
...Rose mengajak Clara ke kamar tamu diantar oleh Bi An. Sementara Arga yang berniat untuk pulang di tahan oleh Kenzi.....
..."Mau ke mana kau?" tanya Kenzi pada Arga......
..."Pulanglah... Apa aku harus melihat kalian bermesraan di sini?" ujar Arga menyindir Kenzi......
..."Kau tetap disini, bantu aku untuk menjaga Rose dan Clara. Para pengawal pergi untuk berjaga di gudang" kata Kenzi sekenanya......
..."Clara masih disini?" tanya Arga memastikan.....
...Kenzi menganggukkan kepalanya....
..."Ada apa? Kau ingin bersama dengannya?" kata Kenzi tiba-tiba menggoda Arga....
..."Apa yang kau katakan? aku tidak ada hubungan apa pun dengannya" jawab Arga berbalik kembali ke halaman belakang....
...Kenzi menaikkan sebelah bibirnya yang tipis itu. Ia tersenyum mengejek jawaban Arga......
..."Jika kau dan dia tidak ada apa-apa,lalu kenapa kalian berdebat hanya karena masalah sepele seperti itu?" ujar Kenzi memastikan......
..."Itu, Aku pun tidak tahu mengapa dia tiba-tiba menjadi seperti itu. Aku kaget saat menerima panggilan darinya. Dia meneriakiku dengan kata-kata kasar. Lalu aku kemari untuk bicara dengannya. Tapi kau lihat sikapnya seperti anak-anak" jelas Arga......
...Kenzi tak menjawab. Ia hanya menatap tajam Arga sambil mengangkat gelas anggurnya. Arga merasa risih dengan tatapan Kenzi yang seperti sedang mengejeknya itu....
..."Kenapa kau menatapku seperti itu?" tanya Arga heran......
..."Tidak, aku hanya heran karena kau tiba-tiba mencarinya hanya karena ia menerima hatimu dan juga bicara kasar padamu. Bukankah kau biasa diteriaki oleh seorang wanita. Ingat, kau terkenal sebagai Playboy Grup K. Tapi tiba-tiba kau mencari wanita yang sudah meneriakimu. Bahkan Gisella pun kau tidak pernah melakukan hal ini" jelas Kenzi.....
...Arga pun bungkam seketika. Ia sendiri bingung mengapa ia sangat panik saat menerima panggilan dari Clara. Ia mendengar suara Clara yang begitu bergetar saat memaki-maki dirinya. Kemudian ia mencari Clara hanya untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi....
..."Seandainya aku tidak mengaktifkan mode silent, hal ini pasti tidak akan terjadi" gumam Arga yang membuat Kenzi makin mengernyitkan dahinya......
__ADS_1
..."Arga... Lihatlah ..., kau bahkan menyesal hanya karena tidak menjawab panggilan dari Clara. Katakan padaku, apa kau mulai menyukainya?" tanya Kenzi penasaran......
...Arga tak berani menjawab, sebagai lelaki ia menyadari bahwa sikapnya pada Clara memang berbeda beberapa hari ini. Namun mengatakan itu adalah sebuah cinta ia kira terlalu cepat dan mudah. Bagaimana pun iya dan Clara baru saja mengenal dalam 1 bulan ini. Mereka tidak pernah terlibat pembicaraan intim atau bicara mengenai mereka berdua. Bahkan kesan pertama mereka bertemu adalah bertengkar. Hal yang tidak masuk akal bagi Arga jika menyukai wanita seperti itu. Wanita yang selama ini menjadi impiannya adalah wanita yang lemah lembut dan anggun. Tapi ia pun tak memungkiri bahwa ia nyaman saat bicara pada Clara......
..."Sudahlah, kau jangan terlalu memikirkan masalah ini. Aku tidak akan terlibat dengannya. Lagi pula saat ini kita sedang melawan walikota. Aku tidak ingin pikiranku terganggu oleh masalah masalah sepele seperti ini" jawab Arga sekenanya......
..."Ya kau benar, tapi kau jangan lupa. Jika ini sepele, maka tidak akan jadi masalah. Sudahlah, kau teruskan saja. Aku akan menemui Rose dahulu" kata Kenzi tiba-tiba membiarkan Arga dengan kegalauannya......
..."Kau kejam sekali Ken, Rose masih akan bersama denganmu,tidak Bisakah kau menemaniku minum sedikit lebih lama lagi? melupakanku saat Kau sudah mempunyai kekasih" keluh Arga pada Kenzi......
...Kenzi hanya tersenyum dan menyatukan kedua tangannya tanda ia meminta maaf pada Arga......
