Istri Pilihan Mama

Istri Pilihan Mama
Bab 47 Pengakuan Cinta


__ADS_3

Aditya keluar dari kamar mandi, ia melihat istrinya sudah tertidur, Aditya pun segera memakai pakaiannya. Ia duduk di sisi ranjang sambil menatap wajah istrinya yang terlihat pucat,


"Maafkan Mas sayang, gara-gara Mas kamu jadi seperti ini, guman Aditya membelai pipi istrinya lembut.


Aditya melangkah mengambil ponselnya,


" Al, hari ini aku tidak masuk kantor kalau ada file yang perlu aku periksa kirim saja padaku!


"Apa yang terjadi?


" Istriku sakit, aku tidak bisa meninggalkannya!


" Baiklah urusan kantor aku yang akan tangani, semoga Hana cepat sembuh.


"Terima kasih Al.


Aditya mengakhiri panggilannya, Aditya memandangi wajah istrinya sebelum keluar kamar, ia melangkah ke dapur,


" Bibi tolong buatkan bubur untuk istriku dan juga segelas susu, sekarang ia masih tertidur, nanti kalau sudah bangun aku akan beritahukan bibi untuk mengantarkan ke kamar. Sekarang tolong bibi siapkan sarapan untuk ku!


"Baik tuan muda.


Selesai menghabiskan sarapannya Aditya kembali ke kamar, ketika akan naik tangga ia bertemu dengan mamanya yang akan berangkat ke rumah sakit,


" Kamu tidak ke kantor sayang? tanya mama heran.


"Hana lagi sakit ma, Adit tidak bisa meninggalkannya sendirian, jawab Aditya kwatir.


Mama hanya tersenyum mendengar jawaban putranya,


" Kalau begitu mama ini melihat keadaan Hana dulu.


"Semalam kenapa tidak pulang?


" Aku lagi sibuk di kantor ma, ucap Aditya berbohong ia tidak berani menceritakan keadaan sebenarnya kepada mamanya.


Mereka pun melangkah ke kamar Aditya, mama melihat Hana yang terlihat pucat tertidur pulas, ia menyentuh kening menantunya,


"Badannya tidak panas.


" Hana tadi muntah ma, Adit mengajak Hana ke rumah sakit ia tidak mau, katanya mungkin cuma masuk angin, jelas Aditya.


"Ya sudah, biarkan dia istirahat, mama berangkat ke rumah sakit dulu.


Mama pun keluar dari kamar, Aditya pun mengambil laptopnya dan duduk di meja kerjanya.


****


Hana tidak tahu berapa lama ia tertidur, ketika membuka mata ia melihat suaminya yang terlihat sibuk dengan laptopnya. Hana mencoba untuk bangun karena ia merasa sangat haus, begitu mencoba untuk bangun ia merasakan kepalanya sangat pusing,


"Aduhh!


Aditya terkejut mendengar suara istrinya yang kesakitan, ia melihat istrinya yang berusaha untuk bangun, dengan cepat Aditya menghampiri istrinya,


"Kenapa sayang, tanya Aditya cemas sambil membantu istrinya menyandarkan tubuhnya di sisi belakang ranjang.


" Aku haus Mas, aku ingin bangun untuk mengambil minum, tapi kepalaku tiba-tiba pusing, jawab Hana pelan.


Aditya mengambil minum untuk istrinya dan menelpon bibi untuk mengantarkan bubur ke kamar.


Aditya membantu istrinya minum dan duduk di sebelah istrinya

__ADS_1


"Apakah Masih pusing sayang? tanya Aditya memijat kepala istrinya pelan.


" Iya dan perutku juga terasa mual, jawab Hana pelan.


Hana menatap suaminya, mereka saling berpandangan namun tiba-tiba Hana menangis, Aditya langsung merangkul tubuh istrinya dalam pelukannya,


"Sayang Mas minta maaf, soal yang kemarin itu bukan seperti yang kamu pikirkan, Mas tidak memiliki hubungan apa pun dengan Karin, Mas menemuinya karena karena ia berjanji tidak akan menggangu kita lagi.


Aditya menghela napas panjang sebelum melanjutkan bicaranya, ia melepaskan pelukannya, Aditya menangkup kedua pipi istrinya dan menatapnya dalam,


"Sayang jangan percaya apa pun yang dilakukan Karin, apa pun itu! Mas tidak tahu kenapa dia dari dulu terobsesi sama Mas, kenapa waktu kita bertemu dengannya Mas tidak mengatakan kalau dirimu adalah istri Mas, karena Mas tidak ingin Karin menyakiti mu sayang!


" Jangan cuekin Mas sayang, Mas tidak bisa bernapas melihat sikap dingin mu kepada Mas.


Hana menatap suaminya dengan mata Berkaca-kaca,


"Mungkin dulu Mas pernah jahat padamu, Mas mohon maaf, Mas sangat takut membayangkan kalau kamu akan pergi meninggalkan Mas. Kalau perasaan takut kehilangan inilah yang namanya cinta, berarti Mas sudah jatuh cinta padamu sayang, tetaplah di sisi Mas selamanya, tidak ada yang bisa memisahkan kita sayang, sekalipun itu kematian, ucap Aditya bergetar.


