
...Arga menyapa Rose dan Clara yang masih menunggu taksi mereka datang. Rose pun membalas sapaan Arga namun Clara bersikap acuh dengan kehadiran kedua pria itu. Ia menunjukkan sikap tak sukanya terhadap Kenzi dan juga Arga.....
..."Kalian sedang menunggu taksi?" Tanya Arga basa-basi......
...Rose pun menganggukkan kepalanya......
..."Rose taksi kita sudah datang!" Ujar Clara mengalihkan perhatian Rose......
..."Maaf... Apa kami boleh ikut dengan kalian? Kami akan menjelaskan apa yang terjadi hari ini!" Kata Arga meminta......
..."Baiklah... Lebih cepat lebih baik untuk kalian menjelaskan masalah ini padaku,kalian bisa mengiringi kami dari belakang karena kami akan pergi makan malam sebentar!" Jawab Clara tiba-tiba dan menarik Rose masuk kedalam taksi......
..."Buas juga wanita ini! Sepertinya akan sulit bagimu mencari pendukungmu di sisi Rose!" Bisik Arga pada Kenzi......
..."Sudah... Ikuti mereka...Cepat!" teriak Kenzi mengingatkan......
..."Hei Kawan...Kau sangat bersemangat!" Goda Arga kembali......
...Arga pun tak membuang waktu lagi,ia menghidupkan mobilnya dan menyusul taksi yang membawa Rose dan Clara......
...Di dalam taksi,Rose memandang Clara. Clara hanya diam saja tak menunjukkan reaksi apa apa.......
..."Kak.. Apa lebih baik kita makan di rumah saja. Kita akan membuang waktu mereka jika harus mengikuti kita makan malam ini!" Ujar Rose tiba-tiba......
..."Itu yang kuinginkan!" Jawab Clara tanpa melihat Rose......
..."Kak.. Hentikan... Aku tahu kau marah. Tapi mereka tadi sempat berkelahi karenaku. Aku merasa tak enak!" Tambah Rose......
..."Aku sudah tak bisa menahan lagi Rose.. Kau tahu apa yang kudapatkan di kantor hari ini? Pemutusan kerjasama antara K Grup dan CDN Jewelry di tolak oleh Kenzi. Aku sudah sangat kesal dengan hal itu dan saat aku melihat CCTV kau di perlakukan dengan tidak baik seperti ini. Apa kau kira aku hanya bisa diam saat melihat kau di tindas seperti itu dan itu terjadi di tempatku!" Oceh Clara berapi-api meluapkan kekesalannya pada Kenzi dan juga Arga......
..."Aku tak akan memberi mereka ampun. Aku akan buktikan pada mereka bahwa kau pun layak di perhitungkan!" Lanjut Clara......
__ADS_1
...Rose sudah tak bisa berbuat apa-apa lagi jika Clara sudah emosi. Ia sangat tahu bahwa jika Clara sudah seperti ini maka tak ada yang bisa menghentikannya. Dia hidup tanpa adanya ketakutan. Ia bisa melakukan hal yang di luar nalar sekali pun jika emosinya sudah memuncak. Dan inilah yang sebenernya Rose hindari. Ia tak ingin masalah yang terjadi karena dirinya akan terus berlanjut dan ia sendiri hanya bisa menonton tanpa bisa melakukan apa apa......
...Taksi yang Clara dan Rose tumpangi berhenti di sebuah Restoran mewah. Clara sengaja membawa Kenzi dan Arga ke tempat seperti itu,Ia berencana jika kelak hasilnya tak memuaskan maka ia bisa mempermalukan Kenzi dan Arga di kalangan kelas atas yang langsung mengetahui siapa Kenzi dan Arga sebenernya.......
...Clara masuk dengan terburu-buru dan memesan tempat yang termasuk banyak orang di dalamnya. Rose hanya bisa mengikuti apa yang Clara lakukan malam ini......
...Tak lama setelah Clara dan Rose duduk,Kenzi dan Arga pun mendekat. Mereka duduk berseberangan di depan meja bundar yang cukup lebar.....
