
...Rose berlari cukup jauh meninggalkan Kenzi. Ia sedikit cemas dengan apa yang akan di lakukan Kenzi padanya.......
..."Milikku?! Apa yang dia inginkan dariku?" Tanya Rose dalam hatinya sambil menekan tombol Lift......
...Tak lama pintu lift pun terbuka dan Rose masuk,dengan tiba-tiba Rose dikagetkan dengan kehadiran Kenzi yang tiba-tiba dengan nafas yang tersengal-sengal......
...Melihat Kenzi yang menatapnya penuh dengan tatapan liar. Membuat Rose ketakutan dan berniat melarikan diri. Ia menekan tombol lift agar pintunya segera terkunci namun itu sia-sia karena Kenzi sudah masuk dengan cepat kedalam lift......
..."Apa kau berniat kabur dariku?" Tanya Kenzi menggoda Rose......
..."Siapa? Aku tak berniat. Aku hanya tak ingin orang-orang memandangiku karena berjalan berdampingan denganmu!" Jawab Rose mengelak......
..."Apa kau pikir di jam seperti ini masih ada karyawan yang bekerja?" Tanya Kenzi sambil menunjukkan jam tangannya......
..."Jam 9 malam... Astaga... Kak Clara pasti mengkhawatirkanku!" Ujar Rose gelagapan......
..."Tenanglah... Aku akan mengantarmu pulang dengan selamat!" Kata Kenzi menenangkan Rose......
..."Sudah lama sekali aku berada di kantor Kenzi. Kak Clara pasti sedang mengkhawatirkanku,sebaiknya aku telepon saja dia!" Ucap Rose sambil mengeluarkan ponselnya.......
..."57 panggilan tak terjawab dan semua dari kak Clara... Oh Tuhan mengapa aku bisa tidak ingat waktu begini!" Keluh Rose kesal pada dirinya sendiri......
..."Wanita mana yang akan ingat waktu jika bersamaku! Termasuk dirimu sayang!" Goda Kenzi membanggakan dirinya sendiri......
...Rose hanya melirik sekilas ke arah Kenzi dengan lirikan yang amat tajam. Membuat Kenzi berbalik arah dan tidak berani menatapnya lagi......
..."Ini semua karena kau. Jika saja kau tak menahanku,Aku pasti sudah lama pulang!" Omel Rose pada Kenzi......
..."Hanya kau yang berani mengomeliku seperti ini" Ujar Kenzi tersenyum kecil......
...Rose tak menghiraukannya lagi. Sekarang dalam pikirannya hanya ada Clara. Ia harus menenangkannya sebelum Clara melakukan hal yang menggila......
...Rose menekan nomor kontak Clara dan menunggu beberapa saat. Saat Clara mengangkat panggilan dari Rose pintu lift terbuka dengan lebar dan tanpa di sangka Clara sudah berdiri di depan Rose sambil memegang ponsel di telinganya......
..."Rose!" Teriak Clara dengan wajah yang putus asa lalu memeluk Rose dengan erat......
__ADS_1
..."Kakak...Tenanglah...Aku baik-baik saja. Jangan cemas!" Ujar Rose membalas pelukan Clara sekaligus menenangkannya......
..."Kau hampir membuatku tak berdaya karena kau tak mengabariku!" Ujar Clara sambil merenggangkan pelukannya dari Rose......
..."Maaf... Aku ceroboh... Maafkan aku kak... Tapi bagaimana kakak tahu aku berada disini?" tanya Rose penasaran......
..."Ah itu... Aku melihat rekaman CCTV dan mengetahui kalau Jerry datang berkunjung. Aku menelpon Jerry untuk menanyakan keberadaanmu dia mengatakan kau kemari untuk mengantarkan pesanan kopi. Aku juga mengetahui bahwa kau hari ini menerima tamu yang tak di undang datang.!" Jelas Clara sambil memandang pada Kenzi......
...Kenzi tak menanggapinya. Ia hanya berdiri tegak di belakang Rose tanpa mengatakan apa pun......
..."Hal yang terakhir sangat mengejutkan. Sang supermodel yang terkenal bisa menampar orang dengan begitu brutalnya. Saya ingin tahu apa Anda ada penjelasan tentang hal ini Presdir Kenzi?" Tanya Clara langsung mengarah pada Kenzi......
...Kenzi hendak menjawab,namun Rose segera menghalanginya. Ia menahan Clara dan menarik Clara untuk menjauh dari Kenzi......
..."Jangan pikirkan hal itu,Aku baik-baik saja. Lebih baik kita pulang atau kita cari makan dulu. Aku lapar!" Kata Rose mencairkan suasana......
