
Ponsel Aditya berdering, ternyata yang menelpon adalah mamanya, Aditya pun keluar dari ruangan untuk berbicara dengan namanya, Aditya menjelaskan semuanya kepada mamanya agar mamanya tidak perlu kwatir.
Selesai menelpon Aditya kembali ke dalam ruangan, Untuk beberapa detik mereka yang ada dalam ruangan terdiam, keheningan terpecah setelah Frans buka suara,
"Sekarang apa yang ingin kamu lakukan untuk mencegah gosip yang sudah terlanjur beredar Dit?
" Setelah makan siang aku akan melakukan konferensi pers di salah satu hotel yang sudah di urus oleh Aldo, nanti Alex juga akan datang untuk memberikan keterangan dia kakaknya Karin".
Kemudian Aditya mengambil tangan kanan istrinya dan menggenggam erat sambil melanjutkan bicaranya,
"Dan kamu juga harus hadir sayang, sudah saatnya kita mengumumkan pernikahan kita ke publik.
" Sayang...! sebaiknya aku gak usah ikut, aku malu ketika harus disorot begitu banyak kamera, rengek Hana sambil menatap suaminya manja.
"Kenapa harus malu, kan nanti juga ada Mas di sana sayang. Mas ingin mengatakan pada dunia kalau Mas sudah menikah dengan seorang wanita yang sangat luar biasa, pintar dan juga sangat cantik.
"Iya Han, sebaiknya kamu harus ikut biar semua orang juga tahu siapa istri Aditya, tambah Dila.
Hana menatap Aditya dan kedua sahabatnya bergantian. Dari mata Hana terpancar keraguan, namun melihat anggukan dari sahabatnya memberi semangat membuat Hana menyerah.
****
Hana merasa sangat gugup ketika mobil mereka sudah dekat dengan hotel tempat mereka mengadakan konferensi pers, melihat kegugupan istrinya Aditya membelai rambut istrinya pelan, kemudian berbisik ke telinga Hana,
"Jangan tegang cukup Mas saja yang tegang sayang, ucap Aditya tersenyum mesum.Hana mencubit pinggang Aditya dengan wajah merona merah.
Ketika mobil mereka sampai di hotel para wartawan sudah banyak menunggu mereka, itu membuat Hana semakin gugup, ia menatap sekilas Aditya, Aditya hanya tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.
Begitu mobil mereka berhenti di lobby hotel, Aldo segera membuka pintu mobil untuk Aditya, sedangkan Hana kembali memperhatikan penampilannya dari spion dalam mobil. Begitu Aditya turun dari mobil ia berjalan ke pintu mobil sebelahnya lagi, dan segera membukakan pintu untuk Hana, Aditya mengulurkan tangannya dan langsung di sambut Hana.
Begitu turun Hana segera menggandeng erat tangan Aditya untuk mengurangi kegugupan nya, Aditya membelai lembut punggung tangan Hana untuk mengurangi kegugupan istrinya, dan ia pun berbisik,
"Tersenyumlah sayang, kamu akan jadi pusat perhatian disini, dan Hana pun mengangguk dan tersenyum manatap Aditya, ia pun mencoba untuk rileks, ia sungguh tidak ingin mempermalukan suaminya.
__ADS_1
Semangat Hana, ini hanya hal kecil, hal yang lebih besar saja kamu bisa hadapi!
Hana terlihat sangat serasi dengan Aditya begitu pun dengan pakaian mereka yang senada, berwarna biru tua. Aditya semakin tampan dengan jasnya sedangkan Hana dengan gaun selutut dengan lengan tigaperempat membungkus tangannya yang indah. Kaki jenjangnya di bungkus sepatu dengan hak yang tidak terlalu tinggi karena Aditya tidak mengijinkan Hana untuk memakai sepatu berhak tinggi. Rambut panjang Hana di sanggul dengan riasan make up natural, wajah cantik Hana semakin memukau mata yang memandanginya. Wajah cantik Hana menjadi bisik-bisikan dari para wartawan yang ada di sana.
Wartawan yang sudah berkumpul segera Mengerumumi Aditya dan Hana untuk mengambil gambar mereka. Hana pun tersenyum manis kepada para wartawan, sedangkan Aditya tetap dengan wajahnya yang cool.
Setelah wartawan berhasil mengambil beberapa gambar mereka, Aditya dan Hana segera melangkah ke ruangan tempat mereka melakukan konferensi pers, kamera wartawan tak henti memotret mereka. Semua mata yang telah menunggu didalam memanda mereka dengan sorot penuh tanda tanya, Hana semakin mempererat gandengannya untuk mengurangi kegugupannya, Aldo yang berjalan di depan mereka segera memberikan jalan untuk duduk dimeja yang sudah disediakan. Alex sudah duduk menunggu disana, keduanya segera berjabat tangan.
Hana duduk diapi oleh Aditya dan Aldo, sedangkan Alex duduk disebelah Aditya, setelah duduk beberapa menit akhirnya Aditya mulai memberikan keterangan kepada para wartawan yang sudah menunggu,
"Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat siang, saya ingin mengucapkan banyak terimakasih kepada rekan wartawan yang sudah hadir. Disini saya hanya ingin memberikan keterangan tentang berita yang sudah terlanjur beredar, agar berita ini tidak simpang siur dan semakin berkembang tidak tentu arah, saya sebagai pihak yang dirugikan hanya ingin memberikan keterangan bahwa berita itu tidak benar, saya tidak pernah memiliki hubungan apapun dengan wanita yang ada dalam foto itu".
