Kugapai Cintamu Mr.Cuek-ku

Kugapai Cintamu Mr.Cuek-ku
Bab 109


__ADS_3

Hari bahagia untuk ke-dua kalinya di rasakan oleh keluarga besar Dirgantara. Dimana hari ini adalah hari pernikahan putri semata wayang Tuan Riko Refaldo Dirgantara. Seorang raja bisnis yang memiliki putri seorang aktris. Terdengar aneh, tapi ini sangat nyata


Tuan Riko sudah duduk di kursi bersama dengan penghulu dan dua orang saksi yang sudah di tunjuk oleh keluarga mereka. Tepat di depan Tuan Riko, Gavin terlihat beberapa kali menghela napas. Terlihat sekali laki laki itu grogi dengan ijab qabul yang sebentar lagi akan ia ucapkan


"Sekarang, mari kita sambut pengantin kita hari ini, Daffina Andini Dirgantara..."


Gavin memejamkan mata saat nama calon istrinya disebut. Ia mengangkat pandangan, dan melihat ke ujung ruangan sana, dimana Daffina berjalan dengan begitu anggun bersama Mama Carissa dan Sekar. Sedangkan di depan Daffina terlihat Aksa yang begitu menggemaskan dengan setelan tuxedo senada dengan Papa dan calon Mama-nya.


Daffa yang sejak tadi duduk di belakang Daddy Riko segera bangkit dari kursinya saat melihat ke-tiga wanita kesayangannya berjalan mendekat. Ia ulurkan tangannya untuk menyambut kedatangan Daffina. Setelah itu, ia menarik kursi di samping Gavin, dan mendudukkan Daffina disana. Setelah itu, ia kembali duduk di tempat semula bersama sang istri, Mama Carissa, dan calon keponakannya


"Bagaimana, semua sudah siap?" tanya penghulu, membuat Gavin yang sejak tadi memandang Daffina menjadi tersadar "Yang sabar ya Mas, kita akad dulu sebentar, supaya pandang pandangannya jadi halal" goda pak penghulu, yang membuat Gavin sedikit salah tingkah "Pak Riko siap?" tanya penghulu lagi, beralih pada Tuan Riko


"Siap Pak"


"Baiklah. Mas Gavin, silahkan jabat tangan Pak Riko ya" ucap pak penghulu


Huh

__ADS_1


Tuan Riko mulai mengulurkan tangannya yang langsung saja di sambut oleh Gavin. Keduanya tampak sedikit menarik napas, mengurangi debaran pada dada masing masing. Tuan Riko melirik pak penghulu, dn mendapat anggukan dari penghulu tersebut. Kemudian pandangan Tuan Riko kembali teralih pada calon menantunya


"Bismillahirrahmanirrahim. Ananda Gavin Deva Bumantara bin Dewa Bumantara, saya nikahkan engkau dengan Daffina Andini Dirgantara putri kandungku, dengan maskawin satu set perhiasan berlian, satu persen saham, dan satu buah rumah siap huni di bayar tunai"


"Saya terima nikahnya Daffina Andini Dirgantara dengan maskawin tersebut di bayar tunai"


pak penghulu melirik dua orang saksi yang duduk di sampingnya. Kedua orang saksi itu terlihat mengangguk, membuat penghulu juga ikut mengangguk "Bagaimana para saksi, sah?" tanya pak penghulu memastikan


"Sah..."


"Nah, kalau sekarang mau di apain juga sudah bebas Mas" ujar pak penghulu lagi saat melihat Gavin dan Daffina tidak melepas tatapannya, membuat Gavin lagi lagi di buat salah tingkah


Daffa yang sejak tadi duduk memangku Aksa, ikut merasakan bahagia. Ia merangkul istri dan Mama Carissa yang bahkan tampak menitikkan air mata bahagia. Daffa menurunkan Aksa dari pangkuannya, membuat bocah laki laki itu berjalan kearah Daffina


"Mama..."


"Iya Nak?" tanya Daffina, ia mulai mengulurkn tangan, berniat untuk membawa Aksa ke pangkuannya. Namun Gavin menghalangi

__ADS_1


"Biar aku saja" Gavin segera bangkit dari kursinya, dan membawa sang putra untuk duduk di pangkuannya


"Papa, malam ini Aksa bisa tidur dengan Mama dan Papa kan?" tanya Aksa polos


Gavin melirik Daffina yang juga melihat kearahnya. Ia sedikit mengedipkan mata menggoda kearah Daffina, membuat Daffina tersipu "Coba tanya Mama" ujar Gavin pada putranya


"Bolehkan Ma?" tanya Aksa penuh harap


"Nak, bagaimana kalau malam ini Aksa tidur bersama Ayah dan Bunda saja, kita lanjutkan memeriksa adik bayi lagi malam ini" bujuk Sekar pada Aksa. Mengingatkan bocah laki laki itu akan kegiatannya selama bersama Daffa dan Sekar


"Tapi Bunda..."


Daffina mengangkat wajahnya yang masih memerah menahan malu. Ia lantas mengelus pipi putranya yang tampak keberatan menerima usulan dari Sekar "Tidak apa apa Kakak Ipar. Malam ini, Aksa akan tidur bersama aku dan Mas Gavin"


"Benar Ma?" tanya Aksa antusias, dan langsung di jawab Daffina dengan senyuman "Terima kasih Mama, Aksa sayang Mama"


"Mama juga sayang sama Aksa"

__ADS_1


__ADS_2