
...Clara menatap kepergian Rose secara tak rela. Ia ingin berbagi kesedihan dengan Rose,ia tahu betul kehilangan seorang yang di cintai itu amatlah menyakitkan. Namun ia tak bisa berbuat apa-apa saat ini. Membiarkan Rose bersedih dan mengurung diri mungkin lebih baik agar Rose bisa menerima kenyataan kedepannya. Ia pun membiarkan Rose untuk sementara waktu. Ia turun kelantai bawah,namun saat di tangga ia berpikir sejenak......
..."Aku tak bisa membiarkan Rose sendirian menanggung hal ini. Aku harus mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi hingga Rose memutuskan untuk meninggalkan Kenzi. Melihat dari keputusasaan Rose,Rose tak ingin pergi dari Kenzi. Ia pasti mempunyai alasan atas keputusan yang ia ambil. Aku harus menelpon Arga untuk mengetahuinya!" Batin Clara......
...Clara bergegas menuju kamarnya dan mencari ponselnya untuk menghubungi Arga......
...Ia menekan nomor kontak Arga dan menunggu jawaban dari panggilannya. Namun beberapa kali ia melakukan panggilan, Arga tetap tak menjawab. Clara pun kesal......
..."Kemana dia? Apa dia sengaja menghindariku?" Teriak Clara kesal......
...Clara berpikir sejenak, kemudian ia menekan nomor kontak lainnya......
..."Edward... Apa kau tahu di mana alamat Arga?" Tanya Clara pada orang yang menjawab panggilannya yang tak lain adalah Edward......
..."Kirimkan alamatnya padaku sekarang!" Pinta Clara pada Edward dan langsung menutup panggilan teleponnya......
...Sementara menunggu pesan dari Edward,Clara bersiap-siap. Ia mengambil jaketnya dan tasnya. Setelah menerima pesan dari Edward ia pun pergi menuju alamat tersebut......
...Dalam perjalanan menuju kediaman Arga,Clara kembali mencoba menghubungi Arga. Tapi hal yang sama pun ia dapatkan,Arga tak menjawab panggilannya. Clara kian kesal......
...Setelah 30 menit perjalanan,Clara pun sampai di apartemen Arga yang berada di kawasan elit. Tak menunggu waktu lama,Ia segera menuju lantai apartemen Arga.....
...Sesampainya di sana Clara langsung menekan bel berkali-kali. Ia tak sabar untuk bertemu dengan Arga. Sudah hampir 5 menit ia berada di depan pintu apartemen Arga,namun tak ada tanda-tanda akan terbukanya pintu itu,Clara kembali menghubungi Arga. Lagi-lagi Arga tak menjawab panggilannya. Kali ini Clara murka dan mengirimkan pesan pada Arga .....
..."Aku menunggumu besok di tempat kemarin kita bertemu,jangan tidak datang jika kau tidak ingin rencana kau dan Kenzi kugagalkan!" Tulis Clara dalam pesannya......
...Setelah mengirim pesan itu Clara pun pergi dari apartemen Arga dengan perasaan kesal......
__ADS_1
...Clara masuk kedalam mobilnya,mencoba mengatur nafasnya yang tersengal. Menyadarkan kepalanya di kursi kemudi sambil berpikir sejenak....
...Tak lama iya pun mengangkat kepalanya dan meraih ponselnya lagi. Kali ini bukan Arga yang dihubunginya melainkan Jerry......
..."Jerry.. Kapan kau pulang?" Tanya Clara saat Jerry mengangkat panggilannya......
..."Aku sedang dalam perjalanan pulang kak.. Ada apa?" Tanya Jerry di seberang ponselnya......
..."Aku ingin meminta bantuanmu.. Tapi lebih baik kita tidak bicara di telepon. Temui aku saat pulang besok!" Pinta Clara pada adik sepupunya itu.....
..."Sepertinya aku tidak bisa Kak, aku ditugaskan untuk mengawal walikota besok!" Jawab Jerry cepat......
..."Walikota... Apakah ini ada hubungannya dengan Moza, Kenzi dan Arga serta Rose? Arga tadi mengatakan bahwa masalah walikota Kenzila yang membuatnya" Pikir Clara teringat dengan perbincangannya dan Arga tadi siang......
..."Ada apa kak? Apakah penting? Katakan saja.. Aku akan meminta orang yang menyelesaikan masalahmu!" Ujar Jerry menjelaskan......
