
"Bukan maksud aku mengacuhkan kamu, atau pun membenci kamu!" ucap Tan Ash pada Andrea setelah mereka terduduk berdampingan di sisi api.
Mereka tengah membakar semua hasil tangkapan mereka, dan kini hanya tinggal sedikit saja yang masih tersisa di atas bara api.
Andrea terlihat begitu serius mendengarkan setiap perkataan Tan Ash padanya, dia bahkan tidak pernah menjauhkan pandangannya pada pria lumpuh itu.
"Kau begitu mirip dengan mendiang istriku, Martha! mungkin Lucifer juga tahu hal itu," ucap Tan Ash seolah menunjuk pada Lucifer.
"Ah?! jadi, aku punya kemiripan dengan mendiang istri Tuan?" tanya Andrea seolah tidak percaya.
Tan Ash hanya mengangguk saja, mengiyakan pertanyaan dari Andrea.
"Sejujurnya, hal itulah yang membuat aku tidak mampu dekat denganmu lebih lama, kau sungguh mengingatkan aku betapa baik dan berharga nya Martha untukku!" ucapnya nampak sedih.
Andrea merasa semakin bersalah. Dia sudah salah paham pada Tuan Tan Ash. Dan sekarang, dia sudah tahu, betapa alasan yang logis untuk Tan Ash melakukan semua ini padanya. Mungkin saja pria itu selalu terngiang memori masa lalu mereka berdua. Itu cukup masuk akal.
Pantas saja di hari itu, saat Andrea mengenakan pakaian milik mendiang ibu Lucifer, Martha, Lucifer nampak amat geram, pun sangat membencinya. Mungkin saja Lucifer juga melihat betapa miripnya mereka berdua.
"Ah? jadi maksud ayah, Andrea sama persis dengan mendiang ibu?" tanya Wilson nampak tidak mengerti.
Maklum saja, saat Martha tewas, Wilson masih berusia beberapa bulan, dan dia masih belum cukup memori untuk mengenang mendiang ibunya.
"Martha adalah sosok wanita yang sangat baik, lemah lembut, dan begitu menyayangi keluarganya, hingga di hari itu, semua bencana akhirnya di mulai..."
Andrea merasa ada sesuatu yang lewat di dalam otaknya mengenai Martha. Oh ya, benar! wanita yang pernah berada dalam mimpinya, saat dia berada dalam penjara Kaum Serigala.
"Tunggu! nama Martha, kenapa aku sangat familiar?"
__ADS_1
Semua orang menoleh, menatap serius wajah Andrea yang penuh kebingungan.
"Aku merasa, wanita itu sangat dekat denganku, aku, aku tidak tahu siapa dia, tapi dia pernah hadir, dan mendorongku untuk bangun, saat mereka menyiksaku di tempat itu..."
"Apa?" tanya Lucifer terkejut, "mendatangi kamu?"
Andrea hanya mengangguk saja, mengiyakan pertanyaan dari Lucifer.
"Karena kau adalah gadis yang selama ini dia jaga, kau punya harta warisan berharga dari mendiang istriku, yang harus kau ambil, dan kau jaga dalam hidupmu!" ucap Tan Ash pada Andrea.
"Harta warisan? apa maksudnya?" dia bertanya pada semua orang.
"Kejadian saat kamu datang di malam bulan purnama, yang pada malam itu, mendadak hujan deras, di sertai badai petir, lalu bulan purnama yang seharusnya di malam itu muncul, tapi ternyata tidak, itu semua sudah tertulis di dalam ramalan di masa lalu.." Ucap Tan Ash pada semua orang.
Mereka semua terlihat memperhatikan setiap ucapan Tan Ash dengan amat serius.
"Dahulu, saat Martha menemukan mutiara itu di sebuah gua, aku mendatangi seorang peramal, dia mengatakan semuanya padaku, termasuk kehadiran seorang gadis yang akan menjadi pewaris satu-satunya dari Martha. Dan setelah itu, aku menyarankan Martha untuk menyembunyikan mutiara itu di dalam sebuah kerang, yang di segel dengan kekuatannya, dan terletak di dasar laut yang masih berada dalam kawasan Ratu Laut.." sejujurnya Andrea masih saja tidak mengerti apa yang di katakan oleh pria ini.
