Kugapai Cintamu Mr.Cuek-ku

Kugapai Cintamu Mr.Cuek-ku
Bab 70


__ADS_3

"Bukankah bisa saja jika sebuah kematian dari Ibu Kandung kekasihmu itu terencana?" tanya Daffa


"Pembunuhan berencana mungkin ada, tapi kematian terencana, aku rasa itu adalah sebuah lelucon aneh. Karena aku percaya jika jodoh, rezeki, dan maut itu sudah di gariskan. Kau ingin mendengar satu hal yang lucu tidak?"


"Apa itu?"


"Kekasihku menyimpan dendam pada Ibu Sambungnya sejak ia berumur tiga tahun. Anak balita yang pikirannya masih polos harus memendam dendam dalam hatinya karena hatinya yang begitu bersih. Kau tahu apa penyebabnya?"


"Tidak" lagi lagi Daffa mengikuti alur cerita yang dibuat Sekar, ia seakan penasaran akan kelanjutan alur cerita yang dibuat istrinya

__ADS_1


"Itu karena sewaktu kecil, kekasihku mendengar cerita Bibinya yang aku sendiri tidak tahu apa"


Pikiran Daffa berkelana pada beberapa puluh tahun yang lalu saat Aunty Chintya mengatakan sesuatu padanya. Saat itu Daffa kecil tengah berusaha tertidur, dan Aunty Chintya datang ke dalam kamarnya, lalu mengecup pucuk kepalanya "Semoga saat nanti kau tahu seperti apa hubungan rumit antara Daddy, Mama, dan Ibumu, kau tidak akan membenci salah satu diantara mereka. Karena Aunty yakin, Mama Carissa pasti bisa menyayangimu dan Daffina seperti anaknya sendiri"


Kata itulah yang membuat sekelumit pertanyaan dalam otak si Daffa kecil. Katakanlah ia seorang balita. Namun balita itu tumbuh menjadi anak yang sangat cerdas. Hingga akhirnya suatu waktu ia mendengar Daddy dan dan Aunty Chintya yang sedang bercakap tentang kisah hidup antara Mama Carissa, Ibu Bianca dan Daddy-nya. Sejak saat itulah otak kecil itu mulai menyimpulkan bahwa Mama Carissa adalah pembunuh dari Ibu Bianca. Daffa menarik nafasnya, ia kembali melirik Sekar yang kini masih memandang senja di atas langit sana


"Aku rasa aku tahu penyebabnya"


"Penyebab kekasihmu membenci Ibu Sambungnya"

__ADS_1


"Katakan, aku ingin mendengar pendapatmu"


"Sebelumnya aku ingin mengatakan bahwa aku sangat mengenal kekasihmu, berikut dengan alasannya membenci Ibu Sambungnya. Kebencian itu bermula karena kesalahfahaman yang tercipta dalam hubungan Daddy dan Ibu Bianca adalah ulah dari Mama Carissa. Hingga akhirnya kesalahfahaman itu membuat Ibu Bianca mengasingkan diri dari kehidupan Daddy, ia menjalani hari berat selama kehamilan. Ibu yang terlahir dari keluarga kaya harus berusaha mati matian untuk memenuhi kebutuhan hidupnya selama di pengasingan"


Daffa menghela nafas sejenak, sebelum akhirnya melanjutkan kata katanya "Bayangkan, seorang wanita yang terlahir dari keluarga kaya, yang selama hidupnya selalu mendapat pelayanan dari banyak orang, harus bekerja keras hanya untuk mendapatkan uang, dan itu ia lakukan dalam keadaan hamil" sambung Daffa


"Itulah perjalanan hidup yang tidak pernah kita ketahui. Kita memang bisa berencana, tapi segala kejadian adalah kehendak sang pencipta. Jika kau berada dalam posisi kekasihku, apa kau juga akan membenci Ibu Sambung yang telah membesarkanmu, dan memberikan cinta yang utuh untukmu? Kau harus ingat, dua puluh enam tahun ia hidup tanpa cinta suaminya, satu satunya hal yang membuatnya bertahan adalah karena hadirnya dua malaikat kecil yang membuat hatinya kian berbunga saat memandang keduanya" ucap Sekar "Kau ingin tahu sesuatu tentang aku dan kekasihku?"


"Apa itu?"

__ADS_1


"Aku mencintai kekasihku, sangat. Tapi cintaku bertepuk sebelah tangan, karena nyatanya kekasihku sama sekali tidak mencintaiku, bahkan terkesan membenciku. Aku ingin menyerah dan memutuskan pergi, karena aku tidak bisa hidup dengan seseorang yang tidak mencintaiku. Kau bayangkan, bagaimana bisa Ibu Sambung kekasihku bertahan sekian lama tanpa cinta suaminya. Bagaimana bisa ia bertahan hanya karena cintanya kepada dua anak kecil yang sama sekali tidak memiliki hubungan darah dengannya. Bukankah dia adalah sosok malaikat tak bersayap yang sebenarnya?"


__ADS_2