Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir

Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir
Sama-sama Tersakiti


__ADS_3

...Rose kembali ke Ruko tak bersemangat. Ia masih merasakan perih di hatinya setelah tak bisa berjuang bersama dengan Kenzi meski pun ia menginginkannya......


...Dengan langkah lemah ia masuk kedalam kamarnya dan berusaha menguatkan dirinya dengan pilihan yang sudah ia ambil. Meski begitu,air matanya tak kunjung berhenti mengalir membasahi pipinya. Setelah cukup lama berbaring di tempat tidur sambil menangis,Rose lelah dan akhirnya tertidur......


...Sementara itu,Kenzi menyusun strategi untuk menyerang Moza dan ayahnya lagi. Ia mengerahkan semua anak buahnya. Ia meminta Arga satu persatu membuka semua kedok kejahatan Ayah Moza. Ia tahu kedatangan Moza tadi hanyalah untuk menyelidiki dirinya,tapi kini ia tak ingin terjerat lagi oleh Moza dan ayahnya. Meski ia tahu bahwa ia tak mungkin mengalahkannya dengan mudah tapi setidaknya kini ia bisa bertindak dengan keras selama Moza tak mengetahui masalah hubungannya dengan Rose.....


..."Ken.. aku sudah mengumpulkan orang-orang kita. Mereka sudah bersiap dan hanya menunggu perintah darimu. Apa yang harus di lakukan selanjutnya?" Tanya Arga menunggu perintah Kenzi......


..."Berikan bukti tentang penyuapan serta transaksinya dengan beberapa pengusaha ilegal itu. Biarkan berita ini mengganggunya selama satu Minggu kedepan. Arahkan Hakim dan Jaksa yang berada di pihak kita untuk menangani kasus ini. Aku tahu pasti akan ada yang menjamin dia,tapi jika jaksa bisa menahannya selama satu Minggu ini akan membuat urusan kita lebih mudah!" Ujar Kenzi menyusun rencananya......


..."Ken.. pikirkan ini dengan cermat. Saat kita menyerang walikota, itu berarti kita menyerang para pengusaha ilegal itu pula. Apakah menurutmu mereka tak akan diam setelah kejahatan mereka dibuka ke publik?" Ujar Arga menyarankan karena saat ini Kenzi dipenuhi ambisi untuk mengalahkan walikota dan Moza......


..."Selama kita punya bukti maka kita akan baik-baik saja. Jaksa dan Hakim yang kukirim adalah orang-orang yang sudah lama bekerja dengan kita dan memiliki kualifikasi yang tinggi. Lakukan satu persatu seperti perintahku jangan ada kesalahan dan beberkan bukti-buktinya satu persatu ke media. setelah itu,pantau semua gerak-gerik perusahaan ilegal itu terutama tindakan mereka dalam kasus ini!" Ujar Kenzi yakin......


..."Baiklah... Akan kulakukan semua seperti katamu. Lalu,bagaimana dengan peluncuran?" Tanya Arga lagi......


..."Peluncuran hanyalah pengalihan untuk masalah ini. Setelah masalah ini,aku yakin akan ada yang mensabotase peluncuran ini nanti. Bersiap-siap saja untuk hal itu!" Pinta Kenzi pada Arga......


..."Baiklah jika kau sudah memikirkan semuanya. Aku pergi!" Ujar Arga pada Kenzi......


...Kenzi diam duduk dan menyandarkan kepalanya ke sandaran kursi sambil menengadahkan wajahnya ke langit-langit rumah. Ia mengingat kembali bagaimana Rose menangis di depannya dan begitu tak berdaya. Mengingat hal itu ia pun mengepalkan tangannya dengan keras......

__ADS_1


..."Tunggu sebentar Rose.. Aku akan menyelesaikan semuanya dengan cepat dan akan membawamu sebagai istriku. Aku tak akan membiarkan Moza menyakitimu meski cara yang kuambil ini menyakiti kita berdua. Kau harus berada di tempatmu saat ini. Jika sudah saatnya biarkan aku yang mendekatimu selangkah demi selangkah untuk membahagiakanmu!" Batin Kenzi lirih......


...Di ruko,Clara baru saja pulang dan mencari Rose ke kamarnya,melihat kamar Rose tertutup rapat dengan lampu yang tidak menyala, Clara pun membiarkan Rose menenangkan dirinya saat ini.......


...Mendengar kebisingan yang dibuat Clara di lantai bawah, Rose pun terbangun. Ia melihat ke arah jam dinding waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam. Begitu lama ia tertidur hingga membuat kepalanya terasa sakit......


