Kamulah Jodohku

Kamulah Jodohku
Eps 85...


__ADS_3

Di kamar Farel dan Nata yang sedang berbaring diatas tempat tidur. Farel yang masih sibuk dengan HPnya sedangkan Nata menyandarkan kepalanya di dada Farel.


"Mas." Sapa Nata kepada Farel.


"Ada apa sayang." Jawab Farel sambil mengelus kepala.


"Memang seberapa parah nya kerugian kantor mas?." Tanya Nata.


"Ya lumayan Nat. Aku dan mas Billy mencoba menyelesaikannya dan menyelidiki kenapa perusahaan tiba-tiba mengalami kerugian. Tapi kita melakukan penyelidikan ini dengan sembunyi-sembunyi agar orang yang kita curigai tidak tahu." Ucap Farel.


"Oh.... iya mas. kamis kemarin waktu aku keluar untuk menemui pak Gun di cafe X, aku sempat melihat Maudi dan pak Radit di cafe itu juga." Ucap Nata.


"Apa benar kamu melihat mereka?." Tanya Farel.


"Iya mas, aku melihat mereka dan seperti nya mereka sedang ngobrol serius." Jawab Nata.


"Kalau gitu aku akan memberitahukan mas Billy dulu." Ucap Farel bergegas turun dari tempat tidur.


Nata terkejut dan langsung menarik tangan Farel dan langsung terjatuh di tempat tidur.


"Kamu mau kemana mas?." Tanya Nata dengan menatap Farel.


"Mau memberitahukan masalah Maudi dan Radit." Jawab Farel.

__ADS_1


"Kamu gak tahu sekarang jam berapa dan waktunya apa?." Tanya Nata kesal.


"Tahu sekarang jam sebelas malam dan waktunya kita istirahat." Jawab Farel.


"Sudah tahu sekarang waktu nya istirahat apa mas mau mengganggu mas Billy dan Ayana." Ucap Nata.


"Ya gak tapi....." Ucap Farel yang terputus.


"Gak ada tapi-tapi, masih ada waktu. Besok aja mas menyampaikannya ke mas Billy. Sekarang kita istirahat aku capek mas, apa kamu gak sayang sama aku dan anak mu." Ucap Nata manja dan mengelus perutnya sendiri.


"Iya sayang." Ucap Farel sambil mencium kening Nata.


"Ya sudah ayo tidur." Ucap Nata sambil tidur memeluk tubuh Farel yang sudah berbaring dulu.


"Apa kamu yakin Rel apa yang kamu katakan?." Tanya Billy yang emosi dan marah


"Iya mas, gak mungkin Nata membohongiku dan apa untungnya buat dia membohongi suami nya." Ucap Farel yang tidak terima karena emosi Billy seakan tidak percaya dengan Nata.


"Sudah kalian gak usah saling emosi." Ucap Anton menenangkan Billy dan Farel.


"Menurut mu gimana Ric?." Tanya Farel dengan nada kesal.


"Kita tetap ke rencana semula, kita tetap mengawasi Maudi dan Radit. Apa anak buah mu gak tahu kalau Maudi ketemuan dengan Radit Ton?." Tanya Rico.

__ADS_1


"Kayaknya Radit tahu kalau kita mengawasi Maudi, makanya anak buah ku kecolongan." Ucap Anton.


"Ya sudah kita lanjutkan rencana awal kita, kamu Ton tetap memantau Maudi dan Radit. Rico kamu cek semua yang terjadi kenapa perusahaan mengalami kerugian, dan pekerjaan yang kamu hendel sekarang kamu serahkan ke Farel dan aku. Untuk pekerjaannya yang menyangkut Maudi kamu hendel ya Rel." Ucap Billy.


"Oh.....iya Rel maafin mas tadi."


"Ok gak apa kok mas santai aja." Ucap Farel.


"Ok, aku akan mengganti orang yang mengawasi Maudi dan Radit. Untuk sementara minta tolong Pak Billy dan kamu Rel harus memperingatkan dan memberitahukan istri kalian tentang masalah ini takutnya anda pak Billy akan di jebak oleh Maudi lagi." Ucap Anton.


"Iya saya tahu itu." Jawab Billy sambil mengangguk kepala.


"Saya pamit dulu pak, Rel, Ric. Nanti kalau ada apa-apa kita saling memberi kabar." Ucap Anton berpamitan kepada semua.


"Iya terima kasih banyak atas bantuan mu." Ucap Farel kepada sahabat nya Anton.


Setelah Anton pergi. Billy, Farel dan Rico melanjutkan pekerjaannya di dalam ruangan kerja Billy.


Maaf kemarin ada Acara Maulid Nabi jadi gak bisa up.


TERIMA KASIH


TUNGGU KELANJUTANNYA

__ADS_1


__ADS_2