
Nata sudah sampai di halaman rumah, mereka pun langsung keluar dari dalam mobil dan masuk kedalam rumah. Nata berjalan menuju kamar saat akan naik keatas, Nata melihat Farel yang sedang berbaring santai sambil melihat TV langsung berjalan menghampiri nya.
"Mas?." Sapa Nata.
"Eh...Nata sayang." Jawab Farel sambil berjalan kearah Nata dan langsung memeluk nya.
"Kamu gak apa? kok gak istirahat di kamar saja?." Tanya Nata.
"Gak di kamar sepi gak ada kamu, aku kangen kamu Nat." Jawab Farel manja.
Pak Hermawan, Ibu Tika dan Ayana yang ada di sana melihat tingkah Farel merasa heran.
"Nat kayaknya kamu harus bawa Farel ke rumah sakit deh." Ucap Pak Hermawan yang takut melihat tingkah Farel.
"Iya Pa, aku juga jadi takut lihat sikap mas Farel seperti ini." Jawab Nata yang geli melihat tingkah Farel.
"Kok kalian jahat sih sama aku. aku beneran sakit ini." Ucap Farel kesal.
"Iya mas tapi biasanya sikap dan tingkah mas aneh." Ucap Ayana.
"Memang anehnya gimana?." Tanya Farel.
"Kayak orang hamil." Jawab Pak a, Ibu Tika dan Ayana bersamaan.
**********
Farel dan Nata sudah masuk kedalam kamar mereka. Farel langsung berjalan dan membaringkan badannya keatas tempat tidur, sedangkan Nata masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
"Mas kamu sudah makan ?." Tanya Nata yang keluar dari kamar mandi.
__ADS_1
"Belum, aku masih mual Nat perut ku gak enak." Jawab Farel.
Nata berjalan dan langsung duduk di tempat tidur sebelah Farel. "Kamu mau makan apa?." Tanya Nata.
"Aku gak mau makan Nat, kamu temani aku saja tiduran di kamar terus kamu elus-elus perut ku pakek minyak." Jawab Farel.
Nata pun langsung mengambil minyak dari laci meja dan langsung mengolesi perut Farel dengan minyak.
"Gimana sudah enakkan?." Tanya Nata.
Farel pun hanya menjawab dengan anggukan.
**********
Setelah sholat Isya' Billy dan Ayana duduk santai di sofa besar didalam kamarnya.
"Gimana Farel apa sudah sehat?." Tanya Billy sambil meminum susu hangat nya.
"Lho kok gak tahu?".
"Habis nya tadi waktu di rumah mas Farel sudah gak kelihat seperti apa mas bilang, dia kelihatan baik-baik saja." Ucap Ayana.
"Iya ta? waktu di kantor mukanya pucat dan badannya lemas, Farel juga bilang kepalanya sangat pusing, kamu ingat gak? kayak kamu waktu awal hamil dulu." Ucap Billy.
"Iya mungkin bisa juga Nata yang hamil dan yang morning sickness mas Farel." Jawab Ayana tertawa pelan.
"Sudah gak usah bahas Farel lagi. Sekarang waktunya anak ayah." Ucap Billy yang mengelus perut Ayana dengan lembut.
"Mas hari ini aku capek, boleh kan aku istirahat untuk malam ini dan mainnya diganti besok malam ya." Rayu Ayana.
__ADS_1
"Ok.....tapi janji ya besok mainnya, karena aku sudah satu minggu gak dapat jatah dari kamu." Ucap Billy dengan senyum sinisnya.
Ayana menganggukkan kepala dan tersenyum manis membalas senyum suaminya.
**********
Sedangkan di kamar Farel muntah-muntah lagi setelah makan malam yang membuat Nata panik dan kawatir.
"Mas kita ke dokter saja ya, muntah mu kok makin parah." Ucap Nata kawatir sambil memijat tengkuk Farel dengan lembut.
Farel hanya menggelengkan kepala. "Gak perlu kamu usap-usap saja perut ku dengan minyak." Ucap Farel.
Setelah keluar kamar mandi, Farel langsung berjalan ke tempat tidur dan membaringkan badannya yang dibantu oleh Nata. Di oleskan minyak diperut Farel dengan lembut oleh Nata.
"Gimana apa sudah enakkan?." Tanya Nata.
"Sudah Nat, rasa nya enak kalau kamu pegang perut ku seperti ini. Rasa mual nya hilang." Jawab Farel.
"Ya sudah ini minum lemon tea hangat nya, tadi Ayana membuatkan untuk mas Farel mungkin bisa membuat perut mas lebih baik." Ucap Nata sambil memberikan gelas yang berisi lemontea hangat.
Farel menerima dan langsung meminumnya sampai habis. "Makasih Nat." Ucap Farel.
"Sudah enakkan mas?." Tanya Nata.
"Sudah." Jawab Farel.
"Ya sudah kalau gitu kita tidur, besok kalau mas masih mual dan muntah-muntah, kita harus ke dokter ya." Ucap Nata tegas.
Farel menganggukkan kepalanya dan meminta Nata untuk memeluk Farel. Tak lama mereka berdua pun tertidur.
__ADS_1
TERIMA KASIH
TUNGGU KELANJUTANNYA