Kugapai Cintamu Mr.Cuek-ku

Kugapai Cintamu Mr.Cuek-ku
Bab 99


__ADS_3

Pagi ini, Sekar sudah tampak rapi dengan riasan simple-nya, mengenakan sebuah gamis longgar, dengan hijab yang membalut kepalanya. Ia mengetuk singkat pintu kamar mandi dimana suaminya berada "Mas, aku turun lebih dulu ya, aku ingin membantu Mama menyiapkan sarapan"


Sekar segera keluar dari kamar untuk membantu mertuanya menyiapkan sarapan. Barusaja keluar kamar, terlihat Daffina yang juga keluar dari kamar bersama Aksa, dengan pakaian yang juga sudah rapi. Bocah laki laki berusia lima tahun itu tampak begitu menggemaskan, bahkan lesung pipinya terlihat begitu manis saat ia tertawa bersama Daffina


"Pagi Fin" sapa Sekar


"Pagi Kakak Ipar"


"Hai ganteng, boleh bunda berkenalan?" Sekar mengulurkan tangannya pada Aksa


Aksa melihat kearah Daffina sejenak, sedikit takut karena dirinya tidak mengenal Sekar "Tidak apa apa Nak, Bunda Sekar juga Bundanya Aksa, Aksa mau jadi anak baik 'kan?" bocah laki laki itu tampak mengangguk "Kalau begitu ayo berkenalan dengan Bunda"


Aksa sedikit melangkah maju untuk mendekati Sekar yang menundukkan tubuhnya "Bunda..." panggil Aksa


"Iya Nak, jadi bisa Bunda tahu namamu?" Sekar tersenyum saat melihat wajah anak laki laki menggemaskan itu


"Aksa Bunda"

__ADS_1


Sekar tersenyum melihat Aksa yang menyebutkan namanya dengan malu malu "Namamu bagus sekali" ujar Sekar


Ceklek


Pintu kamar kembali terbuka. Menampilkan Daffa yang kini juga sudah ada bersama mereka di depan kamar. Melihat suaminya keluar, Sekar segera memeluk tubuh suaminya


"Kenapa belum turun, bukankah kau mengatakan ingin membantu Mama?" tanya Daffa


"Ah... astaga, aku melupakan Mama, sudah ayo kita turun" ajak Sekar


"Iya tapi berhati hatilah" Daffa merangkul pinggang istrinya untuk turun. Namun seketika ia menghentikan langkah, dan menengok Aksa dan Daffina yang mengikuti mereka menuju lantai bawah "Mau Ayah gendong tidak?" tawar Daffa


"Pagi Ma..." sapa Sekar begitu mereka tiba di ruang makan


"Pagi Sayang" Nyonya Carissa menghidangkan makanan diatas meja makan "Bik, sop nya belum ada" ujar Mama Carissa, sebab sayur sop yang sudah ia buat belum ada diantara banyaknya menu makanan yang ia hidangkan


"Ini Nyonya" ujar Bik Wati menyerahkan mangkuk berisi sayur sop

__ADS_1


"Terima kasih Bik. Fin, kau panggil Daddy dan Gavin ya, mereka ada di ruang keluarga" ujar Mama Carissa


Daffina melangkah menuju ruang keluarga sesuai permintaan Mamanya "Dad, Mas, diminta Mama ke ruang makan" ujar Daffina


"Sudah selesai hidangannya, ahh rasanya sudah lapar juga. Ayo Gavin, kita sarapan" Tuan Riko berjalan lebih dulu. Sedangkan Gavin, berjalan bersama Daffina menuju ruang makan


"Siapa yang memasak sarapan pagi ini?" tanya Gavin pada Daffina sembari mengikuti langkah calon ayah mertuanya


"Mama dan Bik Wati" jawab Daffina


"Kau tidak membantu?" tanya Gavin


"Jangan berharap banyak padanya Gavin, karena dia tidak bisa memasak"


Bukan Daffina yang menjawab, melainkan Daffa yang tanpa sengaja mendengar pembicaraan Gavin. Daffina memelototkan matanya kearah Daffa. Sedangkan Gavin hanya tertawa kecil melihat interaksi Daffina dan Daffa


"Tudak apa apa, aku juga mencari istri, bukan juru masak" ujar Gavin, yang membuat Daffina merasa bahagia

__ADS_1


"Kakak dengar itu, dia itu mencari istri bukan juru masak"


__ADS_2