I love you Hana, Aditya mencium bibir istrinya lembut.


Hana memeluk suaminya erat, tangis Hana semakin keras mendengar pengakuan suaminya,


"Aku juga mencintaimu Mas, sangat mencintaimu Mas, ucap Hana di selah tangisnya.


Aditya mencium semua wajah istrinya karena bahagia, Aditya semakin mempererat pelukannya pada istrinya, Hana membenamkan wajahnya di dada bidang suaminya. Aditya melepaskan pelukannya karena mendengar ketukan pintu kamarnya,


Aditya membuka pintu kamar, ia mengambil alih makanan yang di bawah oleh bibi, ia berjalan menghampiri istrinya,


"Sayang makan dulu, ucap Aditya sambil menyodorkan sendok ke depan mulut istrinya.


Hana menatap suaminya sejenak, melihat senyuman si bibir suaminya ia membuka mulutnya,


"Kenapa?


" Sejak kapan Mas menyukai ku? tanya Hana sambil menelan buburnya.


"Mas tidak tahu sayang, jawab Aditya tetap menyuapi istrinya.


" Kalau kamu kapan jatuh cinta kepada Mas? Aditya balik bertanya.


"Aku juga tidak tahu!


Keduanya pun tertawa, Aditya menyuapi Hana sampai bubur itu habis, setelah meminum air putih Aditya menyodorkan gelas yang berisi susu pada istrinya,


" Mas, singkirkan susu itu dari hadapan ku! perintah Hana sambil menutup hidungnya.


"Kenapa sayang, bukankah kamu sangat menyukai susu coklat, tanya Aditya mengernyitkan keningnya.


" Tidak mau, aku mau yang plain aja!


"Baiklah, tunggu sebentar Mas buatkan.


Aditya pun ke dapur membuat susu untuk istrinya, karena tidak menemukannya ia memanggil pembantunya,


" Ada apa Tuan, tanya Bibi sumi tergopoh-gopoh.


"Dimana letak susunya bik?


" Bukankah tadi sudah bibi bawahkan sama buburnya sekalian? tanya bik Sum heran.


"Hana tidak mau susu coklat, ia mau yang plain!

__ADS_1


" Sebentar bibi buatkan, imbuh bik Sum sambil mengambil kotak penyimpan susu.


"Biar aku saja bik, ucap Aditya mengambil susu yang ada di tangan bik Sum.


" Baiklah Tuan, bibik permisi dulu.


Aditya segera membuat susu untuk istrinya, begitu selesai ia segera menemui istrinya di kamar,


"Ini sayang, ucap Aditya sambil duduk di samping istrinya yang lagi menonton.


Tidak ada protes dari Hana ia segera menghabiskan susunya, kemudian memberikan gelas kosong itu pada suaminya.


" Terima kasih sayang.


****


Aditya meraba ranjang di sampingnya karena tidak menemukan keberadaan istrinya, Aditya membuka matanya pelan , walaupun dengan pandangan yang masih buram karena baru bangun tidur Aditya terkejut melihat istrinya tidak ada di sampingnya, samar Aditya mendengar suara dari kamar mandi, Aditya segera meloncat dari ranjang, ia berlari ke kamar mandi. Ia melihat istrinya sedang muntah di closed,


"Sayang kenapa kamu muntah lagi, tanya Aditya cemas sambil memijat tengkuk istrinya lembut.


Hana tidak sanggup lagi berdiri karena lemas, karena ia memuntahkan semua isi perutnya, Aditya menggendong istrinya kembali ke ranjang dan menyelimuti tubuh istrinya, kemudian duduk di samping istrinya,


" Sayang.., apakah karena semalam kita bergadang sehingga kamu masuk angin lagi.


Hana tersenyum melihat wajah suaminya yang memelas, ia mencoba untuk mengoda suaminya,


"Mas.. sih kalau main gak bisa sebentar.


" Tapi kamu juga menyukainya sayang, jawab Aditya menatap istrinya mesum.


Kalau saja sekarang tubuhnya tidak lemas ingin rasanya Hana mencubiti suaminya itu,


"Mas tolong ambilkan aku kalender yang ada di meja kerja mu itu Mas!


Walaupun heran dengan permintaan istrinya ia tetap mengambilkannya lalu memberikan pada istrinya. Ia memperhatikan istrinya yang sedang sibuk menghitung kalender. Tiba-tiba Hana berteriak kaget sambil menatap kelender, Aditya yang kaget sekaligus bingung ikut memperhatikan kelender yang di pegang istrinya,


"Kalendernya baik-baik saja sayang kenapa kamu kaget, tanya Aditya sambil mengambil kelender yang dipegang istrinya.


Aditya membolak-balikkan kelender untuk mencari alasan kenapa istrinya sampai kaget saat melihat kelender itu.


.


.


.


.


.


Bersambung.


Kenapa Hana sampai kaget ya liat kalender 😁😁😁


jangan lupa like dan komennya ya


biar Thor semangat UP nya 😅😅😅


Atu lagi jangan lupa di vote y kalau memang lapak Thor layak dapat itu 🤗🤗🤗


Terima kasih 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2