Istri Muda Miliarder Tampan

Istri Muda Miliarder Tampan
IMMT Eps 58


__ADS_3

Seluruh hadirin nampak bertepuk tangan begitu kedua mempelai berdiri ingin memberi sebuah persembahan pada mereka.Nadine yang sudah siap dengan mic ditangannya nampak mengeluarkan beberapa kata sambutan.


"Aku dan Dave mengucapkan banyak terima kasih kepada kalian semua yang telah hadir diacara kami yang sederhana ini..."


Sederhana katanya? Begini kok sederhana dia ini kelewat merendah! Livya membatin.


"...Untuk doa kalian pada Kami.Terima kasih untuk kedua orangtua,adik,kakak,dan sahabat-sahabat kami untuk dukungan kalian pada hubungan kami selama ini.Semoga kami menjadi pasangan yang abadi.Ehem,,Dave..." Melirik suaminya yang sudah bersiap siap dengan gitarnya.


"Ya sayang?" Nadine tersenyum.


"Terimakasih sudah menikahiku.Rasanya luar biasa bahagia.Love you.." Riuh tepuk tangan seketika menggema begitu Nadine selesai dengan kalimatnya. Dave mengecup dahi wanita yang sudah resmi menjadi istrinya itu. Sementara Livya histeris bak cacing kepanasan ditempat nya berdiri.


Ryu... aku juga ingin menikah!


Perlahan lahan Dave memetik senar gitar. Mengalun kan sebuah melodi yang indah. Sebuah lagu romantis terdengar dari bibir Nadine.


Awalnya Livya menikmati lagu yang disajikan kedua pengantin,tapi kemudian pandangan matanya beralih pada satu sosok disudut ruangan. Tersenyum kearahnya.Livya menoleh kearah Ryuga yang nampak fokus pada kedua mempelai yang sedang menunjukkan kebolehan mereka. Kemudian menoleh lagi kesudut ruangan.Tidak ada siapa siapa lagi disana.Bola mata Livya mengitari setiap sudut yang bisa dijangkau nya.Tidak menemukan lagi sosok tadi.


"Kemana dia?" Gumam Livya.


"Mencariku?" Livya menoleh ketika mendengar sebuah suara hadir didekatnya.


"Eros?" Pria itu tersenyum.Berdiri disamping kanan Livya.


"Cantik sekali." Bisik Eros. Livya tersenyum. Sedikit menoleh kearah Ryuga disebelah kirinya. Pria itu masih fokus menatap kedepan.


"Bukan kau.Tapi Pengantin wanita nya!" Livya mengerucutkan bibirnya.


"Apa yang kau lakukan disini?" Tanya Livya dengan suara berbisik.


"Melihat Cinta pertama dan cinta kedua ku bahagia!" Livya mengerutkan dahi tak mengerti.Eros tersenyum.Jarinya menunjuk kearah Nadine diikuti mata Livya,kemudian berpindah menunjuk dirinya.


Tunggu! Maksudnya Kak Nadine itu cinta pertama Eros? dan aku?


"Aku senang kau benar benar melanjutkan hidup dengan bahagia.Pacarmu boleh juga, tapi lebih tampan aku!" Eros tertawa kecil memperlihatkan barisan gigi putihnya. "Kau juga cantik sekali malam ini." Livya terpaku.


"Kau pantas mendapatkan Dia yang sangat mencintai mu." Mengusap pelan kepala Livya. Entah kenapa Airmata Livya turun.Livya menunduk menyeka airmata itu. Begitu Ia mendongak lagi Eros sudah pergi.


"Sayang? Kau kenapa?" Ryuga menyentuh bahu Livya. "Eh, kau menangis?" Livya tersenyum melihat Ryuga yang panik.

__ADS_1


"Katakan ada apa?"


"Aku tidak apa apa,asyik melihat kedua pengantin itu,mereka mesra sekali aku terharu sampai meneteskan airmata, hehe" Ryuga membuang nafas lega.


"Aku pikir terjadi sesuatu padamu." Ryuga mengelus pipi Livya. "Dengar,Beberapa tahun lagi kita yang akan ada diposisi itu! Bahkan lebih romantis dari mereka.Percaya padaku."


"Apa kau sedang menggombaliku Tuan Muda?"


"Apa perlu kita bertunangan malam ini juga?" Livya terkekeh.


"Kau gila!" Kedua sejoli itu tertawa ringan.


"Eh itu disana Mommy dan Daddy ku!" Tunjuk Ryuga.Livya mengikuti arah telunjuk itu. Nampak sepasang suami istri sedang naik kepelaminan ikut bernyanyi bersama pengantin.Wanita paruh baya dengan tubuh sedikit gendut dan pendek sedang tersenyum bahagia sambil mengapit pinggang menantunya.Sementara Lelaki yang dimaksud Ryuga sebagai daddy nya itu nampak mengambil alih microfon dan menyambung lagu.


*Kemesraan ini..


Janganlah cepat berlalu


Kemesraan ini..


Inginku kenang selalu


Hatiku damai


Hatiku damai


Jiwaku tentram bersamamu*


Livya benar benar meneteskan airmata terharu kali ini.Bagaimana keluarga bangsawan bisa seharmonis ini? Livya menoleh kesekeliling, para hadirin nampak sibuk mengarahkan ponsel nya merekam yang terjadi, Kehangatan yang disalurkan oleh kedua anak dan kedua orangtua dipelaminan itu sepertinya dirasakan penonton.


