I Need Your Love

I Need Your Love
Bab 54 " Lingga dan Amanda Kecelakaan"


__ADS_3

Lingga menceritakan kepada Amanda apa yang telah dilakukan Nadine. Ia juga menceritakan kalau ia juga telah mengatakan kepada Bapak mertuanya tentang sikap Nadine dan masalah perceraiannya .


Bukannya senang mendengarkan itu semua, Amanda semakin takut. Amanda juga menceritakan kalau ia bertemu dengan Ibu nya.


Lingga meminta pada Amanda untuk tidak takut dalam masalah ini.


Begitu juga dengan Nadine, Nadine menceritakan kepada Mama nya kalau Lingga menyukai Amanda. Mama Sekar pun menjadi geram. Apalagi ia mengetahui rencana Lingga akan menceraikan putrinya itu.


Tapi, Mama Sekar menyetujui perceraian itu. Karena ia tak mau putrinya itu tidak bahagia. Keluarga Nadine pun semua setuju dengan perceraian antara Lingga dan Nadine.


****


Lita, adik dari Lingga pun tiba di Indonesia. Ia langsung menangani masalah kakaknya itu. Dan akhirnya Nadine dan Lingga pun sah bercerai.


Lingga atau Nadine sama - sama bahagia dengan berpisahnya mereka. Nadine belum tahu, kalau Lingga telah menipunya dengan mengatakan ia tak normal. Lingga melakukan ini semua karena ia benar - benar tidak mencintai Nadine.


Mereka pun bertemu di persidangan, tapi sayangnya Nadine tidak mau lagi melihat Lingga. Nadine semakin membenci Lingga dan keluarganya.


Nadine punya rencana jahat untuk Lingga. Ia ingin membuat Lingga menyesal seumur hidupnya.


Sebulan telah berlalu, Nadine masih saja tetap membenci Lingga, mantan suaminya itu. Diam - diam, ia menyuruh orang untuk menghabisi nyawanya. Dengan cara merusak rem mobil milik Lingga.


Pagi - pagi sekali, orang suruhan Nadine itu telah tiba dirumah Lingga. Apa yang diperintahkan Nadine, telah mereka laksanakan dengan baik.


Mendengar itu, Nadine sangat senang sekali.


" Rasain kamu Lingga, kamu akan menjemput ajal mu, hahahaha...!!!" ucap Nadine sambil mencabik - cabik fhoto milik Lingga.


****


Pagi itu, selesai membuat sarapan, perut Amanda terasa sakit. Perut nya semakin mulas. Sepertinya Amanda akan melahirkan. Ia menghubungi Lingga, dengan cepat Lingga pun tiba di rumah itu.


Semua keperluan untuk lahiran, sudah dipersiapkan Amanda. Lingga sangat panik karena Amanda semakin kesakitan.


" Aduhhhh massss, sakit sekaliiiii....!!" ucap Amanda sambil mengusap - usap pinggangnya.


" Sabar, Manda. Kita akan sampai dirumah sakit," ucap Lingga sambil menambah kecepatan laju mobilnya.


Amanda terus mengusap - usap pinggangnya, sekali - kali ia mengajak bicara anak yang ada didalam kandungannya itu untuk bertahan. Lingga semakin menambah laju kecepatan mobilnya. Ia tidak perduli pada mobil - mobil yang lain.


Ketika melewati sebuah tikungan tajam, Lingga mencoba mengerem mobilnya, tapi sayangnya rem mobil itu tidak berfungsi.

__ADS_1


" Sayang, kenapa mobil ini?" ucap Lingga sambil mencoba memainkan remnya lagi.


" Kenapa, mas ? kenapa rem nya ?"


" Rem nya blong, rem nya ga berfungsi !"


" Apa, massssss......???" Amanda sangat ketakutan. Ia memegang tangan Lingga dengan sekuat tenaganya.


" Sabar sayang, jangan panik, Tuhan pasti tolong kita, "


" Saya takut mas, anak kita gimana ?"


" Tenangkan hati mu !"


Lingga terus mencoba menghentikan laju mobil itu, dan tiba - tiba saja ada mobil didepan yang sedang melintas juga.


" Awasss maassssss....!!!" Amanda memegang pundak Lingga sangat kuat sekali. Lingga tidak bisa mengendalikan remnya, ia memeluk tubuh Amanda, seraya melindungi nya. Dan akhirnya kedua mobil itu pun saling tabrak menabrak...


Brrraaaaakkkkkk....


" Aaaaaaaaaaaa.........keduanya pun langsung tidak sadarkan diri.


Kedua mobil itu hancur. Mobil milik Lingga pun jatuh terpental. Tubuh Lingga terjepit. Dimana - mana darah segar mengalir deras. Tak berapa lama, pertolongan pun datang. Semua korban dibawa kerumah sakit.


Perawat mencoba mencari identitas Amanda dan Lingga. Dan akhirnya perawat menemukan nomor ponsel keluarga Lingga.


