Istri Muda Miliarder Tampan

Istri Muda Miliarder Tampan
IMMT Eps 53


__ADS_3

Livya berlari kecil memasuki kawasan rumah sakit yang mempertemukan nya dengan Eros. Hatinya masih tak bisa menerima dengan lapang dada semua yang dilihatnya.


Melihat kedatangan Livya,Resepsionis yang berjaga tersenyum ramah.


"Permisi.." Ucap Livya dengan suara khas orang habis menangis.


"Ya, ada yang bisa saya bantu?" Tanya Resepsionis itu.


"Aku ingin tanya,apakah dirumah sakit ini pernah ada pasien meninggal sekitar sebulan lalu bernama Eros?"


"Sebentar akan saya carikan Nona." Resepsionis itu mulai mencari dimesin pencarian. Tak butuh waktu lama untuk Livya mendapatkan informasi yang Ia butuhkan.


"Benar Nona,dirumah sakit ini pernah dirawat seorang pasien bernama Eros Kasali usia 27 tahun.Kecelakaan lalu lintas."


"Kecelakaan?" Livya memastikan.Resepsionis itu mengangguk.


"Menurut data yang saya dapatkan seperti itu Nona." Livya terduduk dikursi tunggu dengan tubuh lemas.Tertawa sambil mengeluarkan airmata.


Eros apa apaan ini? Kau sudah tiada?! Kenapa kau menunjukkan dirimu? Kenapa aku tidak terpikir sampai kesana?! Astaga.. Apa aku sudah gila naksir dengan hantu? Tuhan,Biarkan ini menjadi mimpi buruk ku saja dan biarkan aku terbangun segera! Cepat bangunkan aku!


Livya menepuk nepuk pipinya sendiri, membuat Resepsionis itu mengerutkan dahinya melihat tingkah gadis itu. Livya menyerah. Pipinya mulai terasa panas karna ditampar oleh tangannya sendiri.Livya menangis terisak menyadari semua ini bukanlah mimpi.Ini kenyataan.


Dengan langkah gontai Livya meninggalkan kawasan rumah sakit,menyusuri jalanan mengikuti langkah kaki nya.Menuruti kemana sepasang kaki itu membawanya.


Livya tersadar dalam perjalanan nya ketika merasakan seseorang menggenggam jemari tangannya.Begitu Ia menoleh,si hantu tampan sudah berada disampingnya.Tersenyum. Menatapnya juga.Lama mereka saling pandang dalam langkah lambat yang masih beriringan. Airmata Livya kembali turun tanpa bisa dicegahnya.Eros menghentikan gerak kakinya dan tangannya terulur menyeka airmata Livya.Tapi bukannya berkurang, airmata yang keluar semakin bertambah. Livya menunduk.Terisak lagi.


"Hantu sialan!" Gumam Livya dalam isakannya. "Beraninya membuat aku begini! Kenapa kau masih gentayangan juga dan menemui ku lagi? Pergi sana tinggalkan aku dasar bodoh!"


"Kenapa kau menangis?Berhenti menangis, kau lebih cantik saat tersenyum!" Livya menepuk pelan bahu Eros.


"Cih, kau ini! Aku sedih kau membohongi ku! Kenapa kau tidak terus terang saja padaku?!"


"Aku tidak membohongi mu.Kau yang tidak memperdulikan kata kataku malam itu..."

__ADS_1


"Kenapa kau menunjukkan dirimu?! Kenapa menolong ku malam itu? Cih, aku tidak percaya aku bisa sedekat ini dengan hantu!"


Eros mengulum senyum mendengar kata-kata gadis didepannya.Dan saat Pria itu tanpa ekspresi datar begini Kadar ketampanan nya meningkat seribu persen dimata Livya.


"Kau minta tolong,jadi aku menolong mu. Sekarang kau bertanya kenapa aku menolongmu? Gadis aneh!"


"Kenapa baik padaku?"


"Apa yang ingin kau dengar sebenarnya?" Livya terdiam. Sejujurnya masih ada yang mengganjal dihatinya.Tapi Livya tak berani bilang.


"Sekarang pulanglah, udara sangat dingin malam ini.Takutnya kau sakit."


"Tidak mau!"


"Aku antar!" Livya mengangguk manja. Dengan masih bergandengan tangan dua anak manusia yang sudah terpisah oleh dunia itu kembali mengukir kenangan ditrotoar jalan.Saling diam.Livya sudah tidak menangis lagi.Ia sudah mulai menerima kenyataan.


