Kugapai Cintamu Mr.Cuek-ku

Kugapai Cintamu Mr.Cuek-ku
Bab 52


__ADS_3

"Aku faham posisimu, karena aku juga pernah merasakan berada di posisimu, hanya saja apa yang kau alami sepertinya lebih berat" ujar Diana


"Maksudnya?" tanya Sekar tak mengerti


"Dulu, yang mengejar cinta Lion itu aku, dia adalah Kakak tingkatku saat kuliah. Entah apa yang aku pikirkan saat itu sehingga aku dengan berani mengatakan cinta padanya yang akhirnya hanya mendapat penolakan" ucap Diana, mulai menceritakan awal bertemunya ia dengan sang suami


"Benarkah?"


"Yeah, setelah dia menolakku, akhirnya aku memutuskan untuk berhenti mengejarnya. Karena prinsipku saat itu adalah, jika aku di tolak berarti aku tidak diinginkan, dan aku akan berhenti untuk berjuang. Namun entah karena apa akhirnya dia mengejarku, dan mengatakan cinta padaku" jelas Diana


"Tapi aku berkali kali mengatakan cinta pada Mas Daffa, dan dia sama sekali tidak membalas cintaku" ucap Sekar, diiringi helaan nafas berat


"Tapi aku dengar, hubungan kalian sudah lebih baik" ucap Diana


"Darimana kau tahu?"


"Aku bersahabat dengan Kak Daffa sejak kami kuliah. Awalnya aku dan Gita memang tidak di perbolehkan untuk bergabung dan bersahabat bersama mereka. Kau tahu siapa yang tidak mengizinkan?"

__ADS_1


"Siapa?"


"Suamimu, karena menurutnya bersahabat dengan wanita itu merepotkan. Tapi Kak Ardan dan Lion terus berusaha agar aku dan Gita bisa ikut bergabung bersama mereka. Setelah meyakinkan Kak Daffa bahwa kami tidak akan merepotkan mereka, akhirnya Kak Daffa mengizinkan. Sejak saat itu, aku dan Gita ikut bergabung dalam persahabatan mereka, dan group chat mereka. Jadi kalau bertanya bagaimana aku bisa tahu, maka jawabannya adalah karena Kak Daffa sering berkonsultasi bersama kami"


Sekar diam, benarkah begitu besar usaha suaminya untuk belajar menerimanya, dan membina rumah tangga yang sebenarnya bersamanya. Senyum terbit di sudut bibir Sekar saat mengetahui usaha suaminya. Hari ini benar benar membawa berjuta kebahagiaan untuknya


"Kau adalah wanita beruntung yang bisa bersanding bersama Kak Daffa, karena setahuku Kak Daffa adalah laki laki yang baik, dan sangat bertanggung jawab" ucap Diana lagi "Jadi aku harap kau bersabar menghadapi sikap Kak Daffa. Tapi berbicara mengenai Kak Daffa, aku ingin belajar padamu cara genit untuk menakhlukan suami. Aku dengar kau begitu agresif, jadi aku ingin belajar padamu" ucap Diana menggoda


Sekar tersenyum malu, apakah suaminya juga menceritakan tentang dirinya yang agresif pada sahabat sahabatnya pikirnya "Aku... Aku..."


"Sayang..." Diana melihat dua orang laki laki yang kini berjalan kearah mereka "Daffa dan Sekar akan pulang" jelas Lion


"Oh, cepat sekali, padahal kami baru sebentar mengobrolnya" ujar Diana


"Kalian pasti menggibah, rasanya memang sebentar, tapi lihat, kalian sudah menghabiskan waktu satu jam" ucap Lion menunjuk jam yang melingkar di tangannya


"Sekar, kita pulang sekarang" ucap Daffa

__ADS_1


"Iya Mas" jawab Sekar "Aku pulang Dee, semoga kau sehat sampai nanti melahirkan" pamit Sekar pada Diana


"Aamiin, semoga kau cepat menyusul" balas Diana, dan dibalas senyum oleh Sekar


Daffa dan Sekar keluar dari rumah megah kediaman Baskara, dan segera menaiki mobil mereka "Kau ingin kemana lagi?" tanya Daffa


"Kemana saja asal bersama Mas, aku mau" ucap Sekar


"Jangan menggodaku"


"Tidak salah bukan menggoda suami sendiri" ujar Sekar tidak mau kalah


"Kalau begitu kita pulang saja, aku juga ingin menunjukkan sesuatu padamu"


"Apa itu?"


"Kau akan tahu nanti"

__ADS_1


__ADS_2