"Disini saya juga ingin menyampaikan kalau sebenarnya saya ini sudah menikah, dan wanita yang duduk disebelah saya ini adalah istri saya, namanya Hana, dia adalah satu-satunya wanita yang telah membuat saya jatuh cinta. Wanita yang sangat saya cintai dan menjadi wanita yang akan melahirkan anak-anak saya, ucap Aditya sambil menggenggam tangan Hana.
Hana menatap haru suaminya, ia mencoba menahan tangisnya, tangis bahagia ketika suaminya mengumumkan keseluruhan dunia bahwa dirinya adalah wanitanya satu-satunya.
"Berita ini sangat mengganggu saya dan juga istri saya , setelah ini saya tidak ingin berita ini beredar lagi dimana pun, saya tidak ingin berita bohong ini mengganggu emosi istri saya, karena saat ini istri saya sedang hamil. ia sedang mengandung anak saya, ucap Aditya sambil menatap istrinya.
Setelah Aditya selesai ,Alex pun itu bicara, ia menyampaikan kepada semua wartawan dan meminta maaf atas perbuatan adiknya secara langsung kepada Aditya dan Hana, dan memberi konfirmasi kalau Aditya tidak pernah memiliki hubungan apapun dengan Karin, dan ia juga meminta kepada media online yang sudah terlanjur menyebarkan hoax itu untuk segera menghapusnya. Dan tentang foto yang tersebar itu diambil saat ulang tahun perusahaan keluarganya dan ia juga ada di sana, sedangkan foto itu telah diseting.
****
Sekitar satu jam setelah konferensi pers yang dilakukan oleh Aditya, wajah Aditya dan Hana langsung membanjiri media online, kabar pernikahan Aditya membuat wanita pengagum Aditya menjerit histeris, dan kehebohan juga terjadi di kantor Aditya karena sangat terkejut mendengar Presdir mereka sudah menikah. Karyawan wanita yang selalu menjadi kaum pemuja rahasia Presdir hanya terkulai lemas.
Walaupun mereka sudah sering melihat wajah Hana datang ke perusahaan tetapi mereka tidak menyangkah kalau itu adalah istri Presdir mereka, dan yang parahnya mereka sering mengejek Hana ketika Hana berkunjung ke kantor. Bisa tamat riwayat mereka kalau nyonya Presdir menganduh.
****
Karin hanya duduk terdiam ketika orang tua dan Kakak-kakakny sedang berkumpul di ruang keluarga rumahnya. Berita yang didengar Karin dari Aditya sungguh membuat dirinya sangat terkejut, karena sungguh ia tidak tahu kalau Aditya sudah menikah, dan ternyata Hana adalah istri Aditya.
Semua wajah orang-orang terlihat tegang, papa Karin yang selama ini tidak pernah memarahi Karin akhirnya ikut marah,
"Kamu tahu apa akibat dari tindakan bodoh kamu, kalau sampai Aditya menarik sahamnya dari perusahaan kita itu bisa memberi pengaruh buruk terhadap perusahaan, dan sebagai hukuman untukmu papa akan memotong separuh jatah bulanan mu, dan kembalikan semua kartu kredit kamu. Karin sungguh sangat terkejut mendengar ucapan papanya.
__ADS_1
"Karin tidak Terima kalau papa memotong jatah Karin, teriak Karin marah.
" Itu hukuman yang tidak bisa kamu tawar lagi, atau kamu ingin papa memotong semua uang belanja kamu, Kamu papa kuliah kan jauh-jauh keluar negeri bukan untuk jadi wanita bodoh seperti ini, menyukai pria seolah-olah hanya ia satu-satunya yang tinggal di dunia ini, seru papa marah.
" Tapi Karin mencintai Kak Adit, bantah Karin memotong bicara papanya.
"Cinta katamu, itu hanya obsesi gila mu untuk memiliki Aditya, seharusnya kamu tahu diri betapa dari dulu Aditya selalu menganggap kamu hanya sebatas Adik, seru Alex marah.
" Kalian semua jahat, teriak Karin sambil menangis dan berlari ke kamarnya.
Mama Karin yang hendak mengejar Karin langsung di tahan suaminya,
"Jangan kejar, biarkan dia menyadari kesalahannya, kita selama ini selalu memanjakannya dan menuruti semua keinginannya, sehingga membuat dia seperti ini, dan sekarang biarkan dia belajar untuk lebih dewasa.
Mama Karin pun terdiam dan menuruti perintah suaminya, walaupun ia sebenarnya tidak tega melihat anak gadis satu-satunya menangis seperti itu, tapi ia menyadari kalau tindakan Karin memang sudah keterlaluan.
.
.
.
.
.
Bersambung.
Jangan lupa like, komen, dan vote y readers. 😘😘😘
Sorry kalau low update, lagi menikmati liburan bareng keluarga, selamat liburan akhir tahun juga untuk readers semua y😍😍
Salam sayang dari Author ❤
__ADS_1