Siapapun dirimu,siapapun kau sekarang, aku bahagia pernah mengenalmu Eros. Mungkin ini jawaban Tuhan dari pertanyaan ku. Hatiku memang berdebar untuk dua Pria sekaligus tapi yang menjadi takdirku bukanlah dirimu. Andai saja kau masih manusia,paling tidak kita bisa berteman.Ya Ampun ini cukup memalukan... Apa hanya aku yang mengalami ini dikehidupan nyata? atau tidak? Lihat diriku,Aku bergandengan dengan hantu! Tapi kenapa Dia masih peduli padaku? Eros kau tampan,apa kau lebih tampan dari ini saat masih jadi manusia? Eros,Masih ada yang ingin kutanyakan padamu. Tapi aku ragu apa kau mau menjawabnya atau tidak. Hufff Untuk pertama kalinya aku harus memendam sebuah rahasia hidupku dari Andrea. Tidak mungkin aku mengatakan kalau Pria yang menolong ku adalah hantu tampan ini! Bisa bisa Andrea keguguran karena lelah menertawai ku, Huhuhu... Livya kau sangat tidak beruntung!!


"Masuklah." Suara Eros menyadarkan Livya ketika Mereka sudah berada beberapa meter dari kediaman gadis itu.


"Kau lebih cantik dari Resepsionis yang berjaga.Kau puas?" Livya mengerucutkan bibirnya.


"Bukan ituuuuuu!" Emm,Eros,kau pernah bilang kau mati karena cinta pertama mu. Tapi kau kecelakaan kan? Aku masih belum mengerti."


Eros tak langsung menjawab.


"Itu kesalahan ku sendiri." Jawaban yang ambigu untuk Livya. "Tidak perlu memikirkan nya. Lanjutkan hidupmu dan berbahagia lah! Dan mungkin setelah ini kita tidak akan bertemu lagi." Tangan dingin Eros terulur mengusap lembut kepala Livya. "Ayo tersenyum!" Livya menutupi sesaat wajahnya menahan malu karna permintaan Eros. Tapi kemudian sebuah senyum paling manis ia tunjukkan,dan mengundang senyum Eros keluar juga.


"Apa kita benar benar tidak bisa bertemu lagi?"


"Kenapa kau ingin bertemu lagi denganku?"


"Aku pikir aku akan merindukan senyum mu ini suatu hari!"

__ADS_1


Eros lagi lagi mengembangkan senyum.


"Terimakasih karena telah menuruti ku untuk banyak senyum!" Eros mengangguk. Livya beranjak dari tempatnya.Melangkah menuju pintu utama.Sebelum Ia benar benar masuk, Suara Eros menghentikan nya.


"Livya!" Livya menoleh.


"Aku juga menyukaimu!"


Deg! Livya terpaku ditempatnya.


Aaaaaa Tuhan bolehkah aku memeluknya??? Aku ingin memeluk nya!!


"Livya!!" Livya terperanjat dan langsung menoleh kearah suara yang ternyata milik Ibunya. "Apa yang kau lakukan didepan situ? Dengan siapa kau pulang?" Dari dalam rumah Maria menyusul Livya berdiri dipintu. Menoleh kesana kemari. Tidak ada siapa siapa lagi diluar.


Eros sudah pergi?? Aish, Ibu mengacaukan saja! Eros pasti terkejut dan langsung menghilang mendengar suara Ibu! Hilang sudah kesempatan ku memeluk hantu tampanku!


"Aku pulang sendiri Bu."


"Dimana motor mu?" Livya menggigit bibirnya.


Aku meninggalkannya dirumah sakit!


"Dirumah temanku.Bu,aku masuk duluan!" Langsung mencicing kekamar.Mengunci pintu rapat rapat.Menghindari acara interogasi malam yang mungkin akan dilakukan Ibunya. Livya merebahkan dirinya dikasur.Matanya menatap lekat langit-langit kamarnya.


Eros selamat jalan..


Detik berikutnya Livya tersadar sesuatu. Ia bangkit dan pandangan nya mengarah ke meja belajarnya.


"Dimana Liero?Apa hantu tampan itu yang membawanya?Curang sekali! kan dia yang memberikan ikan itu padaku! Aish, masih saja menyebalkan!!"


..............


Babang Dariel Lovers mana suaranya???😁

__ADS_1


Yang nanyain si miliarder tampan sabar ya buk ibukk 😂 Bentar lagi keluar kok 😉


Oiyaa, Makasih ya buat readers yang udah semangatin author selalu,gimana puasanya hari ini? Semoga lancar aman tentram yaaa.. Part berikutnya ada babang ganteng sama kaka cantik kita yaww guys,😘 pantengin terus poko nya IMMT😉


__ADS_2