KSATRIA LANGIT NUSANTARA

KSATRIA LANGIT NUSANTARA
PERANG GERILYA BAGIAN 3


__ADS_3

Bolah rajahtava di atur waktunya 3 menit oleh Wijaya, dengan menotok titik tubuh pada bagian perut. Energi yang mengalir dari sumber energi di bagian bawah pusar. Di totok supaya terhambat dengan totokan ajian sagisaga, sewu mwazi tudla yang mengandung energi chakra. Energi chakra yang menghambat aliran energi akan memudar setelah 3 menit.


BOOM...BOOM...BOOM...BOOM...BOOM...


Pertunjukan Wijaya sudah di mulai, 150 kamp Kerajaan Batavia berisikan 150 senopati semuanya meledak hancur luluh lantak 7500 prajurit tewas seketika terpanggang. Pekikan dan teriakan menggema di wilayah perbatasan Kerajaan Batavia , Wijaya hanya menjauh dan menonton dari atas pohon yang berada di hutan luar kerajaan Batavia.


"Ada serangan! ada serangan!" teriak salah satu prajurit, prajurit lain yang berada di kamp keluar berhamburan. Tapi ketika mereka mengangkat senjata masing-masing dan mau menyerang, mereka mau menyerang siapa. Tak ada satu pun pelaku peledakan yang terlihat, Patih Dananjaya keluar dari kampnya dan mencekik salah satu prajurit lalu mengangkatnya ke atas, "Keparat siapa yang melakukannya?". Patih Dananjaya lalu melempar prajurit yang dicekiknya.


"Uhuk, uhuk, uhuk, ma-ma-maaf gusti kami tidak mengetahuinya! 300 senopati telah tewas. 150 senopati mati seperti terkena serangan jantung. Kami baru saja mau menyelidikinya namun tiba-tiba terjadi ledakan di semua kamp senopati 7500 prajurit setingkat ksatria tewas semua!" Ucap salah satu prajurit yang bersimpuh karena dilempar Patih Dananjaya, wajahnya penuh ketakutan ditekan aura membunuh Patih Dananjaya.


"Apa!" teriak Patih Dananjaya lalu menginjak tanah dengan kakinya begitu kuat penuh kemarahan. Tanah di sekitarnya retak dan ambles.

__ADS_1


BAM...KRAK...KRAK...KRAK...


Manggala yang di atas langit melihat Patih Dananjaya sedang marah menyeringai jahat, "Akhirnya sang pemimpin kawanan keluar juga," lalu membidik Patih Dananjaya dan menembakan bola rajahtava yang diikatkan pada anak panah. Manggala menariknya kuat-kuat supaya lesatan anak panahnya lebih cepat dari sebelumnya.


SHUA....JLEB...BOOOOM...


Patih Dananjaya tewas seketika menjadi bubur darah yang gosong, radius 50 meter prajurit yang berada di sekitar ledakan juga banyak yang tewas dan terluka parah. Total prajurit yang tewas dan terluka 2500 prajurit, tersisa 19699 prajurit tanpa senopati dan patih, moral mereka seketika langsung jatuh karena tak ada lagi yang memimpin.


Kombinasi serangan duo kelinci memang sangat hebat hanya dalam waktu 4 jam berhasil menumbangkan 13001 pasukan Kerajaan Batavia termasuk 300 senopati dan patihnya.


SHUA...SHUA...SHUA...JLEB...JLEB...JLEB...BOOM...BOOM...BOOM...

__ADS_1


Suara ledakan dan erangan serta pekikan menggema sekali lagi di perbatasan wilayah Kerajaan Batavia, serangan Manggala dan bola rajahtava milik Wijaya tak bisa dihindari 19699 prajurit kerajaan Batavia tewas tak tersisa.


Para prajurit Kerajaan Bantani melihat asap membumbung dan suara ledakan di perbatasan Kerajaan Batavia sedikit panik Patih Ambarawa keluar dari kampnya, " Berisik sekali! cepat lihat kesana! teriak Patih Ambarawa.


"Musuh yang payah masa kalah sama dua orang saja," gumam Wijaya yang sedang duduk diatas mayat prajurit Kerajaan Batavia yang terpanggang.


***********Mohon maaf author belum bisa menepati janji update 4 chapter sekali karena tangan autor lagi sakit karena banyak yang servis lampu, karena profesi author sebagai dokter lampu heheheh, diusahakan 2 chapter perhari untuk sementara.


**Terima kasih para readers masih setia membaca Novel pertama author Ksatria langit nusantara.


mohon maaf jika tulisannya masih amburadul, masih terus memperbaiki.

__ADS_1


Semoga para readers bisa menikmatinya.


Yuk nikmati membaca sambil minum kopi jeng gorengan singkong************.


__ADS_2