Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir

Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir
Semangat Baru


__ADS_3

...Rose terbangun karena mendengar suara yang mulai mengganggu telinganya. Ia menatap sekitarnya dan menyadari orang-orang sedang memperhatikan Rose. Rose pun berdiri dan menjauh dari kerumunan orang-orang yang sedang menatapnya penuh tanya......


...Rose kembali pada Clara yang masih menggenggam tangan Arga sambil terus menatapnya lembut. Wajah cemas sangat terlihat pada Clara. Ia benar-benar mengkhawatirkan keadaan Arga saat ini hingga tak ingin beranjak dari tempatnya semula. Rose tak ingin mengganggunya, ia memilih membiarkan Clara sendiri menemani Arga yang masih terlelap setelah mendapatkan tindakan pembedahan ringan....


...Sementara itu,Pagi ini, media sudah mengabarkan tentang tewasnya walikota dalam sebuah kasus penculikan. Semuanya menjadi kian heboh saat bukti keterlibatan walikota dengan sindikat narkoba internasional berhasil di temukan dan juga sebuah video tentang Moza yang menjadi pemakai sekaligus kurir lintas negara......


...Tidak hanya itu, wajah Kenzi, Arga dan beberapa rekan lainnya terpampang di layar televisi dan media cetak. Begitu juga wajah Rose dan Clara sebagai korbannya......


...Rose mencari Jerry untuk memastikan status penahanan Kenzi dan rekan-rekannya......


..."Jerry" panggil Rose pada Jerry yang terlihat sedang bicara dengan beberapa orang polisi lainnya.......


..."Ada apa?" tanya Jerry pada Rose......


..."Media mengatakan Kenzi terlibat dalam kasus ini. Dan media mengiring opini publik bahwa Kenzi salah pelaku dari penculikan ini. Itu tidak benar Jerry, Dia hanya menyelamatkan kami" ujar Rose panjang lebar......


...Jerry hanya bisa menarik nafas panjang. Ia kesal dengan pertanyaan Rose yang berulang-ulang itu. Namun ia pun tak bisa menghentikan kekhawatiran Rose saat ini. Ia hanya bisa menenangkan Rose agar tak menjadi berlebihan dalam masalah ini......


..."Rose, semua belum tentu benar. Lagi pula kalian belum di mintai keterangan. Ini baru opini publik saja. Jika bukti di lapangan membenarkan semua pernyataan mu, Kenzi pun akan bebas. Ingat, jangan berlaku seperti ini lagi di depan banyak orang. Orang akan salah paham dan menyangka aku menolongmu karena kau orang terdekatku, ini juga akan memberatkan Kenzi nantinya. Tolong pahami semuanya, kami harus melakukan apa yang seharusnya kami lakukan. Itulah prosedurnya. Kau bisa mempercayaiku. Apa kau sudah meragukan kualifikasiku sebagai polisi yang menangani kasus ini?" tanya Jerry pada Rose......


..."Maaf, aku tak bermaksud membawamu dalam masalah. Aku hanya khawatir jika Kenzi benar-benar di tahan" jawab Rose pelan......


..."Jangan memikirkan hal yang belum tentu terjadi. Keterangan kalian akan sangat membantu Kenzi dan rekan-rekannya bebas. Oleh karena itu kalian harus benar-benar dalam keadaan sehat. Apa kau mengerti?" tanya Jerry lagi......


..."Iya, aku mengerti. Dan maaf untuk kecemasanku yang berlebihan ini" kata Rose sambil menundukkan wajahnya......


..."Jangan katakan ini, kau dan Clara adalah orang penting dalam hidupku. Aku mengerti kecemasanmu ini. Sekarang kau berisitirahatlah, aku sudah meminta seseorang untuk membawakan kalian baju" jelas Jerry.....


..."Terimakasih Jerry" ucap Rose lirih dan kembali menampakkan mata yang berkaca-kaca. Jerry memeluknya berusaha membuatnya tenang......


..."Pergilah ke UGD, jika orangku sampai kau berkemas dan aku akan membawamu menemui Kenzi" ujar Jerry menyerah......


...Rose tersenyum mendengarnya. Ia segera berbalik dan menemui Clara yang masih menunggui Arga. Rose bersemangat karena akan menemui Kenzi di kantor polisi......


...Setibanya Rose di UGD, Arga sudah mulai membuka mata namun ia masih belum bisa duduk akibat luka tusuk dan luka tembak yang ia terima. Clara setia menemaninya dan menjaganya. Rose tersenyum melihat hal itu. Clara yang semula begitu acuh dengan seorang pria kini mulai memperhatikan Arga. Rose berharap ini bukan hanya tanda terima kasihnya pada Arga melainkan ketulusan yang sebenarnya karena perasaan Clara sendiri......