..."Ayolah Ga, kau harus memaklumiku saat ini. Malam ini adalah malam pertama kami bersama, apa mungkin aku meninggalkannya begitu saja. Setidaknya biarkan aku memberinya kesan yang terbaik malam ini" ujar Kenzi dengan mata liarnya.....
...Arga pun tak bisa bicara lagi. Ia kemudian minum sendirian di halaman belakang saat Kenzi sudah pergi meninggalkannya ....
...Kenzi benar-benar menemui Rose untuk menghabiskan malam bersama. Sementara Rose masih berada di kamar dengan Clara. Kenzi pun membiarkan Rose untuk sejenak bicara pada Clara. Ia menunggunya di kamar sambil menyelesaikan pekerjaan yang tertunda....
...Rose kemudian menemui Kenzi di kamarnya, saat itu Kenzie masih sibuk dengan laptopnya. Rose pun mendekatinya....
..."Bagaimana Clara? apa dia sudah tenang sekarang?" tanya Kenzi dan membawa Rose ke dalam pangkuannya.....
..."Iya, tapi ada sesuatu yang membuat aku sedikit bingung. Mereka berdebat hanya karena sebuah panggilan telepon, apakah ini tidak berlebihan menurutmu Ken?" tanya Rose heran......
..."Siapa yang tak akan marah saat pria yang kita hubungi sedang sibuk bersama wanita lain" jawab Kenzi sambil mengelus pipi Rose .....
..."Tunggu dulu, kau mengatakan bahwa Kak Clara sedang cemburu saat ini?" tanya Rose memastikan......
..."Lalu apa? jika bukan cemburu kenapa dia harus begitu marah dan memasukkan nomor ponsel Arga ke dalam daftar hitam? Itu juga pernah kau lakukan padaku saat aku bersama Gisella waktu itu, bukan?" tanya Kenzi mencoba mengingatkan Rose lagi dengan kisah mereka.....
...Wajah Rose merah padam. Ia malu mengakuinya karena apa yang Kenzi katakan saat ini adalah benar. Namun saat itu ia tak menyadari bahwa ia mulai menyukai Kenzi......
__ADS_1
..."Ken, aku akan menemani Kak Clara malam ini. Kau teruskan saja pekerjaanmu" ujar Rose sambil mencoba beranjak dari pangkuan Kenzi namun segera Kenzi tahan......
..."Kau tidak perlu kesana, kamar Clara dan Arga berdekatan, biarkan mereka saling menenangkan diri" Jelas Kenzi......
..."Kau sengaja melakukannya?" tanya Rose memastikan......
..."Iya, biarkan saja. Lagi pula aku hanya ingin berdua denganmu malam ini. Apa kau tega meninggalkan aku sendirian di kamar ini?" tanya Kenzi dengan wajah melasnya. Mencoba merayu Rose agar tak meninggalkannya malam ini......
..."Ken, jangan keterlaluan. Kita baru saja memulainya" ucap Rose merasa malu......
..."Karena kita baru memulainya, maka dari itu kita harus sering memupuknya" jawab Kenzi sekenanya......
..."Pikiranmu sangat mesum Ken" jawab Rose mengeluh....
..."Kenapa mesum? Aku hanya ingin bersama dengan kekasihku. Bicara dan menghabiskan malam untuk saling mengenal. Ah, kau terlalu jauh berpikir sayangku. Apa kau mengharapkan kita menghabiskan malam berdua di kasur yang sama?" tanya Kenzi menggoda Rose......
...Rose seketika tak menjawab. Ia mengira Kenzi menahannya karena ingin bermalam bersama tapi ternyata ia ingin mengenal Rose lebih jauh......
..."Baiklah, aku akan mengabulkannya sayang, jangan khawatir. malam ini kita akan tidur dalam satu ranjang. Apa yang akan terjadi aku tidak bisa menjaminnya" lanjut Kenzi seketika membuat Rose kian merasakan panas di sekujur tubuhnya. Rose memukul pelan dada bidang Kenzi sambil mengeluh malu karena pikirannya tertangkap oleh Kenzi....
...Keduanya pun berbincang dengan manja. Menghabiskan malam bersama di atas tempat tidur namun hanya sekedar berbincang, memeluk bahkan sesekali mereka saling *******. Untuk melakukan hal yang lebih, Kenzi tidak memikirkannya. Hal itu sudah ia tanamkan dalam hatinya bahwa ia hanya akan melakukannya untuk malam pertama mereka nanti, setelah ia benar-benar bisa mengalahkan mantan gurunya itu. Sang walikota. ....
***
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"
__ADS_1
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