"Tapi ternyata keputusan aku untuk meminta Martha menyimpan mutiara itu di sana, adalah sebuah kesalahan fatal," ucapnya..
"Aku bahkan tidak pernah tahu, kalau Ratu Laut itu juga mengincar mutiara milik istriku, dan berniat menjaganya, bahkan melepas istriku untuk selamat sampai di permukaan laut!"
"Awalnya aku sangat senang, melihat Ratu Laut menyelamatkan nyawa istriku, tapi, baru aku sadari sekarang, kalau dia melakukan hal tersebut bukan secara cuma-cuma..." sambungnya membuat semua orang semakin terlihat bingung.
"Rupanya dia juga menginginkan mutiara itu, untuk menguasai dunia ini, memimpin dua kelompok kami, The Tiger dan The Wolf, lalu bersikeras ingin memenangkan pertempurannya dengan saudara sepupunya yang berasal dari neraka, yaitu Lucas!"
"Lucas? siapa dia?" tanya Lucifer semakin sini semakin tidak mengerti cerita masa lalu ayah dan ibunya.
__ADS_1
"Lucas! dia adalah iblis yang berbentuk api dan kabut hitam. Seluruh tubuhnya tercipta dari api, dan kau tahu api memiliki hawa yang sangat panas. Mereka berdua adalah satu turunan dari nenek moyang iblis yang sama, dan mereka terpaksa harus terdampar di dunia manusia, menampakkan diri mereka di hadapan manusia, karena mereka yang membuat kesalahan di dalam tempat tinggal mereka.." Ucap Tan Ash.
Semuanya terlihat diam seribu bahasa, tidak mampu mengatakan apapun, hanya bisa terpaku, dan mendengar setiap perkataan Tan Ash dengan serius.
"Lalu jika Ratu Laut juga berasal dari neraka, kenapa dia bisa terdampar di dalam lautan? bukankah api akan padam jika terkena air? itu hanya setahu aku saja," ucap Andrea terkesan konyol.
Tapi ternyata, Tan Ash punya jawaban sendiri atas pertanyaan itu.
"Dia adalah api, tapi di dalam air, dirinya tidak bisa di padamkan, dia hanya terkurung di sebuah kerajaan, yang membuat tubuhnya tidak bisa naik ke permukaan," jelasnya.
Semuanya terlihat mengangguk.
"Jadi, kenapa Andrea bisa ada di tempat ini?" tanya Wilson pada ayahnya.
Tan Ash terlihat menghembuskan nafasnya dengan begitu kasar, "dia adalah gadis yang terpilih, untuk mengambil mutiara itu dari tempatnya, nasib mutiara milik istriku, berada di tanganmu! kau datang ke sini bukan hanya sudah di takdirkan, tapi karena memang kau lah yang harus menyelamatkan mutiara itu.." Sambung Tan Ash.
Andrea lebih paham dengan cerita ini sekarang. Rupanya dia memang sudah di takdirkan untuk bersama Gilbert pergi ke villa itu, dan dari situlah, dia memang di bawa masuk ke masa lalu. Ini adalah jalan takdirnya..
"Mutiara itu akan terbuka dengan sendirinya tanpa menggunakan kunci saat gerhana matahari, yang terjadi setiap seratus tahun sekali," ucapnya, "dan ada baiknya, kalau kamu lebih dulu mengambil mutiara itu dari tempatnya, karena saat gerhana matahari, bukan hanya kita saja yang ingin mengambilnya, tapi juga mereka, Lucas, Ratu Laut, dan The Wolf!"
Masih dalam mode serius.
"Pada saat itu terjadi, akan ada sebuah peperangan terhebat dalam sejarah kehidupan, yang akan menentukan bagaimana nasib dua kelompok kita, kelompok The Tiger, dan kelompok The Wolf, sejujurnya, Lucas dan Ratu Laut, adalah musuh terbesar bagi kita, hanya saja, The Wolf juga telah memerangi kita, dan itu artinya, secara tidak langsung, mereka juga menjadi musuh kita!!!"
🍂🍂🍂🍂🍂🍂
"Kau benar Tan Ash! aku adalah musuh terbesar bagimu! tapi The Wolf, mereka telah mengambil keputusan mereka sendiri! mengikuti bisikan dariku, dan memusuhi kalian, ini adalah awal pertempuran yang sangat bagus!! hahahaha......."
__ADS_1
Lucas!!
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