan berangkat bersama ke peluncuran besok. Ini akan membuatnya sedikit merasa baik dan akan lebih mudah untuk membujuknya" Ujar Kenzi mengusulkan...


...Arga hanya manggut-manggut mengerti......


..."Lakukan saja, kau lebih tahu cara membujuk Moza. Aku lelah,aku ingin mandi dan beristirahat. Maaf,malam ini kau harus minum sendiri!" Ucap Arga pada Kenzi......


..."tidak... Aku akan pulang dan mempersiapkan sesuatu. Kau beristirahatlah dan Jangan lupa untuk membawa Rose besok!" Pinta Kenzi......


...Arga hanya menganggukkan kepala menanggapi permintaan Kenzi. Kenzi pun berdiri dan meninggalkan kediaman Arga kembali ke rumahnya.....


...Saat ini, ingin sekali ia berbelok untuk melihat Rose meski hanya bisa melihat dari kejauhan. Tapi keinginannya itu iya tahan karena takut jika ada orang yang sedang mengintainya.....


...Dengan cepat Kenzi mengendarai mobil menuju kediamannya. Melupakan sejenak segala tentang Rose dan fokus pada persiapannya untuk menghadapi Moza dan ayahnya......


...Pagi menjelang,Rose bangun sedikit lebih awal dari biasanya, mungkin karena kemarin iya terlalu banyak tidur. Perasaannya pun jauh lebih baik dari kemarin. Kondisi tubuhnya pun sudah membaik sepenuhnya....


...Rose turun ke lantai bawah untuk mempersiapkan sarapan. Ia ingin membuat Omlete telur kesukaan Clara. Kemarin Kakak angkatnya itu sudah begitu sangat menjaganya dan kini tiba baginya untuk membalas perhatian kakak angkatnya itu......


...Rose memasak sambil bersenandung. Ia benar-benar melupakan kejadian di hotel bersama Kenzi saat itu. Kini yang ada di benaknya hanyalah memperhatikan Clara......


...Mencium aroma yang begitu menyengat hidungnya, Clara bangun dan beranjak dari tempat tidurnya. Dengan muka yang masih lusuh ia mendekat pada Rose dan memeluknya dari belakang......


...Rose kaget,karena itu adalah kebiasaan Kenzi saat Rose tiba-tiba marah padanya. Namun saat menoleh dan melihat kepala Clara yang berada di bahunya harus tersenyum kecil.....


..."Bagaimanabisa Aku masih memikirkan Kenzi saat aku sudah memilih untuk menjauh darinya!" Pikir Rose heran sendiri dengan dirinya......


..."Apa yang kau pikirkan nona cantik? Apakau kecewa saat ini memelukmu ini adalah Kakak kamu bukan kekasih yang sedang kau pikirkan itu?" Goda Clara pada Rose......

__ADS_1


..."kakak.. Apa yang kau bicarakan. Aku tidak memikirkan siapapun, aku hanya kaget saat Kakak memelukku tiba-tiba!" Jawab Rose berbohong......


..."Begitukah? Tapi mimik wajahmu mengatakan hal lain. Sudahlah,apa yang sedang kau masak. Aromanya sangat harum hingga membuatku terbangun!" Tanya Clara yang mengurai pelukannya dari tubuh Rose lalu duduk di meja makan......


..."Aku membuatkan Kakak omelet telur dan sayur kesukaan kakak. Tunggu sebentar lagi ini akan siap!" Jawab Rose sambil mengambil 2 buah piring dari raknya......


...Clara menunggunya tak sabar. Setelah jadi, Rose segera memberikannya pada Clara. Dengan cepat Clara pun menyantapnya ditemani dengan segelas coklat panas kesukaannya......


..."Bagaimana keadaanmu? Apa kepalamu sudah tidak pusing lagi?" Tanya Clara memastikan......


..."aku sudah sangat baik! Kakak bisa lihat 'kan?" Tanya Rose meminta kakak angkatnya itu menjawab sendiri pertanyaannya......


..."Baguslah kalau begitu. Berarti kau siap pergi ke peluncuran nanti malam?" Tanya Clara memastikan......


..."Tentu kak.. Aku akan mempersiapkan materinya siang ini!" Jawab Rose yakin......


..."Kalau begitu,setelah mandi kita harus pergi ke suatu tempat untuk berdandan. Aku ingin kau menjadi pusat perhatian banyak orang malam ini, Edward mengatakan bahwa tamu-tamu yang datang malam ini adalah tamu-tamu penting yang memiliki kekuasaan yang sangat tinggi. Siapa tahu ada yang tertarik padamu dan ingin menjadikannya kekasih!" Kata Clara bergurau......


...Rose hanya tertawa mendengarnya. Namun sedikit rasa ngilu di hatinya saat mendengar semua itu. Ia baru saja berpisah dari Kenzi, tidak mudah baginya untuk menata hati kembali dan menerima orang baru yang ingin memasukinya. Terlebih hingga saat ini ia masih belum bisa merupakan Kenzi......


..."Jangan berbuat hal yang tidak-tidak kak. Aku sedang tak ingin berkencan dan hanya ingin fokus pada pekerjaan baruku!" Jawab Rose mengelak......


..."Baiklah.. aku hanya bercanda.. Kau bisa melakukan apa yang ingin kau lakukan saat ini. Tapi soal berdandan,aku masih ingin melakukannya!" Jelas Clara bersemangat......


..."Lakukan saja kak!" Jawab Rose menurut......


...Namun di hatinya ia ingin melihat ekspresi Kenzi saat melihat penampilannya nanti malam. Ia ingin melihat apakah Kenzi bisa melewatkan pandangannya dari diri Rose......


...Sarapan itu pun berakhir baik, Clara dan Rose bersiap-siap untuk mandi, dan Rose mempersiapkan materinya untuk semua desain yang ia buat. Dan setelah makan siang,keduanya pun keluar untuk pergi ke salon dan mengrias Rose secantik mungkin dengan balutan gaun yang diberikan Kenzi padanya......


Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!


Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...


Baca juga novelku yang lainnya..

__ADS_1


"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"


Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏


__ADS_2