..."Baiklah... kita akan mencari tempat makan di sekitar sini!" Ucap Clara mengikuti keinginan Rose......
..."Presdir Kenzi... Anda berhutang penjelasan pada saya. Cepat atau lambat saya akan menagih hal ini pada anda!" Kata Clara pada Kenzi.....
..."Saya bisa menjelaskannya sambil menemani anda dan adik anda makan malam. Apakah anda tak keberatan Nona Clara?" Tanya Kenzi tiba-tiba......
...Clara sempat kaget mendengarnya. Pesona Kenzi sebagai pengusaha muda yang sukses di ibukota sudah berulang kali ia dengar. Tapi kali ini ia menawarkan diri,hal yang tak bisa ia terima dengan akal sehatnya. Ia pun melirik Rose yang berdiri di sampingnya......
..."Apakah ada hal yang istimewa membuat Tuan Kenzi seorang Presdir K Grup ingin menemani kami makan malam? Apa ini murni karena sebuah penjelasan atau anda sedang mengincar sesuatu dari adikku?" Tanya Clara memastikan......
...Seketika Rose menarik lengan Clara dan berbisik......
..."Kakak.. Apa yang kau katakan... Jangan hiraukan dia. Aku akan menjelaskan semuanya kepadamu nanti. Tapi sekarang kita pergi dulu dari sini!" Pinta Rose......
..."Baiklah... Kita bertemu di lain kesempatan Presdir. Sepertinya adikku tak nyaman berada di dekat anda terlalu lama. Lagi pula ada kekasihnya yang sedang menunggu telepon darinya!" Ujar Clara mencoba memprovokasi Kenzi......
...Kenzi tersenyum kecut saat mendengar kata KEKASIH yang di lontarkan Clara padanya. Kenzi pun tak banyak bereaksi setelah mendengarnya......
...Setelah melihat Kenzi tak bereaksi sedikit pun dengan kata-katanya,Clara menarik Rose untuk pergi meninggalkan Kenzi yang masih berdiri......
__ADS_1
...Kenzi meratapi kepergian Rose dan Clara. Baru saja ia meyakinkan Arga bahwa Rose adalah miliknya namun saat mendengar Rose memiliki kekasih ia malah tak bereaksi apa-apa.. ...
...Sementara itu,Rose menoleh kebelakang melihat Kenzi yang memandanginya. Kenzi tersenyum kecil melihat mata Rose yang tertuju padanya. Entah itu isyarat atau sebuah ucapan selamat tinggal ia pun tak mengerti. Yang ia tahu,hatinya seperti kehilangan sesuatu saat melihat Rose kian melangkah jauh meninggalkannya.....
..."Baiklah Rose... Aku akan melepaskanmu hari ini. Tapi kedepannya,aku tak akan pernah peduli dengan kekasihmu itu. Kau harus bersama denganku dan kau tak punya pilihan lain!" Kata Kenzi dalam hatinya.......
...Kenzi berdiri di depan pintu Lift sambil terus memandangi Clara dan Rose yang masih berdiri di depan kantornya menunggu taksi menjemput mereka......
...Saat Kenzi tengah asyik memandangi kedua wanita itu,Arga tiba-tiba muncul dan membuatnya kaget......
..."Halo Tuan... Apa yang sedang aku lakukan disini?" tanya Arga menggoda Kenzi......
...Kenzi hanya diam sambil mengisap dalam-dalam rokok yang hampir habis di tangannya......
..."Bukankah kau bilang Rose adalah milikmu? Lalu mengapa kau berdiri saja disini?" Tanya Arga terus menggoda Kenzi......
..."Hei.. Apa kau bosan hidup?" Teriak Kenzi pada Arga.....
...Arga tertawa lepas karena puas berhasil menggoda Kenzi perihal seorang wanita......
..."Ayo temui... Apa kau harus aku ajari bagaimana cara mengejar seorang wanita?" Goda Arga lagi......
...Kenzi hanya tersenyum sinis pada Arga,tapi Arga tahu Kenzi tak akan bergerak lebih jauh. Ia pun mengambil inisiatif lebih dulu dengan menarik Kenzi mendekat pada Rose dan Clara......
Awalnya Kenzi menolak,tapi karena Arga memaksanya,ia pun tak bisa berbuat banyak meski di hatinya sedikit gugup menghadapi Rose nantinya....
***
Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!
Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...
Baca juga novelku yang lainnya..
"PERNIKAHAN KONTRAK!"
__ADS_1
Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