__ADS_1


..."Kak ...," sapa Rose dan mendekat pada Clara......


...Clara tersenyum membalas sapaan Rose......


...Rose beralih menatap Arga yang masih terbaring lemah karena begitu banyak kehilangan darah....


..."Bagaimana perasaanmu sekarang?" tanya Rose pada Arga......


..."Aku lebih baik hanya belum bisa bergerak bebas saja" jawab Arga....


...Rose terdiam sambil menundukkan kepalanya......


..."Ga, terimakasih karena sudah menolongku. Andai kalian tidak ada, mungkin kami berdua sudah tidak tahu akan membuka mata di mana lagi" ucap Rose......


..."Jangan bicara seperti itu, kalian seperti ini juga itu karena kami. Harusnya akulah yang meminta maaf pada kalian. Aku bersyukur tak ada luka parah pada kalian. Mungkin ini akan menyebabkan trauma bagi kalian. Tapi semoga itu tidak berlanjut lagi" harap Arga......


...Rose menatap Arga sendu. Lalu mengalihkan pandangannya saat Clara mengelus tangannya lembut dan tersenyum padanya......


...Saat semuanya sedang berdiam, tiba-tiba seorang polisi wanita mendekati mereka......


..."Ya, aku?" Saut Rose sambil membalikkan badannya......


..."Ini bajumu dan Nona Clara. Pak Jerry mengatakan tunggu dia di sini saja, dia akan menghampirimu. Saat ini ada beberapa hal yang harus ia selesaikan" ujar polisi itu pada Rose.....


...Rose menganggukkan kepalanya tanda mengerti lalu melemparkan senyuman sebelum akhirnya polisi itu berlalu meninggalkan mereka bertiga......


..."Jerry yang menangani kasus ini Rose?" tanya Clara tiba-tiba......


..."Kau tak tahu?" tanya Rose bingung.....


...Clara menganggukkan kepalanya.....


..."Iya dia dihubungi oleh Kenzi sebelum mereka datang menolong kita tadi malam" jelas Rose......


..."Kenapa anak itu tak menemuiku? Apa dia tidak menganggapku karena dia sedang bertugas?" keluh Clara kesal.......

__ADS_1


..."Dia menemuimu, dia juga menenangkanmu. Tapi kau malah nangis melihat Arga. Kau tahu tidak, tadi malam kau seperti orang yang putus asa memeluk Arga berharap Arga tidak meninggal" jelas Rose membuat wajah Clara memerah karenanya......


..."Benarkah itu Rose?" goda Arga pada Clara......


..."Iya.. Dan aku lupa sejak kapan kalian menjadi sangat deka5 dan saling peduli seperti ini. Tapi sudahlah, aku akan membersihkan diri aku takut Jerry marah jika dia kemari dan melihatku belum bersiap." kata Rose pada Arga dan Clara......


...Sepeninggalan Rose, Arga menatap Clara yang hanya menundukkan wajah. Ia menarik dagu wanita itu dan memastikan luka memar di wajahnya......


..."Aduhhh ...," ujar Clara meringis saat Arga menyentuh bagian bibirnya......


..."Apa sudah di obati?" tanya Arga pada Clara......


...Clara hanya menganggukkan kepalanya. Ia malu juga gugup melihat tatapan Arga padanya saat ini. Jantungnya pun berdetak lebih kencang dari sebelumnya......


..."Maaf karena melibatkanmu dalam masalah ini" ujar Arga sembari menarik tangannya dari wajah Clara......


..."Tidak masalah, lagi pula akhirnya kaulah yang lebih celaka dari pada aku atau pun Rose. Aku sangat takut saat kau di tusuk oleh walikota. Dia menusuknya tepat di hadapanku dan mencabut pisau itu tanpa perasaan juga di hadapanku. Aku histeris mengingat itu pasti sangat sakit" ucap Clara sambil mengingat kembali adegan tersebut. ....


...Arga tak menjawab, dari tatapan Clara ia bisa merasakan bagaimana khawatirnya dia. Semua terjadi tepat di hadapannya. Ini mungkin hal biasa baginya dan Kenzi, tapi bagi Clara yang hidup dengan jalan lurus tanpa noda ini bukanlah hal yang biasa. Bisa jadi ini adalah pengalaman pertama yang mengerikan yang ia rasakan.....


...Arga menggenggam tangannya. Ia mencoba menguatkan Clara bahwa ada dia yang akan terus melindunginya kedepannya nanti. Tapi untuk mengatakannya secara langsung, ada sesuatu yang menahannya hingga ia tak bisa mengatakan hal tersebut pada Clara saat ini.....


...Clara tersenyum pada Arga dan membalas genggaman tangannya......


***


Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!


Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...


Baca juga novelku yang lainnya..


"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"


Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏

__ADS_1


__ADS_2