Kekasihku Manusia Harimau

Kekasihku Manusia Harimau
#Di Kepung Kawanan Musuh


__ADS_3

Kini mereka telah sampai di sebuah Padang rumput nan luas, di kelilingi pepohonan di dalam hutan nan rimbun.


Lucifer dan Wilson berdiri tepat di hadapan Andrea, dan menatap gadis yang tengah ketakutan itu.


Dia benar-benar berniat untuk membuka semuanya di hadapan Andrea, karena memang sudah seharusnya Andrea tahu siapa dia yang sebenarnya.


"Tunggu dulu!" ucap Andrea menyeka mereka bertiga.


Ketiganya menatap Andrea penuh pertanyaan.


"Kalian sungguh tidak ingin memakan aku bukan?" pertanyaan yang menang tidak terlalu konyol bagi Andrea.


Tapi jujur saja, tiga orang di sisinya agak terkekeh mendengar pertanyaan ini.


"Kau bahkan belum tahu siapa kami! kenapa kau sudah berpikir kami akan memakan kamu?" tanya Wilson pada Andrea.


"Karena aku tahu kalian termasuk binatang buas bukan? aku tahu kalian sama seperti mereka, apa tidak wajar kalau aku merasa takut?"


"Andrea, kami memang sama seperti mereka, tapi kami lebih suka hewan di hutan, dari pada makhluk seperti kamu!" ucap Rosella yang saat ini berada di sisi Andrea.


Dengan cepat dan tanpa menunggu aba-aba, Lucifer merubah dirinya menjadi sosok di loreng yang ganas, dan bergigi tajam.


Groarrrr!!!


"Aaaaa!!" pekik Andrea yang terkejut bercampur dengan rasa takut yang sangat lumayan.


Dia meringkuk, dan bersembunyi di belakang Rosella dengan wajah penuh ketakutan.


"Tidak apa-apa! jika kamu ingin tahu, ini lah kami yang sebenarnya!" ucap Wilson pada Andrea.


"Ja-jadi, ka-kalian, kalian ini.. hari-harimau!?" tanyanya terbata-bata.


Kedua orang itu mengangguk perlahan.


Sementara, Lucifer malah mengalihkan perhatian.


Hidungnya mencium aroma yang sangat


tajam, dan instingnya mendadak merasakan sesuatu yang ganjil di sana.


Rrrrrrtt!!!


Dan suara itu, suara Lucifer yang memberi kode pada dua rekannya, berhasil di mengerti oleh mereka semua, membuat semua yang ada di sana menjadi lebih was-was.


Rosella mempersiapkan pedang khasnya, sementara, Wilson terlihat mengambil busur panah yang selalu ada di tempatnya.


"Ada apa?" sementara, hanya Andrea yang tidak tahu apa yang terjadi di sana.


Dia hanya kebingungan dengan tingkah laku mereka semua.


"Ada apa Rosella?" tanya dia sekali lagi.


"Wilson! bawa dia kembali ke desa! ini situasi yang sangat gawat!" ucap Rosella pada Wilson, yang pada beberapa saat kemudian, laki-laki muda itu akhirnya mengangguk saja.


Wilson menggenggam tangan Andrea dengan begitu erat, lalu membawa gadis itu pergi.


"Kita mau kemana?" tanya Andrea.


"Jangan banyak tanya! ini situasi darurat!!"


Dan tanpa menunggu apa-apa lagi, dua orang itu terlihat berlari menjauhi Padang rumput, dan menuju kembali ke desa, meskipun harus kembali melalui jalanan di hutan.


"Wilson! katakan dulu apa yang terjadi!?" tanya Andrea di tengah-tengah pelariannya.


Hosh Hosh Hosh!!


Nafas mereka berdua semakin memburu.

__ADS_1


"Diamlah! kita berada dalam bahaya!!"


"Bahaya apa!!!"


....


Sementara, Rosella dengan bergegas merubah dirinya menjadi sosok yang sama seperti Lucifer pada saat itu.


Dia berubah menjadi sosok yang serupa dengan Lucifer, dan mencoba menghadapi bahaya mendatang di tempat itu.


Sesekali dia mengendus, mencoba mencium dan merasakan apa yang ada di sana selain mereka.


Hingga akhirnya, sesuatu terlihat muncul dari semak belukar jauh dari pandangan..


Mata yang hijau menyala, dengan sosok yang tidak lagi asing bagi mereka.


Sosok itu kemudian mendekati Lucifer dengan cepat, hingga akhirnya, keduanya saling bertempur dan beradu keganasan di Padang rumput tersebut.


Groarrr!!!!!!


Sementara, Rosella pun sibuk menghadapi beberapa yang mencoba menyerang dirinya dari segala arah.


