Istri Muda Miliarder Tampan

Istri Muda Miliarder Tampan
IMMT Eps 46


__ADS_3

Dariel duduk disingle sofa dikamar Apartemen Andrea. Menunggu Istri mudanya itu bersiap.


"Sayang,bagaimana dengan yang ini?" Andrea keluar dari ruang ganti.Ia masih tidak nyaman berganti pakaian didepan suaminya meski Dariel sempat memaksa tadi.


Dariel langsung menoleh begitu didengarnya suara Andrea.Wanita itu nampak manis dengan slip top berwarna mint yang dipadu rok Plisket Sirt krem. Rambut cepolnya yang menampakkan leher jenjang itu seakan memberi efek lebih tinggi pada tubuhnya.


"Tidak." Jawab Dariel setelah memberi tatapan penilaian pada busana santai yang dikenakan Istrinya.


"Aku sudah tiga kali ganti baju!" Berkacak pinggang. "Niat tidak sih mengajakku keluar?" Dariel terkekeh. Ia bangkit dan mendekat ke Andrea.


"Sepertinya aku harus menghukum Dira karena menyiapkan pakaian kurang bahan untukmu" Membenarkan tali baju Andrea yang kurang rapi. "Lihat tali sialan ini, kenapa kecil sekali,leher dan bahumu jadi kelihatan jelas!"


"Bukannya kau suka?"


"Iya aku sangat menyukai nya. Itu milikku. Tubuhmu milikku,justru itu aku tidak rela ada yang menatapnya nanti!"


"Cih," Menepis tangan Dariel yang sudah mengapit pinggangnya. "Pergi lah sendiri sana!" Tapi Dariel menarik lagi pinggang Andrea yang ingin menjauh itu.


"Jangan ngambek begitu! Nanti cantikmu hilang lho! " Andrea mendengus sambil melipat kedua tangannya didada.


Dariel mengecup pipi Andrea. "Nanti saja tunjukkan marahmu diranjang, sekarang aku benar benar lapar! ayo!" Mengecup sekali lagi lalu berjalan mendahului.


"Dasar mesum!"


.....


Dariel membukakan pintu untuk Andrea begitu mereka sampai didepan sebuah restoran mewah, Andrea menatap kagum pada bangunan itu. Setelah menutup pintu Dariel meraih pinggang Andrea sambil berjalan masuk.Membuat beberapa pasang mata disana membulat menyaksikan kemesraan yang diberikan Dariel untuk wanita itu.


"Tuan, apa tidak apa apa kau seperti ini padaku?" Risih karena merasa diperhatikan.


"Tenanglah." Andrea mengikuti langkah Dariel menuju satu meja yang telah disiapkan pelayan. Dariel menarik satu kursi untuk Andrea, dengan senyum merekah Andrea duduk.Ia luar biasa tersanjung dengan sikap gentleman Dariel ini.


"Sayang,pesan lah sesuka mu." Ujar Dariel setelah keduanya duduk.


Seorang Pelayan yang nampak menunggu disamping mereka kaget dengan yang didengarnya.


Tadi bergandengan mesra sekarang panggil panggil sayang, jadi benar Tuan Dariel selingkuh? Jadi rumor yang beredar itu benar? Meskipun kelihatan sederhana tapi wanita ini memang cantik sih,tubuhnya bagus dan kulitnya putih, apa dia juga dari kalangan artis seperti Nyonya Aletta? tapi aku belum pernah melihatnya di stasiun tv manapun.. Apa dia model? Atau pramugari? Atau Dokter?


Andrea melihat lihat buku menu.


"Untukku nasi goreng terenak disini." Memesan makanan kesukaannya. "Sayang, kau?"


"Aku ingin seafood." Menjawab cepat karena bingung memilih menu yang mana. "Aku ingin menu berbeda dari beberapa jenis seafood." Pelayan itu mengangguk kemudian undur diri.


"Akhir akhir ini kau sepertinya suka sekali mengkonsumsi seafood, apa kau sangat menyukai nya?"


"Lumayan."


"Aku akan suruh koki disini memasakkan nya untukmu setiap hari."


