Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir

Haruskah Aku Mengalah Pada Takdir
Cemasnya Clara


__ADS_3

...Rose berbincang dengan Clara dan beberapa koleganya. Mereka senang saat Rose menghampiri mereka. Mereka pun mencoba mengenal Rose lebih dekat dan menjadikan Rose sebagai jembatan untuk masuk kejaringan K Grup....


...Rose menjadi risih dengan pertanyaan-pertanyaan mereka yang menurutnya tidak berguna. Meski berkali-kali Rose menjelaskan bahwa dia adalah pegawai CDN Grup, tapi orang-orang yang haus kekuasaan itu masih terus mencoba mendekati Rose dan bicara mengenai K Grup.....


...Rose pun menghindar dan memilih tempat sepi hanya untuk sekedar melarikan diri dari pertanyaan-pertanyaan yang tidak berguna itu....


...Rose berdiri di teras yang ada di aula tersebut. Beruntung aula tersebut tidak begitu tertutup dan masih ada sedikit ruangan untuk mencari udara segar....


...Tiba-tiba ada yang memeluknya dari belakang. Rose kaget dan mencoba menghindar namun segera ditahan oleh pemilik dikedua tangan tersebut....


..."Tenanglah, jika kau berteriak ini akan memancing orang-orang untuk melihat kearahmu dan kau akan menjadi pusat perhatian kembali" Ucap pemilik tangan yang sedang memeluk Rose itu....


...Mendengar suaranya tidak asing, Rose pun membiarkan tangan itu terus mendekap dirinya. Mereka menikmati suasana malam yang tenang di teras itu. Tanpa pertanyaan-pertanyaan yang mengandung konspirasi atau pun drama-drama yang dilakukan orang hanya untuk menjilat mereka....


..."Rose ..., kenapa kau berubah pikiran?" tanya Kenzi tiba-tiba....


...Rose terdiam sebentar, lalu kemudian ia tersenyum sambil memainkan jemarinya di atas punggung tangan Kenzi....


..."Entahlah..." jawab Rose sekenanya......


..."Jangan berbohong lagi padaku, terakhir kau begitu yakin tidak ingin bersamaku, lalu hari ini dengan tiba-tiba kau mengaku di depan Moza. Ini ada yang aneh" jelas Kenzi sambil meletakkan dagunya di atas pundak Rose......


...Rose kembali diam. Ia lebih memilih diam dan tidak menjawab pertanyaan dari Kenzi....


..."Hei... Kenapa dia, jawab aku" kata Kenzi dengan suara manja....


...Rose berbalik dan menatap Kenzi dengan tajam. Tiga jam lalu ia masih menguatkan hatinya untuk berusaha melupakan Kenzi. Namun saat melihat Kenzi bersama dengan wanita lain, hatinya sakit. Ia tak bisa menerima jika ada wanita yang tersenyum pada Kenzi. Itulah mengapa ia tiba-tiba merubah keputusannya.....


..."Karena aku rapuh saat melihat kau bersama dengan Moza. Aku tak suka dia menggandengmu dengan mesra dan tersenyum bangga seolah-olah Kau adalah miliknya. Aku juga tak suka melihatmu selalu menampakan wajah datar dan dingin" ucap Rose lembut....

__ADS_1


..."Tapi kau tahu konsekuensinya saat bersamaku bukan?" tanya Kenzi memastikan.....


...Rose mengangguk yakin. Ia kembali menatap Kenzi dengan tatapan hangat yang dapat menyejukkan hati Kenzi....


..."Entah ada atau pun tak ada Moza, tidak ada yang bisa menjamin keselamatanku. Jika bukan dia, mungkin malapetaka lainnya yang akan datang. Tapi saat aku bersama denganmu setidaknya aku tidak sendiri. Aku memilikimu disampingku. Hari ini aku menyadari bahwa lebih menakutkan kehilanganmu daripada serangan Moza kepadaku. Maaf karena kemarin aku terlalu pengecut untuk menghadapinya denganmu. Setelah pertemuan kita di hotel kemarin, sedikit pun aku tidak bisa melupakanmu. Aku terus teringat wajahmu, aku terus terngiang keputusan bodoh yang ku ambil itu. Saat melihatmu bersama dengan Moza tadi, hatiku benar-benar hancur. Aku sudah kalah sebelum berperang. Kini, bersama denganmu aku tak takut menghadapi Moza. Jika memang kita harus berakhir setidaknya aku sudah mencobanya!" Jelas Rose dengan suara lirih....


