Istri Muda Miliarder Tampan

Istri Muda Miliarder Tampan
IMMT Eps 50


__ADS_3

Andrea mengusap pelan lengannya sendiri merasakan dinginnya udara pagi.Berdiri dibalkon seorang diri hanya ditemani secangkir teh ditangan. Matahari yang terbit tadi kini disembunyikan awan gelap. Pagi ini gerimis lagi, nampaknya musim penghujan sudah dimulai.Lila menyusul Andrea yang sedang sibuk dengan pikiran-pikiran nya.


"Nak Rea,ada tamu..." Ujarnya setelah Andrea sadar akan kehadiran nya.


Meski penasaran,Andrea tak ingin banyak bertanya. Sedang dalam mode badmood, Ia langsung memberikan cangkir teh ditangannya pada Lila dan melangkah keluar dari kamar.


Andrea memperlambat gerak kakinya begitu matanya bersitatap dengan seorang wanita paruh baya yang masih kelihatan segar dan cantik.Sikap yang anggun dan bersahaja tapi biasanya orang orang model ini sangat menakutkan jika marah. Andrea terkenang sosok Dariel Lee.Mirip sekali dengan wanita ini.


"Nyonya?" Andrea menundukkan kepala sopan.Wanita yang tidak lain adalah Nyonya besar keluarga Lee itu nampak tersenyum. Diraihnya tangan Andrea untuk duduk disampingnya.


"Apa aku mengganggu tidurmu?" Tanya Mama Dariel ramah.Andrea menggeleng cepat, Ia merasa gugup.


"Aku sudah terbangun sejak tadi Nyonya."


"Matamu hitam, apa kau kurang tidur?" Tenggorokan Andrea tercekat.Nervous dengan perhatian yang dilontarkan mertuanya ini. Andrea mengangguk pelan.


"Nyonya datang sepagi ini?" Tanya Andrea penasaran.


"Kenapa? kau tidak suka?" Pertanyaan dibalas pertanyaan. Andrea menggeleng.


"Bukan seperti itu Nyonya. "


"Aku merindukan mu."


Deg! Rasanya detak jantung Andrea berhenti saat itu juga.Merindukan? Apa aku berhak mendapatkan rindumu Nyonya? Batin Andrea.


"Maafkan aku karena baru menemui mu setelah hari itu,aku ada perjalanan keluar kota untuk sebuah acara dengan beberapa temanku..." Andrea diam mendengarkan. "Aku bawakan ini untukmu, ambillah...Hadiah dariku." Menyodorkan sebuah kantong belanjaan.


"Nyonya,kenapa repot repot sekali? Aku,"

__ADS_1


"Rea..Aku memang terbiasa membelikan hadiah untuk anak dan menantuku jika bepergian,kau adalah menantuku juga sekarang, terima saja oke?Ini tidak sebanding dengan rasa bahagia yang kau berikan kepada ku karena mengandung anak Dariel.." Mata Andrea sudah berkaca kaca.


"Nyonya terimakasih.. " Andrea menyeka airmata yang mulai turun.


"Kenapa kau malah menangis nak?"


"Aku,semenjak Aku kehilangan kedua orangtua ku,aku tidak pernah mendapatkan perlakukan sebaik ini dari seorang Ibu, terimakasih Nyonya,kau sangat murah hati. Aku tidak menyangka kau akan sebaik ini padaku setelah mengetahui siapa aku.. Aku pikir kau akan menamparku atau memaki ku waktu itu, tapi... kau malah bersikap manis padaku,sekali lagi terimakasih Nyonya..."


"Rea,Aku percaya pada pilihan Dariel.Aku tau kau wanita baik baik.Lagipula ada anak Dariel dalam kandunganmu,kenapa aku harus marah padamu? Memang aku yang ingin Dariel ku menikah lagi agar memiliki keturunan ,tapi dengan sangat menyesal harus kukatakan padamu,jangan berharap lebih pada anakku,aku mengatakan ini bukan semata mata karna aku hanya butuh penerus, tapi yang ku tau, Dariel sangat mencintai Aletta, lihat saja, dia bahkan tidak menunjukkan mu sebagai Istri muda pada Aletta..." Andrea mengangguk mengerti. Ia tau dan sadar betul akan hal itu.


