Kamulah Jodohku

Kamulah Jodohku
Eps 90...


__ADS_3

Farel yang sudah datang dari tadi di rumah sakit dan sekarang berada di ruangan Nata lalu menceritakan tentang berita yang ada di internet kepada Nata


"Gila tu orang, sudah tahu mas Billy sudah punya istri dan gak suka sama dia lagi, masih saja di godain. Amit amit." Ucap Nata sambil mengelus perut nya.


Farel pun ikut mengelus pundak Nata untuk menenangkan nya karena emosinya.


"Sudah jangan emosi ingat lagi hamil. Kamu panggil saja Ayana kesini, jadwal kerjanya kan sudah selesai nanti mas Billy kesini mau jemput Aya." Ucap Farel.


Nata menganggukkan kepala. "Iya." Ucap Nata dan langsung menghubungi Ayana agar keruangannya.


Tak lama Ayana pun datang ke ruangan Nata dan langsung duduk di sofa yang ada di sana. Ayana duduk di sebelah Nata sedangkan Farel duduk di depan Nata. Mereka menatap Ayana dengan tatapan kawatir, karena berita yang ada di internet sangat mengejutkan mereka.


"Aya, kamu gak kenapa-napakan, jangan sedih ya, kasihan keponakan ku juga ikut sedih." Ucap Nata sambil memeluk dan mengelus perut Ayana.


"Iya Ayana kamu yang sabar ya, jangan tersulut emosi dan kamu jangan sampai marah. Mas Billy sudah bikin perhitungan kok ke dia." Ucap Farel menanbahkan dari ucapan Nata.


Ayana yang dari tadi diam mendengar ucapan dari Nata dan Farel akhirnya mulai berbicara.


"Sudah bicaranya." Ucap Ayana yang terlihat santai.


Farel dan Nata heran melihat reaksi Ayana yang terkesan santai saat mengetahui berita yang ada di internet itu.


"Kamu benar gak apa Ayana melihat berita yang di internet tadi pagi?." Tanya Nata kawatir.


Baru saja Ayana akan berbicara, dia terdiam mendengar ada yang mengetuk pintu di ruang kerja Nata, mereka bertiga bersamaan melihat arah pintu yang terbuka.


Billy yang membuka pintu ruangan Nata setelah mengetuk pintu langsung masuk kedalam lalu dilihatnya muka Nata dan Farel kawatir dan heran sedangkan Ayana terlihat santai dan tersenyum manis melihat Billy datang dan segera berdiri untuk menghampirinya.


"Lho mas, kamu kesini, apa kamu gak kerja?." Tanya Ayana yang berdiri di depan Billy.

__ADS_1


Billy terkejut melihat reaksi Ayana yang tidak marah dengan berita yang ada di internet. Dengan cepat Billy mengendalikan dirinya dan merubah ekspresi mukanya lalu membalas senyum manis istrinya.


Sedangkan Farel dan Nata hanya melihat heran dengan sikap Ayana, bukannya marah kepada Billy tetapi memberikan senyum manis kepadanya.


Ayana segera mengajak Billy duduk di sofa lalu memegang tangan suaminya dengan lembut.


"Kenapa mas kesini, apa mas kesini kangen dengan ku?." Tanya Ayana manja yang menggoda Billy.


Billy gugup dan takut menjelaskan kepada Ayana, Billy pun langsung melihat Farel dan Nata, mereka pun dengan cepat menggelengkan kepala nya. Akhirnya Billy menarik nafas panjang, mengambil kedua tangan istrinya dan digenggamnya dengan erat.


"Sayang, sebelumnya mas ingin meminta maaf." Ucap Billy menatap Ayana dalam.


Ayana pun membalas menatap Billy dan terdiam.


"Mas kesini ingin menjelaskan kalau berita yang ada di internet itu tidak benar, itu hanya ulah orang-orang yang akan merusak keluarga kita dan perusahaan. Aku berharap kamu gak mempercayainya, kamu harus percaya dengan apa yang mas katakan. Percayalah Aya, hanya kamu satu-satunya wanita yang ada di hati mas, sampai kapan pun, percayalah pada mas sayang, mas sangat mencintaimu dan gak ada pikiran untuk berselingkuh atau main wanita." Ucap Billy lalu mencium kedua tangan Ayana.


"Mas kesini hanya ingin mengatakan itu saja? kenapa gak tunggu kita pulang dan berbicara di rumah saja."


Farel yang dari tadi diam akhirnya tidak tahan untuk berbicara.


"Aya, kamu benar-benar gak marah melihat berita dan foto tentang mas Billy seperti ini?." Tanya Farel menggelengkan kepalanya.


"Tahu gini kita gak usah repot-repot mas kawatir, wong yang di kawatir orangnya nyantai." Ucap Nata kesal sambil memanyumkan mulutnya.


Billy juga heran melihat tingkah Ayana yang santai. Saat Billy akan ke rumah sakit, dia sudah membayangkan hal terburuk ketika bertemu dengan Ayana, dia membayangkan Ayana akan marah dan menangis sambil teriak-teriak atau melakukan tindakan yang lebih parah lagi karena kondisinya yang sedang hamil, tetapi kenyataannya tidak.


"Sayang kamu tidak marahkan sama aku?." Tanya Billy yang langsung memeluk Ayana.


"Untuk apa aku marah sama mas, Foto itu sudah pernah aku lihat kok." Ucap Ayana santai.

__ADS_1


Billy, Farel dan Nata terkejut mendengar ucapan nya.


"Maksud mu apa sayang?." Tanya Billy penasaran.


"Waktu kita pergi ke acara peresmian saat aku ke toilet aku sempat bertemu dengan mbak Maudi dan dia mempelihatkan foto itu lalu dia mengancam ku, tetapi aku lebih percaya dan yakin kepada suami ku, jadi ya gak aku perdulikan." Jelas Ayana yang mempererat pelukan nya.


"Ternyata Maudi itu benar-benar wanita yang menyedihkan yang sangat terobsesi sama mas Billy." Ucap Farel sambil memegang bahu Nata.


"Ih....seram mas, ada wanita yang gila seperti itu." Ucap Nata sambil mengelus perut nya.


"Jadi ini benar-benar ulah Maudi." Ucap Billy.


"Memang kenapa mas?." Tanya Farel.


"Tadi aku sudah menanyainya dan aku sudah mengancamnya tetapi dengan entengnya dia tidak mengakuinya, kalau Ayana gak menceritakannya mana tahu? coba besok kamu hubungi Anton Rel untuk memeriksa CCTV di gedung itu." Ucap Billy kesal dan memerintah Farel.


"Ok mas." Jawab Farel.


"Makasih ya sayang, maafin mas ya." Ucap Billy memeluk Ayana dan mencium kening nya.


"Ehem....!." Ucap Farel dan Nata.


"Sayang kita jadi obat nyamuk, padahal ini ruangan kerja mu lho, seharusnya kita berdua yang mesra-mesraan, bukan mereka berdua." Ucap Farel meledek.


Billy dan Ayana yang merasa di ledek cuma tersenyum.


TERIMA KASIH


TUNGGU KELANJUTANNYA.

__ADS_1


__ADS_2