"Tidak usah,aku akan pesan kapan aku mau." Dariel tersenyum dan mengangguk.Sambil menunggu Dariel meraih tangan Andrea diatas meja, memainkan jari jari lentik istrinya.


"Kau suka tempatnya?" Andrea mengangguk cepat.Restoran mewah bagaimana mungkin Ia tidak suka,Ia nyaman disini. Ini akan jadi restoran kesukaannya karena Dariel pertama kali membawa nya.


"Tuan, tidak takut ada yang melihat?"

__ADS_1


"Tidak usah pedulikan mereka, Aku mempekerjakan mereka bukan untuk mencampuri kehidupanku.Kalaupun mereka berulah, itu biar jadi urusanku!"


"Mempekerjakan? Jadi restoran ini milikmu?" Andrea menatap tak percaya suaminya.


"Milik keluarga!"


"Sama saja!" Dariel tersenyum simpul.


Hufff...Sepertinya aku lupa siapa suamiku..


"Setelah ini kau ingin kemana?"


"Kau serius bertanya seperti itu?"Dariel mengangguk.


"Tapi aku tidak tau ingin kemana."


"Bertemu teman sekolahmu mungkin?" Andrea langsung mengerucut kan bibirnya mendengar itu.Dariel terkekeh.


"Jangan khawatir kan apapun,Katakan saja jika kau ingin pergi kesuatu tempat.Hari ini aku akan menemani mu dan Baby."


"Wuaaa,Kau dengar yang dikatakan Ayahmu sayang?"Mengelus perutnya sambil tertawa ringan. "Ayahmu baik sekali.Bilang apa pada Ayahmu? Terimakasih Ayah..." Dariel mengembangkan senyum nya melihat Andrea yang sedang berinteraksi dengan janin dalam rahim nya. Butuh waktu kurang lebih 7 bulan lagi untuk darah dagingnya itu hadir didunia,dan Dariel merasa tidak sabar. Ia teringat kata kata Andrea malam itu..


Kalau dia lahir, kira kira dia akan mirip siapa ya?


Dariel tersenyum membayangkan bayi yang lahir adalah seorang baby boy dan setampan dirinya.Tapi jika itu baby girl juga Dariel tidak mempermasalahkan.Toh Ia masih punya kesempatan memiliki anak lagi dengan Andrea.


Memiliki anak lagi?


Andrea menyantap dengan lahap hidangan yang dibawakan beberapa pelayan wanita direstoran itu, Ia sendiri baru sadar kalau mereka cantik cantik dengan tatanan rambut dan seragam rapi ala pelayan kelas atas.


Andrea menoleh sebentar kearah suaminya yang juga nampak menikmati nasi goreng itu.


Kenapa dia tampan sekali sih? Lihat cara makannya itu,bahkan dia jauh lebih anggun daripada aku.


Cara makannya ini memang terkesan rakus untuk orang kelas atas macam Dariel Lee. Pria itu selalu menikmati makanannya dengan teratur dan indah. Itu membuat Andrea sedikit gerah. Tidak sabar rasanya dengan cara makan orang orang kaya. Apa itu namanya? Table manner? Aish, bahkan Ia lebih memilih mengerjakan matematika daripada harus makan dengan cara table manner. Itu sangat menyusahkan dan lambat!


Beberapa pelayan yang sengaja mengintip Dariel dan Andrea nampak gigit jari dengan tingkah mesra keduanya.


"Aku masih tidak percaya dengan yang kulihat! Beruntung sekali wanita itu bisa jadi selingkuhan Tuan Dariel! Aaaaa Kenapa bukan aku saja sih?" Rutuk pelayan A.


"Tuan Dariel juga tidak bodoh selingkuh dengan wanita kelas rendah seperti mu!" Sahut pelayan B.


"Benar tuh! Lihat dia, walaupun cara makannya seperti orang susah tapi dia sangat cantik! Pakai baju begitu saja dia sudah menawan ya?" Ujar pelayan C.


"Tidak disangka sangka tuan Dariel Lee yang super tampan itu minat juga dengan hubungan gelap! Kira kira apa ya alasannya?" Tanya pelayan A.


"Apalagi, dia pasti bosan dengan istrinya! Semua Pria sama saja!" Omel pelayan B.