Ryuga nampak melambai kearah Wanita paruh baya yang disebut sebut sebagai Mommy nya.Livya ikut tersenyum ketika wanita paruh baya itu dipeluk erat oleh Nadine dan Nadine menjulurkan lidahnya mengejek pada Ryuga. Seolah mengatakan, "Mommy milikku sekarang" .


Acara menyanyi selesai.Kedua orangtua Ryuga kembali turun dan bergabung dengan para tamu undangan.


"Sayang,kenapa orangtua mu bisa manis sekali begitu sih?" Ryuga tersenyum.


"Sudah kubilang kau akan menyukai nya."


"Aku sungguh tidak menyangka.Aku kira orangtua mu galak!" Ryuga tergelak. "Betapa beruntungnya Kak Nadine bisa menjadi bagian dari keluarga mu.."

__ADS_1


"Kau selanjutnya.." Livya menyandarkan kepalanya didada Ryuga.Sementara tangan Pria itu terangkat mengusap kepalanya.


"Ryu,maafkan aku..."


"Maaf untuk apa?"


"Aku pernah menyukai orang lain selain dirimu." Livya berusaha jujur.Ia tidak ingin ada rahasia sekecil apapun.Cinta butuh kejujuran kan? Meskipun Ia tidak akan mengatakan bahwa menyukai seorang hantu.Tidak akan pernah! Itu sungguh akan menjadi rahasianya dengan Tuhan!


"Apa kau masih menyukai nya sampai sekarang?"


"Kurasa iya.Tapi Dia sudah meninggal Ryu."


"Begitu ya? Apa kau bertemu Nadine saat kepemakaman nya?" Livya mengangguk.


"Yasudah, aku tidak jadi cemburu.Dengar Liv, Kau hanya milikku.Jangan melakukan itu lagi. Untung saja dia mati kalau tidak dia pasti akan merebutmu dariku." Livya tertawa kecil.


Kau benar Eros. Ryuga sepertinya memang mencintaiku. Aku berjanji tidak akan mengkhianati nya. Aku akan menemani nya dalam suka dan duka,Aku janji tidak akan meninggalkan nya walaupun dia jatuh miskin, Aku akan selalu ada untuknya sebagai wujud terimakasih ku atas cintanya,sampai nanti dimana satu hari yang indah itu tiba. Aish,Gadis macam apa aku ini sempat tidak tau bersyukur dengan kebaikan Tuhan memberi seorang Ryuga padaku.. Masih saja aku goyah dengan Eros. Eros, semoga kau juga bahagia ditempatmu.Sejujurnya aku penasaran sekali dengan hubungan mu dan Kak Nadine, Nadine adalah cinta pertama mu dan kau mati karenanya? Apa yang terjadi sebenarnya padamu? Kenapa cinta membuatmu sampai mengalami kecelakaan? Jika kau mencintai nya kenapa kalian tidak bersama?Dilihat dari wajah dan sikapnya Nadine bukanlah orang jahat.Tidak mungkin kan dia bosan denganmu lalu merencanakan pembunuhan untuk mu lewat jalur kecelakaan lalu menikahi Dave?? Haha Lucu sekali.


"Ehem, ini yang namanya Livya?" Sebuah suara membuat Livya menoleh.Tubuhnya menegang seketika melihat calon Ibu mertuanya sudah berada didekatnya.


"Hallo Tante!" Livya menunduk sopan.


"Cantik kan Mom?" Ucap Ryuga. Mommy Ryuga mengangguk.


"Cantik saja tidak cukup! Harus jelas juga bibit, bebet dan bobot nya! Mau jadi menantuku harus pandai masak! Urusan makan saya tidak terbiasa pakai jasa pembantu." Livya menelan saliva nya. Baru ketemu sudah terintimidasi begini.


Lah, ini benar Mommy Ryuga Kan? Sama kan dengan sosok yang diatas pelaminan tadi? Kok berubah sangar?Kemana jiwa manisnya? Harus pandai masak?? Oh ya Ampun semoga keluarga Ryuga suka asin!!


"Saya akan berusaha Tante." Mengeluarkan senyum terbaik.


"Pacaran boleh tapi jaga sikap kalian berdua. Bukan hanya harta yang membuat orang dihormati, tapi juga Etika.Paham?" Livya dan Ryuga mengangguk bersamaan.


"Nah, sekarang ayo kita makan bersama ." Tanpa disangka sangka Livya,Mommy Ryuga menarik tangannya dan membawanya ke meja yang berisi banyak makanan. Sementara Ryuga mengikuti dari belakang. "Livya,Apa makanan kesukaanmu?Kau ingin yang mana? Ini bagaimana?" Menunjuk rendang.


"Boleh Tante." Livya merasa aneh dengan wanita paruh baya satu ini. Kenapa sikapnya bisa cepat sekali berubah ubah? Perlahan Livya mulai menyadari bahwa Mommy Ryuga adalah sosok yang tegas namun perhatian. Mertua idaman.Tidak suka main belakang.


Livya berbisik pada Ryuga. "Aku suka Mommy mu."


..................

__ADS_1


Pendukung Da-rea harap mengalah dulu yaaa sama pendukung Ryu-li.. Jangan demo ya buk ibuk bapak-bapakk.. Tetap like dan koment yaa masukan kalian aku terima kok.😊


__ADS_2