Kugapai Cintamu Mr.Cuek-ku

Kugapai Cintamu Mr.Cuek-ku
Bab 108


__ADS_3

Daffina beringsut mendekatkan dirinya dengan Gavin. Tanpa aba aba, ia masuk kedalam pelukan laki laki yang sebentar lagi akan menjadi suaminya itu. Seketika, air mata yang berusaha ia sembunyikan selama ini luruh begitu saja. Menyadari hal itu, gavin hanya membalas pelukan Daffina sembari sesekali mengusap punggungnya


Gavin tidak mempertanyakan apapun. Meskipun sebenarnya hatinya bingung karena mendapati Daffina yang tiba tiba menangis, setelah sebelumnya terlihat begitu yakin untuk membuatnya bisa mencintai wanita itu. Tangis Daffina mulai reda. Namun itu tidak membuat Daffina melepas rengkuhannya pada tubuh Gavin


"Kenapa?" tanya Gavin akhirnya saat melihat Daffina mulai tenang


"Tidak, aku hanya teringat Ibuku"


Gavin diam. Ia hanya memandang lurus kedepan sana. Ia ingin menanyakan alasan Daffina menangis hanya karena mengingat Ibunya, hanya saja keinginan itu ia urungkan. Ia tidak ingin membuat Daffina justru merasa semakin sedih


"Maukah kau melihat sisi lemahku?" tanya Daffina


Pertanyaan itu sontak menyadarkan Gavin dari tatapan kosongnya "Ada apa?" tanyanya penasaran

__ADS_1


"Aku merindukan Ibuku siang dan malam selama hidupku. Ibuku meninggal saat dulu melahirkan aku dan Kak Daffa. Meskipun peran Ibu sudah di ambil alih oleh Mama Carissa dengan baik, tapi tetap saja aku menginginkan cinta dari Ibuku seutuhnya. Aku ingin sekali melihat senyumnya secara nyata. Aku ingin dia mengapresiasi setiap pencapaianku sebagi seorang entertainer"


Daffina menghentikan kata katanya saat mulutnya serasa kelu. Ia menangis, malam ini ia benar benar ingin mengatakn perasaannya. Ia tidak tahan untuk terus menangis diam diam saat sisi hatinya merindukan Ibu Bianca


"Aku ingin dia bisa melihat hari bahagiaku. Menyaksikan, bahkan memelukku dengan hangat. Aku merindukannya. Kenapa takdirku tidak sebaik orang lain? Selama ini aku memendam perasaan rinduku seorang diri. Aku selalu menampilkan diriku yang ceria, seolah hidupku tiada beban. Tapi yang tidak mereka tahu, alasan terbesarku menetap dalam waktu yang lama di Singapore adalah agar aku bisa menagis sesuka hatiku, tanpa takut orang lain mengetahui sisi lemahku. Termasuk kedua orang tuaku dan Kak Daffa. Aku cengeng dan aku lemah, tapi aku tidak ingin orang lain tahu tentang itu, dan memberi mereka celah untuk menjatuhkanku"


Gavin kembali mengeratkan rengkuhannya pada tubuh Daffina saat mendengar penjelasan dari wanita itu. Ia tahu akan hal itu, ia tahu seperti apa sedihnya saat orang yang disayangi pergi, dan tak akan bisa kembali. Ini jugalah alasan dirinya menerima Daffina untuk menjadi Ibu Sambung putranya, karena hanya dengan Daffina, Gavin bisa melihat tawa bahagia sang putra yang selama ini tidak pernah ia lihat.


"Terima kasih juga karena kau menerimaku untuk berada di sisimu, aku sangat mencintaimu, Tuan-ku"


"Aku tahu, terima kasih"


Gavin kembali mengeratkan rengkuhannya. Bahkan kini, kecupan kecupan kecil juga ia berikan pada Daffina. Membuat Daffina yang saat ini menangis, tiba tiba menghentikan tangisannya

__ADS_1


"Boleh aku tahu seperti apa Mama-nya Aksa?" tanya Daffina


"Untuk apa?"


"Aku ingin tahu dirinya seperti apa, dan aku ingin mengikuti jejaknya untuk mendapatkan hatimu. Anggap saja, ini adalah caraku untuk memikat hatimu"


Gavin tersenyum dan menggelengkan kepala, membuat Daffina cemberut melihatnya, dan hal itu terlihat begitu menggemaskan di mata Gavin "Jadilah dirimu sendiri, karena aku suka dengan ke-pribadianmu"


Daffina tersenyum mendapati jawaban dari Gavin. Ia menghapus air matanya, lalu beranjak dari duduknya. Membuat Gavin sedikit heran, dan mengikuti langkah Daffina yang kini sudah berjalan menjauh


"Jadi kau menyukai ke-pribadianku yang mana? Yang manja, yang mandiri, atau yang mana?" tanya Daffina saat Gavin sudah berjalan di sampingnya


"Aku menyukai ke-dewasaanmu. Tidak banyak wanita di dunia ini yang sanggup berpura pura baik baik saja hanya untuk melihat orang di sekitarnya bahagia, dan kau menjadi salah satu diantara wanita wanita hebat itu"

__ADS_1


__ADS_2