"Tapi tuan Dariel kelihatan sangat mencintai istrinya. Lihat saja terakhir kali mereka mampir kesini!" Balas pelayan A.


"Tuan Dariel juga manusia biasa! Mungkin saja dia sudah sejak dulu suka berganti wanita, siapa tau?"


"Jangan kau samakan dia dengan mantan pacarmu!"


"Laki laki memang semua buaya!"

__ADS_1


"Tapi aku tetap menyukai tuan Dariel ku, aku percaya dia tidak seburuk itu, meskipun aku agak kecewa karena bukan aku yang jadi wanita nya! hoho"


"Semua laki laki kau sukai! Yang kau sebut mantan pacarku juga kau naksir!"


"Dia yang menggoda ku ya!"


"Aish, pelankan suara kalian! Bisa gawat kalau ada yang mendengar kita menggunjing disini! aku masih ingin hidup!!" Pelayan C menengahi.


Andrea dan Dariel langsung keluar dari restoran begitu selesai makan.


Dariel mulai mengemudi kan mobilnya lagi dengan kecepatan sedang.


"Tuan,anakmu ingin nonton film, boleh tidak?" Dariel menoleh kesamping dimana Andrea berada. Andrea bertepuk tangan senang ketika Dariel mengangguk. Membuat Dariel gemas dan mencubit pelan pipinya.


Tak lama Dariel membelokkan mobil mewah nya ke basement salah satu Mall terbesar diibu kota.Andrea mengerutkan dahi begitu sampai Dariel malah membuka jas navy yang dikenakannya.


"Sayang, kenapa kau malah buka baju! Ini masih dimobil jangan gila" Protes. Dariel terkekeh.


"Apa yang kau pikirkan? Aku hanya membuka jas ku, bukan celana ku! Aku juga tidak minat melakukan nya dimobil, Lebih enak dikamar bukan?" Goda Dariel membuat wajah Andrea memanas.


Dariel menggulung kedua lengan kemeja nya supaya lebih kelihatan santai.Kemudian mengambil topi dan masker yang ada didasboard.


"Ayo!" Ajaknya.Andrea menurut.Kini Ia paham dengan Dariel yang sengaja mengenakan masker itu.Yang justru membuatnya lebih leluasa menikmati waktu bersama. Mereka bergandengan mesra melewati kios kios yang ada di sana.


"Sayang, kenapa kesini?" Tanya Andrea bingung karena Dariel mampir kesebuah counter handphone.


"Beli ponsel baru untukmu, apalagi..."


Setelah melakukan transaksi dengan pemilik counter,Andrea menerima satu 'Apple gigit' keluaran terbaru pemberian suaminya.Harganya saja membuat Andrea sakit kepala.


Selesai dengan itu keduanya memilih film untuk mereka tonton.


"Sayang kenapa pilih yang roman? Anakmu ingin nonton horor!" Andrea berdecak kesal.


"Horor? Tidak! Ku kira kita lebih baik nonton yang romantis kan? Siapa tau nanti ada adegan yang bisa aku praktekkan padamu!" Mengerling nakal.


"Anakmu yang ingin,Tuan tampan! Menurut saja! Kalau tidak dituruti nanti dia menangis!" Dariel berdecak kesal.


"Bagaimana nanti jika kau membatin saat menonton horor, aku tidak bisa terima kalau anakku mirip hantu nanti!!" .


"Tidak akan!"


"Aku akan tetap memilih roman!"


"Tidak mau!"


"Harus mau!"


"Aku ingin horor sayang,please.." Andrea merengek.Menarik narik kemeja Dariel seperti anak kecil."Tidak mau itu sayang,mau horor hiks hiks..." Airmata nya sudah keluar.


"Eh,cup cup cup...Jangan menangis. Iya kita nonton horor oke?" Dariel mengalah. Tidak habis pikir kalau Andrea akan sungguh menangis.Di elusnya punggung Andrea berusaha menenangkan. Wajah Andrea kembali berbinar.Setelah membeli beberapa cemilan Andrea melangkah masuk lebih dulu.


"Cepat sayang!"


"Rea jangan berlari nanti kau jatuh!"

__ADS_1


__ADS_2