
Yoora dan Joon masih sibuk untuk mencari Yoona, dan pada akhirnya mereka menemukan Yoona di taman kesukaannya waktu masa kecil. Mereka adalah orang kedua setelah orang tua Yoona yang tau kepribadian Yoona sebenarnya
“ Yoona ” panggil Yoora dari belakang Yoona yang sedang duduk memandangi danau air matanya tidak henti-hentinya mengalir di pipinya
“ ngapain kalian di sini, gua butuh waktu sendiri ” pandangan Yoona masih ke arah danau itu
Yoora pun langsung mendekat ke arah Yoona dan duduk di sampingnya “ Yoona lihat gua ” memegang pundak Yoona dan mengarahkan Yoona di hadapannya
Tatapan itu makin lama makin masuk ke dalam jiwa Yoona yang sedang hancur, Yoora adalah seorang psikolog jadi ia tau gimana menenangkan orang yang sedang seperti Yoona ini
“ lu ngak boleh kayak gini terus, mungkin ada jalan terbaik di balik masalah ini ” Yoora pelan-pelan merasuk ke dalam jiwa Yoona membuat ketenangan di sana sedangkan Joon hanya melihat mereka dari dalam mobil ia tidak bisa melihat teman nya seperti ini
“ Yoora, kenapa ini harus terjadi pada ku ” air mata itu lagi-lagi mengalir di pipi Yoona
“ lu tau, dulu kita sering bilang kalau ngak semua masalah harus kita salahkan, karena mungkin itu jalan yang terbaik untuk kita, dan semua masalah pasti ada jalan keluarnya, lu juga pernah bilang kalau semua masalah yang kita hadapi itulah yang membuat kita bahagia nantinya ” Yoora semakin serius akan hal ini
“ hhhmm, iya gua tau ” Yoona menunduk
“ udah sekarang harus air mata lu, dan lu ikut kami lihat baju lu udah robek, tapi janji jangan ada air mata yang jatuh lagi ” Yoora langsung memeluk Yoona
“ makasih ya ”
Begitu Yoona tenang, Yoora langsung membawanya ke mobil dan mereka langsung pergi ke rumah sakit untuk melihat papa nya Yoona yang masuk UGD, untuk awal mereka tidak memberi tahu ini dulu nanti saja kalau sudah sampai rumah sakit
Tapi sebelum mereka membawa Yoona pergi ke rumah sakit, Yoora menyuruh Yoona untuk ganti baju dulu di dalam mobil
Di luar joon dan Yoora berdebat
“ lu yakin mau bilang ini semua ke Yoona ” Joon sangat khawatir akan keadaan Yoona sekarang
“ kalau kita ngak bilang ini semua, Yoona pasti akan memburuk karena papanya itu orang yang paling ia sayang ” nada Yoora sedikit lebih naik
“ gua udah siap ” kata Yoona dari kaca mobil
Dan mereka pun melajukan mobil untuk pergi ke rumah sakit
__ADS_1
👑
Di rumah sakit semua keluarga menangis karena kim Hyuk masuk UGD dan Yoona tidak tahu pergi kemana, mamanya Yoona sangat hancur tapi ada mamanya Taehyung yang selalu menenangkannya
Skip.....
