Kugapai Cintamu Mr.Cuek-ku

Kugapai Cintamu Mr.Cuek-ku
Bab 120


__ADS_3

Jika di dalam kamar Gavin dan Daffina, keduanya berpelukan mesra setelah ungkapan cinta keduanya. Di sisi lain, tepatnya di kamar milik Daffa dan Sekar, mereka masih duduk bersandar pada headboard ranjang. Melihat box bayi dengan senyuman yang tidak lepas dari bibir keduanya


"Aku tidak menyangka jika perjodohan konyol yang di rencanakan Daddy, bisa membawa kita kedalam rumah tangga kita yang sekarang. Saling mencintai, dan memiliki keluarga yang lengkap dan harmonis" ucap Daffa


Sekar mengelus rahang suaminya yang di tumbuhi rambut halus, dan hal itu membuat kadar ketampanan sang suami bertambah berkali kali lipat "Aku juga tidak menyangka jika laki laki dingin yang dulu aku kenal, bisa berubah menjadi laki laki romantis sepertimu"


Daffa tersenyum mendengar ucapan istrinya "Boleh aku bertanya sesuatu?" tanyanya


"Apa itu?"


"Maafkan aku jika menyakitimu, aku hanya ingin tahu, mengapa kau mau menikah denganku?" tanya Daffa


"Bukankah dulu kau mengatakan bahwa aku menikah denganmu demi harta?" ujar Sekar sembari tersenyum jahil


"Jangan mengingatkan tentang kebodohanku Sayang"

__ADS_1


Sekar tertawa melihat raut bersalah sang suami. Ia lantas mengelus pipi sang suami dan mengecupnya sekilas "Dulu, Daddy dan Mama yang memintaku secara langsung untuk menjadi menantu mereka. Seorang gadis kampung biasa, di tawarkan untuk menjadi menantu di keluarga kaya, lalu siapa yang akan menolak? Aku rasa tidak ada wanita di dunia ini yang tidak meterialistis, semua wanita pasti memikirkan kebutuhan hidup mereka kedepannya, yang harus di cukupi dengan uang, dan menikah denganmu adalah caraku untuk menjamin hidup" jelas Sekar


"Jadi? Niat awalmu benar benar karena uang?" tanya Daffa penasaran, meskipun jika istrinya mengatakan iya, maka tidak apa apa. Karena ia yakin bahwa istrinya telah berubah


"Awalnya memang sedikit ada perasaan seperti itu. Tapi setelah aku melihat foto-mu yang diberikan Mama, aku jadi menambah niatku, bahwa bukan saja uang atau kekayaan, tapi aku juga akan mendapatkan seorang suami yang tampan. Lalu menurutmu, apa alasan untukku menolak tawaran Daddy dan Mama? Sementara tawaran mereka begitu menggiurkan"


Sekar tersenyum sembari memandang jauh. Seakan mencoba mengingat awal pertemuan antara dirinya dan kedua orang tua Daffa. Hingga akhirnya membuat kesepakatan pernikahan


"Tapi kau tahu, setelah mendengar cerita dari Daddy dan Mama tentang kehidupanmu, aku menjadi iba, dan aku memutuskan untuk menumbuhkan cinta di hatimu, agar kau bisa merasakan rasa yang biasa dirasakan manusia pada umumnya" sambung Sekar


"Jadi, menurutmu sebelum ini aku tidak hidup sebagaimana manusia ada umumnya?" tanya Daffa


"Dan kau berhasil" ujar Daffa


"Ya, sekarang aku berhasil. Tapi sebelum ini, aku juga harus belajar agresif untuk bisa mendapatkanmu, dan akhirnya kau menjadi luluh dan mencintaiku" jawab Sekar bangga

__ADS_1


"Ya, kau benar, aku sudah benar benar jatuh cinta padamu. Pada semua yang ada pada dirimu. Mata-mu, hidung mungil-mu, mulutmu yang tiada henti berbicara, dan yang terakhir, aku sangat tersentuh dengan ketulusanmu dalam memperjuangkanku. Kau tidak pernah menganggap serius kata kata pedas yang sering aku ucapkan, justru kau menganggap itu semua sebagai candaan"


"Bukankah, jika sayap kita patah sebelum terbang, maka mem-bumilah, dan rajut kembali sayapmu, setelah itu terbanglah mengudara dan bawa cintamu" ujar Sekar


"Darimana kau mendapatkan kata kata itu?" tanya Daffa, sebab ia merasa tidak pernah mendengar kata kata itu sebelumnya, dan kata kata itu sedikit aneh di telinganya


"Barusaja terlintas di otak-ku" ucap Sekar terkekeh, membuat Daffa ikut tertawa gemas


"Lalu, apa artinya?" tantang Daffa


"Saat kau mencintai tapi cintamu di patahkan. Maka berusahalah untuk terus meluluhkannya, dan membuat cintanya tumbuh. Setelah itu, bawalah dia melihat betapa luasnya dunia cinta" ucap Sekar


"Sekar, aku benar benar berterima kasih untuk semua kerja kerasmu untuk meluluhkan aku, aku mencintaimu"


"Aku juga mencintaimu"

__ADS_1


Daffa tersenyum sembari membawa Sekar kedalam pelukannya. Sekarang kebahagiaannya benar benar sempurna. Hubungan yang semula keruh kini berubah menjadi bening. Bahkan bukan hanya hubngan antara dirinya dan sang istri saja yang membaik, tapi hubungan antara dirinya dan Mama Carissa dan hubungan antara Mama Carissa dan Daddy Riko juga ikut membaik, dan yang terakhir, kebahagiaan benar benar mereka rasakan setelah kelahiran putri kembar yang kini hadir di tengah tengah mereka


Tamat


__ADS_2