...Kenzi tersenyum mendengarnya. Setiap kata yang dikeluarkan dari mulut saat ini begitu menyentuh hatinya. Ia tidak pernah menyadari bahwa ia bisa dicintai sebesar ini. Selama ini semua orang hanya menjadikan dia bahan taruhan untuk mendapatkan sebuah nama dan gelar. Tapi ia tak pernah benar-benar dicintai. Bagi sebagian orang yang menatapnya, ia adalah pion yang akan membantu mereka untuk mencapai apa yang mereka inginkan. Kini Rose datang tanpa keraguan lagi, menggenggam tangannya. Dan berani melangkah menghadapi berbagai macam keadaan di depannya nanti.......


...Kenzi ingin mencium Rose saat itu, namun hal itu tak terjadi karena tiba-tiba Clara datang dan mengganggu mereka......


..."Aduuuhhhh .... Mesranya yang sedang jatuh cinta. Dunia serasa milik berdua" kata Clara membuat Rose kembali tersipu malu dan membenamkan wajahnya di dada Kenzi yang bidang....


..."Arga sudah kembali?" tanya Clara mengalihkan pembicaraan.....


..."Aku belum melihatnya" Jawab Kenzi seadanya dan perlahan mengurai pelukannya....


..."Acara malam ini sukses. Semua terpana dengan produk-produknya. Kau harus memberi bonus pada Rose Ken" ujar Clara lagi......


..."Tentu saja.. Itulah mengapa aku ingin meminjam Rose malam ini" Jawab Kenzi membuat Rose kaget, namun hal lain ditampakkan oleh Clara yang tersenyum lebar....


..."Ini tidak adil, apakah hanya Rose saja yang mendapat bonus? sedangkan aku dan Arga tak mendapatkan apa-apa?" Kata Clara yang tak ingin ditinggalkan sendiri.....


..."Tidak, aku hanya bercanda. Malam ini kita rayakan dirumahku saja. Dengan minum dan sambil bakar Barbeque" jelas Kenzi......


..."Baiklah aku setuju" jawab Clara bersemangat....


...Mereka pun tertawa serentak......


...Mereka kembali ke dalam Aula untuk mengantar para tamu yang telah hadir pada acara peluncuran mereka. Clara mencoba untuk menghubungi Arga namun panggilannya tidak tersambung....

__ADS_1


..."Ken... Arga tak menjawab panggilanku. Apa ada yang terjadi?" tanya Clara saat mereka hendak beranjak pulang....


..."Tidak masalah, kirim saja pesan dan katakan kita berkumpul dirumahku. Dia akan datang nantinya" jelas Kenzi....


...Clara masih saja cemas. Terakhir ia mengirimkan pesan pada Arga setelah itu ia tak melihat keberadaan Arga lagi. Ia takut jika sesuatu terjadi pada Arga dan itu karena ulahnya lagi.....


...Selama perjalanan pulang Clara terus mencoba menghubungi Arga, namun hal yang sama pun didapatkannya. Arga sama sekali tak menjawab panggilannya dan juga membalas pesan singkatnya. Clara kian cemas hingga memutuskan untuk berpisah di tengah jalan....


...Awalnya Kenzi dan Rose tak mengizinkan, namun karena Clara begitu memaksa, akhirnya Rose membiarkan Clara pergi dan berpisah dari mereka. Beruntung ada mobil pengawal yang mengikuti mereka dari belakang sehingga Clara bisa memakai mobil tersebut....


..."Apa sesuatu yang serius terjadi? Kenapa kak Clara terus mencari Arga?" tanya Rose heran......


..."Mungkin saja, Siapa yang tahu jika mereka sudah semakin dekat dan menjadi akrab" jawab Kenzi sekenanya......


...Rose dan Kenzi pun kembali meneruskan perjalanan mereka. Selama perjalanan pulang, Kenzi dan Rose terus berpegangan tangan seperti tak mau terlepas. Rose tersenyum sendiri saat melihat Kenzi menggenggam tangannya begitu erat....


...Malam ini, perasaan keduanya sangat senang. Mereka seperti menemukan barang berharga yang telah hilang......


***


Terimakasih karena sudah membaca ceritaku!


Jangan Lupa... like,Coment dan Vote ya...


Baca juga novelku yang lainnya..


"PERNIKAHAN KONTRAK & Cinta Terlarang aku dan sepupuku!"


Dan masukkan ke Favorit juga ya,agar kalian tahu perkembangan cerita selanjutnya🙏

__ADS_1


__ADS_2