...Rose duduk di atas tempat tidurnya sambil melihat ke sekeliling kamarnya......


..."Langkah yang kubuat sudah benar... Jika bukan karena Kak Clara mungkin aku sudah menjadi wanita panggilan lagi atau menjadi gelandangan di jalanan. Kak Clara sudah banyak membantuku, Ia tidak hanya memberikanku tempat tinggal dan identitas baru,tapi juga memberiku kasih sayang yang berlimpah yang tak pernah kudapatkan setelah kepergian ibu. Maafkan Aku Ken... Aku mencintaimu tapi aku tak bisa berjuang bersamamu. Maafkan aku yang lebih memilih berpisah darimu dan menyakitimu daripada harus berjuang bersama denganmu!" Ucap Rose lirih dengan iringan air matanya yang jatuh di sudut bibirnya......


...Rose mengusap air matanya lalu berdiri. Ia keluar kamar menuju teras yang tak jauh berada dari kamarnya. Ia duduk di teras itu sambil meringkuk memeluk kedua kakinya. Ia menidurkan kepalanya di atas lutut yang ia peluk. Cukup lama Ia duduk di sana, hawa dingin pun menerpa tubuhnya dan merasuki hingga ketulang-tulangnya namun Rose tak menghiraukan itu. Ia melihat ke arah dimana mobil Kenzi pernah terparkir dulu, air matanya kembali mengalir dengan derasnya hingga membuat ia terisak......


...Clara yang berniat membangunkan Rose untuk makan malam tak mendapati Rose di kamarnya mulai panik,ia mencari Rose ke teras dan melihat Rose sedang menangis. Ia berlari kearah Rose lalu memeluknya......


..."Menangislah jika ini bisa membuatmu lega. Tenang... Aku ada bersamamu!" Ucap Clara menghibur Rose......


...Rose menangis kian menjadi. Ia bahkan meraung menangisi keputusan yang ia buat. Keputusan yang membuat dirinya dan Kenzi sama-sama tersakiti......


..."Aku kalah lagi dengan takdirku kak! Kenapa aku tak bisa hidup dengan normal seperti semua orang. Mengapa aku tak bisa meraih kebahagiaanku dengan mudah. Aku mencintai Kenzi kak!" Kata Rose dengan suara serak.....


...Clara menangis mendengarnya. Betapa tak berdayanya Rose saat ini hingga mengeluh begitu banyak. Clara yang selalu melihat Rose menyembunyikan apa yang ia rasa, kini hal sebaliknya yang ia lihat dari Rose. Rose menangis dengan uraian air mata yang tak terbendung lagi. Melihat hal tersebut Clara pun merasa hancur......

__ADS_1


..."Bertahanlah sebentar... Kenzi pasti bisa menangani hal ini dan membawamu kembali padanya!" Ujar Clara menenangkan Rose.....


..."Kami tidak bisa kembali Kak... Aku sudah menyerah pada Kenzi. Aku sudah melarikan diri dengan pengecut. Aku meninggalkan Kenzi sendirian dengan semua masalah yang ia punya dan dengan semua rasa sakit yang ia rasakan!" Jawab Rose pelan. Mengurai pelukannya dari Clara sambil menatap hampa ke atas langit......


...Mendengar hal tersebut Clara pun terkejut......


..."Kenapa kau memilih bisa melakukan hal ini saat kau tahu bahwa Kenzi butuh dirimu? Kenapa kau meninggalkannya jika kau sendiri tak bisa menerima rasa sakit kehilangannya!" Kata Clara berteriak keras pada Rose dan bingung dengan keputusan yang ia ambil......


...Rose tak menjawab,ia hanya tersenyum sinis mengejek dirinya sendiri. Ia berdiri meninggalkan Clara dengan langkah hampa......


..."Rose... Jawab aku... Mengapa kau meninggalkan Kenzi?" Teriak Clara lagi pada Rose......


..."Kak... Aku ingin sendiri... Tolong jangan tanyakan apa pun lagi padaku. Aku dan Kenzi sudah berakhir!" Kata Rose dengan lugas mengatakannya seperti tak ada keraguan lagi. Kemudian ia kembali berjalan masuk menuju kamarnya dan meninggalkan Clara yang masih menunggu jawaban dari Rose......


***


Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!


Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...


Baca juga novelku yang lainnya..

__ADS_1


"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"


Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏


__ADS_2