
Nata memarkirkan mobilnya di parkiran gedung Hermawan group. Karena hari ini Nata dan Farel berniat ingin berjalan-jalan dan berbelanja kebutuhan rumah tangga mereka. Nata memasuki loby dan langsung menuju ke ruangan Farel.
Setelah sampai dan menyapa Tedy, Nata langsung masuk kedalam ruangan Farel.
"Assalamualaikum." Ucap Nata langsung masuk kedalam ruangan Farel.
"Waalaikumsalam." Ucap Farel dan langsung memberikan sebuah kode kepada Nata untuk menunggu.
Nata yang melihat Farel menyuruhnya menunggu langsung duduk disofa dan mengambil HPnya.
"Maaf Nat, lama ya ini tadi pak Andreas menghubungi ku dan mengajak ketemuan sekarang. Gimana kalau kamu ikut saja sekalian." Ucap Farel sambil menyiapkan beberapa dokumen.
"Memang belum selesai masalahnya?." Tanya Nata cemberut dan melipat tangannya di depan dadanya.
"Sudah Nat, tapi pak Andreas nya yang membuat ribet." Ucap Farel kesal.
"Ya terserah kamu." Ucap Nata.
Farel yang melihat Nata marah langsung berjalan menghampiri dan memeluk serta mencium kepala Nata.
"Maaf ya sayang ku Nata." Ucap Farel.
Nata menarik nafasnya. "Iya." Ucap Nata singkat.
**********
__ADS_1
Farel dan Nata sudah sampai disebuah rumah makan yang sudah di tetapnya oleh Pak Andreas. Farel dan Nata langsung masuk dan mencari keberadaan pak Andreas, kemudian Farel melihat pak Andreas yang sedang duduk dengan asistennya langsung berjalan bersama Nata menuju tempat itu.
"Sore pak." Sapa Farel.
"Sore juga pak Farel." Ucap Pak Andreas.
"Maaf kalau saya kesini bersama istri saya." Ucap Farel.
"Oh iya, tidak apa-apa, perkenalkan saya Andreas Wicaksana dan ini asisten saya Bambang." Ucap Pak Andreas mengulurkan tangan kepada Nata untuk memeperkenalkan dirinya, dan Bambang pun juga melakukan hal yang sama.
Nata pun juga membalas mengulurkan kan tangannya untuk berjabat tangan memeperkenalkan dirinya. "Saya Natasya Anastasya istri pak Farel." Ucap Nata dengan tersenyum.
"Silahkan duduk." Ucap Pak Andreas.
Mereka pun langsung membahas beberapa pekerjaan sesekali Nata membantu Farel menjelaskan dan akhirnya kontrak kerja sama telah disetujui kedua belah pihak. Setelah selesai bertemuan itu Farel dan Nata langsung berpamitan.
"Sudah belum Nat?." Tanya Farel.
"Menurut ku sih sudah mas, coba mas Farel cek lagi mungkin ada yang belum." Ucap Nata.
Farel dan Nata pun memeriksa belanjaan mereka.
"Sudah Nat, kalau memang belum ya nanti bisa kita beli lagi, yuk ke kasir." Ucap Farel sambil berjalan menuju kasir.
Setelah membayar semua Farel dan Nata berjalan bersamaan dan membawa belanjaan mereka. Saat mereka akan keluar dari supermarket ada seorang wanita yang memanggil Farel dan langsung memeluk.
__ADS_1
"Farel....." Ucap wanita itu.
Farel hanya diam dan terkejut, Farel tidak bisa melepas pelukan wanita itu karena kedua tangannya memegang kantong belanjaan. Nata yang melihat pun juga terkejut karena suaminya dipeluk oleh seorang wanita.
"Hey Rel." Ucap wanita itu dan melepas pelukannya.
"Natali, kapan kamu balik dari Singapur?." Tanya Farel.
"Aku sudah di Indonesia hampir seminggu. Oh iya ini siapa?." Ucap Natali melihat dan menunjuk Nata yang berada di sebelah Farel.
"Oh, kenalkan ini istri ku Nata." Ucap Farel.
"Oh iya Nat ini teman ku dan Rico waktu SMA sampai kuliah." Ucap Farel memperkenalkan keduanya.
"Lebih tepatnya aku mantan pacarnya Nat." Ucap Natali dengan senyum yang menggoda Nata.
"Kamu bisa saja itukan dulu sekarang kan beda. Kamu kesini sendiri?." Ucap Farel.
"Gak, aku kesini sama suami dan anak ku, mereka sudah masuk duluan kedalam. Ya sudah kelihatannya istri mu sudah capek, nanti kalau ada waktu kita ketemu lagi. Yuk Nat, aku masuk dulu." Ucap Natali berjalan meninggalkan mereka.
Nata hanya menganggukkan kepala. Setelah Natali pergi Nata langsung meninggalkan Farel yang masih berdiri disana.
"Nat tunggu." Ucap Farel berlari mengejar Nata yang sudah berada diparkiran mobil.
Farel membuka bagasi mobil dan menaruh belanjaan kedalamnya sedang kan Nata langsung masuk kedalam mobil tanpa membantu suaminya.
__ADS_1
TERIMA KASIH
TUNGGU KELANJUTANNYA.