...Seorang pelayan mendekati mereka dan menyapa mereka. Setelah memesan beberapa menu dan pelayan itu mencatatnya, pelayan itu pun pergi meninggalkan keempat orang tersebut......
..."Apa kita akan memesan anggur untuk menghangatkan malam ini?" Tanya Arga mencoba bersikap ramah......
..."Jika kau ingin hangat malam ini kau bisa ikut pelayan tadi dan naik keatas pemanggangan di dapur restoran ini!" Celetuk Clara dengan tajam......
...Arga langsung tersenyum masam mendengar celetukan yang amat menyakitkan dirinya itu......
...Sementara itu, Kenzi dan Rose hanya diam melihat reaksi keduanya yang saling menatap tajam......
...Saat semua sudah siap di santap Rose baru menyadari bahwa mereka sedang menjadi pusat perhatian banyak orang. Hal tersebut membuatnya risih......
..."Maaf... Apa ada ruangan VIP yang kosong?" Tanya Rose pada pelayan......
..."Maaf Nona malam ini semua sudah di booking untuk sebuah acara. Hanya ada ruangan VVIP yang tersisa dan itu pun hanya satu ruangan lagi!" Jawab pelayan tersebut......
..."Ada apa?" Tanya Kenzi pelan......
..."Semua orang melihat kearah kita!" Jawab Rose singkat......
..."Pelayan... Tolong pindahkan semuanya ke ruangan VVIP. Kami ambil tempat itu!" Kata Kenzi menyanggupi......
...Mereka pun pindah ke ruangan VVIP. Saat berjalan menuju ruangan VVIP Arga mengeluhkan hal tersebut......
__ADS_1
..."Untuk makan sepiring nasi saja kita harus menunggu begitu lama, setelah semuanya siap tiba-tiba pindah tempat!" Gerutu Arga kesal......
..."Itu karena kau yang ingin menjadi pusat perhatian orang banyak terutama wanita. Aku dengar bahwa orang kepercayaan Presdir K Grup adalah petualang wanita yang selalu di gerumbuli wanita-wanita. Apakah aku bisa mengatakan bahwa kau budak nafsu?" Celetuk Clara lagi membuat Arga geram dengan kata-katanya hingga hampir berdebat di lorong itu namun segera Kenzi Hentikan.......
..."Silahkan Tuan!" Kata pelayan itu pada ke empat orang tersebut......
...Clara mengabaikan tatapan kesal Arga padanya. Ia berjalan menuju meja yang di pesan Kenzi sambil menarik Rose yang sudah tak bersemangat......
...Ruangan VVIP itu tidak tertutup,mereka terbuka dengan hamparan kota yang bisa di lihat dari balkonnya. Tapi hanya beberapa orang yang di izinkan keruangan tersebut sehingga bisa di pastikan tempat itu akan jauh dari jangkauan orang luar yang tidak berkepentingan......
...Clara duduk di sisi Rose dan Arga di sisi Kenzi. Setelah pelayan restoran itu menghidangkan makanan mereka,mereka pun menyantapnya tanpa banyak bicara. Suasana untuk sekian puluh menitnya menjadi begitu senyap. Yang terdengar hanya dentingan piring sesekali dari Arga dan Clara yang masih menahan amarah satu sama lainnya.......
...Rose yang tadinya begitu lapar menjadi tak berselera lagi karena kelakuan Clara dan Arga yang seperti hendak saling membunuh itu......
..."Apa makanannya tak enak? Mengapa tak dihabiskan?" Tanya Kenzi pada Rose......
..."Aku sudah kenyang!" Jawab Rose sekenanya......
...Kenzi pun menangkap ketidaknyamanan yang di rasakan Rose malam ini. Ia pun demikian. Ia menyesal karena sudah membuat Rose dan Clara mengikuti keinginan Arga yang tiba-tiba itu. Tapi tak ada yang bisa di lakukan lagi. Semuanya sudah terjadi,tak mungkin untuk mengulang waktu lagi. Cepat atau lambat hal seperti ini pun akan terjadi,sehingga tak ada jalan lain selain menyelesaikan semuanya secepat mungkin.......
***
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
"PERNIKAHAN KONTRAK!"
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏
__ADS_1