Saat Yoona tahu mereka berhenti di rumah sakit perasaannya makin tak bisa ia kendalikan, ia mempunyai firasat buruk akan hal ini
“ kita ngapain di rumah sakit ” tanya Yoona matanya sudah berkaca-kaca
“ Yoona, kita ke rumah sakit karena...... ” Yoora tidak tahan untuk mengatakannya
“ karena apa ” bentak Yoona
“ karena..... papa lu.. hhmm papa lu masuk UGD karena serangan jantung ” Yoora terpaksa mengatakannya
“ ha papa.... ” tangis Yoona pecah, ia langsung turun dan berlari ke dalam rumah sakit untuk melihat papanya
Ia melewati lorong-lorong rumah sakit, tangisnya makin pecah akan semua ini. Sesampainya di UGD Yoona menghentikan larinya karena saat ia sampai di UGD semua pandangannya menuju ke arahnya, semua orang di situ tampak sangat hancur
Yoona sangat hancur sampai ia tidak bisa berdiri ia pun terjatuh ke lantai, duduk dan menunduk meratapi masalahnya ini
“ papa kamu pasti akan baik-baik saja, kamu ngak boleh hancur seperti ini ” Taehyung memegangi pundak Yoona
Tapi itu semua di tepis oleh Yoona “ udah lu ngak tau apa-apa soal ini ” air mata itu makin deras
Tak lama kemudian Yoora dan Joon datang mereka berdua yang melihat kejadian ini tidak dapat menahan air mata akan kesedihan ini
Dan akhirnya dokter pun keluar dari ruangan, ia melihat semua orang yang ada di depan pintu UGD sejak tadi, Yoona masih menunduk
“ maaf pasien ingin bertemu dengan anaknya yang bernama Yoona, apakah dia ada di sini ” tanya dokter
“ saya dok ” Yoona langsung melihat ke arah dokter itu dengan di penuhi air mata
“ ayo silahkan masuk ” tanpa pikir panjang Yoona langsung memasuki ruang UGD itu “ hhmmm istri dan keluarga pak Kim Hyuk di persilahkan masuk karena pasien ingin bicara dengan kalian ” begitu dokter mempersilakan, mereka langsung masuk ke ruangan
“ papa ” Yoona sekarang sudah duduk di samping papanya
__ADS_1
“ sayang, kamu ada di sini tolong jangan tinggalkan papa ” suara sendu itu keluar dari mulut Jimmy dengan beberapa alat kedokteran yang sudah berada di badannya
“ pa ” tangis itu pecah Yoona tidak melepaskan genggaman nya
“ sayang, hapus air mata mu papa ngak mau ada kesedihan di kehidupan anak papa ” napasnya sedikit tidak teratur
Yoona langsung menghapus air matanya
“ sebelum papa meninggalkan kamu dan mama kamu, papa ingin pernikahan ini tetap di lanjutkan, dan papa ingin yang menjadi pengantin laki-laki nya adalah Taehyung ” mendengar kata-kata dari Kim Hyuk Taehyung kaget bukan kepalang
“ pa, papa ngak boleh ngomong gitu papa pasti sembuh ” Yoona mencoba untuk tidak menangis
“ Taehyung sini nak ” memanggil Taehyung untuk mendekat
“ iya om ” Taehyung sekarang sudah ada di dekat Kim Hyuk yang terbaring lemah
“ nak kamu mau kan, menikah dengan anak om, om ingin anak om selalu bahagia dan om percaya sama kmu kalau kamu akan membuatnya selalu bahagia dan bisa menjaganya dengan baik ” suaranya makin lama makin lemah
“ tapi pa ” Yoona sedikit mengelak
“ sayang tolong turuti permintaan terakhir papa ini ” menyatukan tangan Yoona dengan tangan Taehyung “ kamu menikah ya dengan Taehyung, kalau kamu menikah pasti papa akan tenang di alam sana ” perkataan itu merasuk ke dalam jiwa Yoona
“ Kim Hyuk , ayo nikahkan anak kita, dan tolong sayangi Yoona seperti anak mu sendiri, dan Da Kyung tolong kamu bimbing anak kita ini ” permintaan itu di keluarkan untuk semua keluarga yang ada di situ
Semua mengangguk akan permintaan terakhir Jimmy mereka yang ada di situ tidak dapat berkata apa-apa lagi
“ janji sama papa ya nak ” menatap Yoona
“ hhmm iya pa, Yoona janji akan menikah dengan Taehyung ” dengan terpaksa Yoona harus menuruti permintaan papanya itu dengan Isak tangis
“ Taehyung kamu mau kan jagain anak om, selalu buat dia bahagia ” kini tatapan Jimmy menatap Taehyung
“ hhmm iya om aku janji bakalan jaga dan selalu buat dia bahagia ” Taehyung pun berjanji pada Jimmy
“ hhhmm semua udah selesai, sekarang aku bisa pergi dengan tenang ” kata Jimmy yang membuat semua orang pecah oleh tangis
Dan akhirnya Jimmy menghembuskan napas terakhirnya dengan tenang, melihat papa nya yang sudah tidak bernafas lagi Yoona langsung memanggil dokter dan dokter pun datang untuk memeriksanya
__ADS_1
“ maaf pak Jimmy sudah tiada ” kata-kata dokter itu membuat semua orang menangis histeris termasuk Yoona
“ papa, jangan tinggalkan Yoona ” tangis Yoona pecah semua yang ia sayang meninggalkan nya saat ia memeluk papanya yang sudah tidak bernyawa lagi tangannya masih menggenggam erat tangan Taehyung ia tidak menyadari itu karena terbawa oleh kesedihan