Harimau betina itu terlihat lihai memainkan peran sebagai target terkepung yang berhasil mengalahkan barisan musuh.


Blam!!!


Rrrrrrtt!!


Suara pertengkaran dan kegaduhan jelas terdengar hingga sampai di telinga Andrea dan Wilson, membuat gadis itu bertanya-tanya.


"Wilson? apa terjadi sesuatu pada mereka berdua?" tanya Andrea sambil sesekali menoleh ke belakang.


"Berlarilah lebih cepat! kau sedang berada dalam bahaya!!" ucap Wilson sambil terus mencoba melajukan kakinya lebih cepat lagi.


"Katakan padaku apa yang sebenarnya terjadi Wilson!"


Hosh Hosh Hosh!!


"Bisakah kau diam saja!!? ada kawanan serigala yang mengepung kita!! cobalah untuk diam dan meloloskan diri!! hahh! hahh! hahh!" ucap Wilson agak geram.


"Kawanan serigala?" Andrea menoleh ke belakang, dan mendapati beberapa serigala yang datang dari arah semak-semak.


"Wilson! mereka menyusul kita!!" ucap Andrea ketakutan.


Hosh Hosh !!


"Naiklah ke punggungku!" ucap Wilson di tengah-tengah keletihannya.


"Apa katamu?" tidak terlalu yakin.


"Naiklah ke punggungku!!!" keras Wilson sudah mulai kesal pada Andrea.


"Baiklah!!"


Andrea terlihat menaiki punggung Wilson, dan dalam sekejap, tubuh Wilson berubah menjadi sosok si loreng yang berlari cukup cepat.


"Aaaaa!! Wilson, kenapa kamu tidak bilang mau berubah?"


"Tidak ada waktu! pegangan yang erat, aku akan membawa kamu lari secepat mungkin!!"


"Aku bahkan baru tahu kalau kamu juga bisa bicara saat sudah berubah menjadi harimau!!!"


"Harimau juga punya mulut!!!"


Andrea mengeratkan pegangan tangannya pada area leher Wilson, tanpa mencekik anak remaja itu.


Di belakang mereka, segerombolan pasukan Serigala, yang mungkin jumlahnya sekitar enam atau tujuh itu terlihat masih setia mengejar mereka.

__ADS_1


Tentu saja Andrea menjadi sangat was-was. Apa lagi kawanan serigala itu lebih terlatih dari pada Wilson yang hanya mengandalkan kecerdasannya.


Jujur saja, lari Wilson tidak lebih cepat dari Lucifer. Hal itu, agaknya menjadi kelemahan Wilson.


"Wilson! mereka bisa mencapai kita!!"


"Arkh!!" pekik Andrea, setelah mendapati satu ekor serigala yang berhasil menarik ujung rok miliknya.


"Wilson! mereka menggigit pakaianku!!"


"Pegangan dengan erat!!" ucap Wilson mantap.


Andrea hanya menurut saja. Di eratkanlah pegangan tangannya pada tubuh harimau itu, dan semakin sini, laju Wilson semakin cepat.


Kakinya mendadak seolah memiliki kekuatan besar untuk segera membawa lari gadis itu menjauh dari para serigala.


"Andrea! busur panahnya!!" ucap Wilson, menyadari kalau busur panah itu berada di tangan Andrea.


"Apa yang harus aku lakukan dengan busur panah ini?" tanya Andrea penuh kebingungan.


"Kau bisa memanah mereka!!"


"Memanah???" tanya Andrea penuh keraguan, "aku bahkan baru kali ini memegangnya!!" ucap Andrea sedikit konyol.


"Apa kau sama sekali belum pernah memegang senjata?"


"Sayangnya tidak!!"


"Hahh! sialnya aku!!!" mengetahui hal yang membuat dirinya tidak bisa melakukan pilihan lain..


Pemuda itu lebih memilih untuk melajukan langkah kakinya, hingga akhirnya, mereka berdua tiba di pedesaan..


"Pegangan yang erat!!" ucap Wilson pada Andrea.


"Kau mau apa????"


"Aaaaaaaaa!!!!"


Kretak!


Kretak!!


Auuuuuuuu!!!!!


"Ah? suara apa itu?" para penduduk di desa.


Tan Ash segera keluar dari rumahnya dengan tongkat yang menjadi tumpuannya untuk berjalan.


"Mereka! mereka ada di sini!!!"


Gubrakk!


Gubrak!!


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Duhh! makin gemetar aja ini bacanya 😱😱


Kira-kira nasib mereka gimana ya!?


Terus si Lucifer sama Rosella, juga belum ada kabar!!


Yang penasaran, tunggu chapter selanjutnya ya 🤗🤗🤗


Terima kasih 🙏🙏🙏


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂

__ADS_1


__ADS_2