Kugapai Cintamu Mr.Cuek-ku

Kugapai Cintamu Mr.Cuek-ku
Bab 57


__ADS_3

"Lalu pernikahan Daddy dan Mama?" tanya Sekar


Tuan Riko tersenyum. Meski terkesan ambigu, tapi Tuan Riko bisa memahami maksud pertanyaan menantunya "Ibu Bianca mewasiatkan pada Daddy untuk menikahi Mama Carissa, dan itulah yang akhirnya membuat Daddy menikahi Mama Carissa"


"Itu artinya..." Ucapan Sekar terputus, ia seakan bisa menyimpulkannya sekarang. Ia menatap Mama Carissa yang masih tampak menunduk

__ADS_1


"Pernikahan Daddy dan Mama Carissa hanya diatas kertas. Pernikahan kami memang sah secara hukum dan negara, tapi... Daddy tidak pernah bisa memberikan cinta untuk Mama Carissa. Jika selama ini Daffa mengira Mama Carissa menikah dengan Daddy hanya untuk harta, maka itu salah. Karena Mama Carissa menikah dengan Daddy dengan tujuan yang sama, yaitu menjalankan wasiat dari Ibu Bianca. Bahkan selama ini, Mama Carissa tidak pernah mendapatkan hak-nya sebagai seorang istri dari seorang Riko Refaldo Dirgantara"


Sekar menatap Mama Carissa. Selama ini ia tidak tahu seperti apa kehidupan Mama Carissa. Karena yang ia lihat, hubungan antara Mama dan Daddy mertuanya terjalin sangat baik dan harmonis. Namun ternyata, apa yang tampak diluar, sangat berbanding terbalik dengan kejadian sebenarnya. Ia beringsut mendekati Mama Carissa, dan tanpa kata ia langsung memeluk Ibu Mertuanya itu.


*

__ADS_1


Sekar bangkit dari sofa dan kembali berdiri di balkon, ia menatap mobil yang baru saja masuk pekarangan, dan itu memang benar mobil milik suaminya. Sekar dengan segera turun menuju lantai satu, ia ingin menemui suaminya secepat mungkin, dan mengatakan hal apa saja yang ia ketahui. Ia akan meluruskan segala kesalahfahaman yang terjadi diantara Mama Carissa dan suaminya secepat mungkin


"Mas..." Sekar membuka pintu utama, dan memperlihatkan suaminya yang tampak mengangkat tangan hendak menekan bel


Daffa mendekati istrinya, dan seperti biasa, ia melabuhkan satu kecupan hangat di pucuk kepala sang istri. Setelah itu, ia berjalan masuk tanpa mengeluarkan sepatah katapun, membuat Sekar dibuat kebingungan, sebab sejak beberapa hari yang lalu hubungan mereka terjalin sangat baik, tapi kini suaminya terlihat enggan untuk bicara padanya. Tiba di tangga, Sekar melihat langkah suaminya terhenti saat tidak sengaja melihat keberadaan Mama Carissa yang berjalan membawa segelas air putih. Sekar segera berjalan mendekat, dan mengamit lengan Riko yang masih menatap Mama Carissa dengan tatapan tak terbaca

__ADS_1


"Mas..." Riko mengalihkan tatapannya saat mendengar suara istrinya, ia mengelus lengan istrinya sebentar, sebelum akhirnya kembali berlalu menuju lantai atas, dan meninggalkan istrinya. Sekar menatap punggung suaminya hingga menghilang dibalik pintu kamar. Ia kemudian beralih menatap Mama Carissa yang masih diam mematung. "Mama belum tidur?" tanya Sekar basa basi


"Mama baru akan tidur, tapi air di kamar habis, jadi Mama mengambil minum dulu sebelum tidur. Kalau begitu Mama duluan ya, kau juga jangan tidur terlalu malam, tidak baik" tutur Mama Carissa kemudian berlalu


__ADS_2