Perawat itu langsung menghubunginya. Lita yang masih stay di Indonesia, ia langsung menuju kerumah sakit dimana kakaknya dirawat. Mendengar kabar buruk ini, Lita tidak bisa tenang, ia selalu menangis. Ia tidak mau buru - buru memberitahukan pada kedua orang tuanya, karena ia takut kalau Papanya jatuh sakit mendengar kabar ini.


Lita pun tiba di rumah sakit itu. Dokter dan perawat masih saja memeriksa Amanda dan Lingga. Perasaan Lita semakin tidak tenang. Ia pun langsung membuat laporan kepada pihak berwajib agar kasus ini segera ditangani.


Sudah ada 3 jam Lita menunggu. Dan akhirnya salah satu perawat yang menangani Amanda keluar.


" Selamat pagi, Bu ! apakah Ibu keluarga pasien atas nama Amanda ?" tanya seorang perawat .


" Ia suster, saya adik ipar nya mbak Amanda, bagaimana mbak Amanda sekarang ?"


" Ibu tunggu sebentar ya, dokter akan menjelaskannya ! "


Perawat itu pun memanggil dokter yang menangani Amanda. Dokter dan perawat itu keluar dari ruangan dimana Amanda di rawat.


" Dok, bagaimana keadaan mbak Amanda dok?"

__ADS_1


Wajah dokter itu pun seketika berubah menjadi sedih.


" Maafkan kami, Bu. Kami tidak bisa menyelamatkan bayi yang ada di dalam kandungannya. Karena benturan yang sangat keras, membuat kehamilan nya tidak tertolong ."


" Apa ? apa, dok ? bayi nya ga bisa ditolong ? astagaaaa mbak Manda !" Lita menangis.


" Dia mengalami banyak kekurangan darah, Bu. Untuk itu Ibu dan keluarga harap sabar, karena sejam lagi kami akan memberikan donor darah untuk Ibu Amanda. "


" Trus, kakak saya gimana dok? Lingga ?"


Dokter kedua pun keluar bersama perawat. Dokter itu hanya bisa menggelengkan kepalanya.


" Kenapa kakak saya dok? jawab dok !!!"


" Pak Lingga, mengalami cedera yang sangat parah, Bu. Pak Lingga mengalami masalah pada kedua matanya, kemungkinan besar Pak Lingga tidak dapat melihat lagi dan kedua kakinya tidak dapat berfungsi lagi."


"Tidak dapat melihat lagi? itu artinya dia buta? kedua kakinya tidak dapat berfungsi lagi, itu artinya dia lumpuh? begitu dok? dokter jangan bohong sama saya, saya pengacara dok, kalau dokter berani berbohong, saya ga sungkan - sungkan menjebloskan dokter ke penjara, " ancam Lita.


" Saya ga bohong, Bu. Tapi itu lah kenyataannya. Kami tidak bisa berbuat apa - apa, "


" Apakah bisa disembuhkan dok?"


" Kalau untuk matanya, jika ada pedonor mata yang pas, mungkin Pak Lingga dapat melihat kembali. Tapi kalau untuk kakinya, hanya mujizat dari Tuhan lah yang bisa menolongnya, Bu !"


Mendengarkan penjelasan dari dokter, Lita mendadak lemas. Ia pun pingsan. Perawat langsung membawa Lita ke ruang IGD untuk mendapatkan pertolongan.


****


Mendengar kabar kalau Lingga mengalami kecelakaan, Nadine sangat senang sekali. Begitu juga Mamanya, Mama Sekar. Tapi mereka tidak mengetahui kalau di dalam musibah itu ada Amanda yang ikut.


Merasa senang dengan kabar ini, ia mengajak David untuk party. David ikut merasakan hari bahagia itu, dimana ia juga baru tahu kalau Nadine dan Lingga sudah sah bercerai. Dan akhirnya , David memberanikan dirinya melamar Nadine, pujaan hati nya itu.


****


Setelah sadar , Lita mencoba tenang menyikapi masalah yang dihadapi keluarganya. Ia mencoba menghubungi keluarganya. Ia memberitahukan pada Papa dan Mama nya agar pulang ke Indonesia.


Papa dan Mama nya juga sangat terkejut dengan masalah ini. Mamanya tidak terima dengan kejadian ini. Apalagi Lita memberitahukan kalau Amanda juga ikut dalam kecelakaan ini dan Amanda harus kehilangan anaknya.


Mama nya pun sangat marah, dan ia menyalahkan Amanda biang dari semua ini. Tanpa menunggu lama, mereka pun segera datang ke Indonesia.


Lita meminta ijin untuk melihat keadaan Amanda. Dokter pun memberikan ijin padanya. Tapi tidak dengan Lingga, selama dua hari atau tiga hari kedepan, Lingga belum boleh di jenguk sama sekali.

__ADS_1


Haii..para reader dimana pun berada, maaf ya kemarin saya ga up, dikarenakan ada masalah jaringan. Semoga kalian selalu suka dengan cerita saya ya...! sekali lagi saya minta maaf...jangan lupa tinggalkan like, komen dan vote kalian ya, agar saya tetap semangat menulisnya..terimakasih 🥰🙏🏻


__ADS_2