..."Baiklah kalau begitu. Jika memang serius kau bisa menghubungi aku!" Saran Jerry......
..."iya.. Hati-hati dalam perjalanan!" Ujar Clara lalu memutuskan panggilan teleponnya.....
...Clara menggenggam ponselnya. Ia memikirkan sesuatu.. ...
..."Moza..Kenzi dan Rose.. Walikota adalah ayah Moza. Arga mengatakan hal ini ada keterkaitannya. Berarti Kenzi sudah menabuh gendang perang pada walikota. Apa karena inilah Kenzi meminta waktu pada Rose. Ia ingin menyelesaikan masalahnya dengan Moza agar bisa menyelamatkan Rose. Lalu kenapa Rose memilih meninggalkan Kenzi jika ia tahu Kenzi melakukan ini untuknya. Apa mungkin Kenzi belum memberitahu Rose dan akhirnya Rose memilih meninggalkannya? Tidak..tidak... tadi Rose mengatakan bahwa ia tidak bisa membantu Kenzi berjuang. Itu berarti Kenzi sudah mengatakan semuanya pada Rose. Lalu kenapa Rose memilih meninggalkan Kenzi?" Kata Clara mengulangi lagi pernyataannya....
...Clara kembali menyandarkan kepalanya di sandaran kursi kemudi karena tidak menemukan apa yang menjadi pertanyaannya. Ia kesal karena Rose tak banyak bercerita....
..."Rose... Kau harus bersabar.. Aku berjanji padamu akan menyatukan kalian... Cukup aku yang merasakan kehilangan. Aku tak ingin kau pun merasakan hal yang sama padaku.. Kau sudah banyak membuatku bertahan dengan kehidupan yang sepi ini. Jika malam itu aku tak bertemu denganmu, mungkin aku sudah meninggalkan dunia ini dan menyusul suamiku!" Ucap Clara lirih......
__ADS_1
...Ia kemudian menyalakan mesin mobilnya. Namun saat ia memegang kemudi setir, ia teringat sesuatu......
..."Janji... Arga kemarin mengatakan padaku bahwa Rose meminta Kenzi menjanjikan sesuatu padanya. Janji apa itu? Aku tidak sempat bertanya pada Arga kemari! Arghhhh!" Teriak Clara kian kesal karena hal sepenting itu tak ia tanyakan pada Arga......
...Dalam kekesalannya,ia membawa dirinya pergi meninggalkan kawasan apartemen elit itu. Dalam pikirannya saat ini begitu banyak pertanyaan yang belum terjawab. Ia tidak tahu harus bertanya pada siapa saat ini......
...Saat sampai di depan rukonya. Clara tak langsung masuk. Ia berdiam diri di dalam mobilnya sambil terus berpikir apakah hal yang harus ia lakukan untuk membantu Rose saat ini......
..."Moza... Pengaruhnya sangat besar hingga membuat Kenzi memilih jalan seperti ini. Aku harus mencari tahu tentang dia!" Ujar Clara pelan.....
..."Clara kembali menekan sebuah kontak di ponselnya......
..."Aku kirimkan sebuah profil padamu. Aku ingin kau mencari tahu tentang dia. Apa pun itu aku ingin tahu semuanya!" Kata Clara dengan tegas pada orang di balik ponselnya itu......
...Tak lama ia menarik kembali ponsel yang berada di telinganya dan mengirimkan satu foto dan nama pada orang yang baru ia hubungi tadi......
...Setelah selesai melakukan hal itu Clara pun masuk rumah namun tak langsung pergi ke kamarnya melainkan melihat Rose ke lantai atas. Ia melihat lampu kamar Rose masih menyala, Clara pun mendekati kamar Rose dan membukanya. Namun saat ia masuk Rose sudah terbaring di atas tempat tidur sambil memeluk guling menghadap ke arah jendela yang masih terbuka. Clara masuk untuk menutup jendela tersebut. Dan mendekati Rose yang sudah terlelap. Ia mencium kening Rose dan mengusap kepalanya. Setelah menatap Rose beberapa saat,Clara pun berdiri mematikan lampu kamar Rose lalu meninggalkan kamar Rose dengan kepedihan yang tak bisa ia ungkapkan saat melihat Rose tertidur dengan terisak karena terlalu sering menangis......
***
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"
__ADS_1
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