"Nyonya tenang saja, aku tidak akan menuntut lebih pada Dariel,kami akan bercerai setelah aku melahirkan anak ini..." Nyonya besar nampak terkejut.


"Bercerai?!" Andrea mengangguk lemah.


"Jujur saja Nyonya,aku jatuh cinta pada Dariel,tapi aku tidak mau main kucing kucingan terus selamanya..Aku tidak mau menghancurkan hati Aletta kalau tau Aku masih menjalin hubungan dengan Suaminya meskipun aku sudah memberikan Dariel anak.Tujuan kami menikah juga kan hanya karena itu... "


"Bagaimana kalau Aletta menerima mu?"


"Apa kau yakin akan ikhlas membiarkan kami merawat anak ini tanpamu?" Andrea diam. Tentu saja Andrea berat hati.Tapi Dia sendiri yang sudah mengatakan itu sejak awal. Lagipula menjadi istri kedua seumur hidup? Andrea sungguh tak menginginkan itu. Nyonya Lee menggenggam jemari Andrea.


"Aku tau yang kau rasakan. Aku juga wanita. Aku juga tidak mau menyakiti Aletta sebenarnya,tapi ini lah kehidupan. Akan ada masanya sesuatu yang pahit terjadi dan kita harus menelannya. Anakku yang salah karena tidak jujur dari awal pada Istrinya dan harus main kucing kucingan begini... Untuk pertama kalinya Dariel melakukan hal bodoh seperti ini..Aku menyuruhnya menikah bukan menikah diam diam begini, dan Rea,apa keluargamu tau kau menjadi istri kedua anakku?"


Andrea menggeleng.


"Cih, Aku tidak paham dengan jalan pikiran kalian berdua! Entah hubungan macam apa yang kalian bangun sebenarnya..Dengar Rea,jika nanti Dariel tetap memilih Aletta dan benar menceraikan mu, aku minta maaf sekali tidak bisa membela mu.Begitu pun sebaliknya." Andrea mengangguk.Berusaha tersenyum.


"Nyonya peduli padaku saja aku sudah sangat bersyukur..."


"Apa Dariel akan kesini nanti?" Andrea menggeleng.

__ADS_1


"Saya tidak tau Nyonya."


Setelah kejadian tadi malam Aku tidak yakin Dariel akan cepat menemui ku lagi.Mungkin beberapa hari kedepan? Entahlah. Nyonya, anakmu marah padaku... Buktinya dia tidak membujukku tadi malam, dan langsung pergi, segitu salahnya aku dimatanya... Apa benar aku melakukan kesalahan jika memintanya jangan datang setiap hari?


"Nyonya,mari sarapan bersama.." Ajak Andrea dan langsung dibalas anggukan oleh Nyonya Lee.Mereka bangkit dan melangkah menuju dapur.


"Siapa yang menyiapkan semua ini?" Menunjuk omlet seafood diatas meja.


"Bu Lila yang menyiapkan nya. Apa Nyonya tidak suka? Biar aku memasak yang lain untuk Nyonya."


"Sebenarnya aku lebih suka omlet sayur..."


"Oh, tunggu sebentar biar aku siapkan..."


"Eh,mau kemana?" Cegah Nyonya Lee begitu Andrea ingin beranjak dari kursinya.


"Aku akan membuatkan omlet sayur untuk Nyonya"


"Kenapa repot repot? Duduk dan makan sarapan mu, suruh Lila saja yang membuatnya."


"Tidak apa apa Nyonya,Nyonya sudah menganggap aku anak, maka biarkan aku melayani Nyonya sebagai Ibuku.."


................


**Buat yang request mamah nya Dariel ini udah aku bikinin partnya yeee,semoga kalian terilhami bahwa gak semua mertua itu kejam guysss,Nyonya Lee sebenarnya gak kejam cuma tuntutan peran aja dia waktu itu harus esmoci sama Ale sampe lempar lempar gelas segala. Huhuhu..


Intinyaa Nyonya Lee setuju dengan keputusan Dariel menikahi Andrea yaaa walopun cara nya salah. SEMOGA ITU CUKUP MENJAWAB RASA PENASARAN KALIAN READERS TENTANG NYONYA LEE 😘


Doa author:

__ADS_1


Ya Allah semoga kami yang belom married ntar dapet mertua yang kaya Nyonya Lee Ya Allah,kaya dan baik hati wkwk 😂**


__ADS_2