Kamulah Jodohku

Kamulah Jodohku
Eps 73


__ADS_3

Siang itu di kantor Farel terlihat kurang enak badan. Mukanya pucat dan saat meeting konsentrasinya hilang akibat kepalanya pusing sehingga meeting dilanjutkan oleh Tedy.


Billy yang mengetahui jika adiknya sedang sakit langsung datang keruangannya.


"Tok...tok...tok..." Suara pintu diketuk.


Karena tidak ada tanggapan Billy pun langsung masuk. Dilihatnya Farel duduk dikursi menyandarkan badannya. Billy berjalan menghampiri Farel dan duduk didepannya.


"Rel kamu gak apa?." Tanya Billy kawatir.


Farel yang saat itu sedang tidur sedikit terkejut saat Billy berada dan duduk dihadapannya.


"Eh...mas Billy. Gak tahu mas dua hari ini kepala ku sakit banget aku juga mual dan perutku serasa gak bisa menerima makanan." Ucap Farel sambil menahan rasa sakit.


"Kamu sudah ke dokter?." Tanya Billy.


Farel menggelengkan kepala nya. "Belum mas, tapi Nata sudah sempat memeriksa ku dan memberikan aku obat." Jawab Farel memijat kepalanya.


"Kamu pulang sana istirahat, jangan pulang ke apartement pulang ke rumah Papa saja." Perintah Billy.


"Tapi nanti aku ada meeting mas."


"Gak usah kamu pikirin meetingnya nanti aku yang akan menggantikan kamu." Ucap Billy.

__ADS_1


"Iya." Jawab Farel lemas.


"Kamu sudah makan belum?."


Farel hanya menggelengkan kepala nya.


Billy menarik nafas panjang melihat Farel yang biasanya semangat berubah seperti itu.


"Kamu mau makan di sini atau di rumah, kalau makan di sini aku pesankan makanan buat kamu." Ucap Billy sambil mengeluarkan HPnya untuk memesan makanan.


"Gak usah mas aku makan di rumah." Jawab Farel.


"Buruan pulang sana, aku suruh Tedy mengantar mu pulang dan aku akan menghubungi Nata biar dia juga pulang untuk menjaga mu." Ucap Billy.


"Jangan hubungi Nata, hari ini ada peninjauan tentang kenaikan akreditasi rumah sakit mas dan direktur harus ada di sana." Ucap Farel.


"Di rumah sakit kan ada wakil direktur atau sekretaris yang bisa bantu dia."


Farel hanya diam mendengar ucapan Billy.


(Nata sekarang sudah menjadi direktur rumah sakit milik keluarga Hermawan menggantikan Ibu Tika. Sebelumnya Ibu Tika menanyakan kepada kedua menantunya apa ada yang ingin menggantikan dirinya sebagai direktur. Saat itu Ayana langsung meminta Nata untuk mengantika bu Tika, karena Ayana tahu kemampuan Nata lebih pantas dan mampu di bandingkan dirinya. Akhirnya Nata pun menerima permintaan Ibu Tika yang sebelumnya sempat dia tolak.)


Billy langsung menghubungi Nata memintanya untuk pulang dan menjaga Farel yang sedang sakit.

__ADS_1


**********


Ayana menunggu Nata di loby rumah sakit untuk pulang ke rumah bersama, tak lama Ayana menunggu Nata pun datang, dengan cepat dia mengajak Ayana untuk segera ke parkiran. Setelah naik mobil dan melajukan mobil nya mereka pun mulai berbicara.


"Gimana tadi rapat nya?." Tanya Ayana.


"Alhamdulillah lancar, doain saja pengajuan kita di setujui pihak dinas kesehatan." Jawab Nata yang melajukan mobilnya dengan cepat tapi tetap terkendali.


"Amin. Memang mas Farel sakit apa sih Nat, kok tadi kata mas Billy gejalanya kayak aku awal hamil." Ucap Ayana kawatir.


"Aku juga gak tahu, mas Farel sudah aku ajak untuk ke dokter tetapi sulitnya minta ampun. Terpaksa aku memberinya obat sakit kepala dan obat mual seperti yang kamu minum saat kamu morning sickness, kemarin saja aku suntik vitamin agar dia gak drop karena gak mau makan." Ucap Nata.


"Mungkin saja kamu hamil Nat, tapi yang merasakan morning sickness itu mas Farel." Ucap Ayana sambil tertawa pelan.


Nata diam dan mulai berfikir. "Masa iya aku hamil? tapi bulan ini memag aku belum halangan Aya." Ucap Nata panik.


"Sudah gak usah panik di rumah ada test pack coba kamu cek dulu, Alhamdulillah kalau benar kamu hamil, jadi mama bakal punya dua cucu." Ucap Ayana senang.


"Amin doain ya, kakak ipar." Ucap Nata yang penuh kegembiraan.


"Amin, ya sudah ayo pulang, kasihan mas Farel tapi jangan ngebut kalau bawa mobil, sekarang ada dua bumil yang ada di sini." Ucap Ayana.


"Siap bu." Ucap Nata.

__ADS_1


TERIMA KASIH


TUNGGU KELANJUTANNYA


__ADS_2