Love Captain Handsome 2

Love Captain Handsome 2
21. Sampai bertemu


__ADS_3

Pengumuman yang tidak Miki percayai membuat pikirannya kacau, ia bahkan kesulitan dengan kakinya yang sedang cedera. Meskipun Miki sembunyikan pasti nantinya mereka akan tahu, dan itu akan menyakitkan mereka.


Ia tidak ingin membuat kesalahan atau kekecewaan kepada para anggota untuk Inter-high nanti, maka dari itu Miki ingin bersungguh-sungguh dalam Inter-high sebelum cederanya semakin parah.


Apalagi, jika ia mengikuti pelatihan tersebut cederanya akan semakin parah karena bagaimana pun itu Miki akan mengerahkan seluruh kemampuannya di depan Akemi.


“ Sensei, kalau saya menolak tidak apa-apa? “ kata Miki yang membuat seluruh tim kebinggungan.


“ Kenapa, kamu cedera? “ tanya Yoshioka.


“ Tidak, saya ingin membiarkan Mayumi-senpai yang mengikutinya karena bagaimana pun nanti disana saya akan memaksakan diri dan berakibat fatal dalam Inter-high nanti, saya tidak ingin memaksa diri saya untuk masuk mengikuti pelatihan u-17 tapi nanti saya mengacaukan pertandingan Inter-high. “ jawab Miki.


“ Kamu yakin? Sebenarnya Mayumi juga masuk rekomendasi apabila Miki tidak bisa. “


“ Kalau begitu, biarkan Mayumi-senpai yang mengikutinya. Dan aku akan berlatih dengan pelatih yang lebih hebat dari Tim Jepang, yaitu Ayahku. “


“ Miki! “ seru Mayumi tidak ingin mengambil posisi Miki. “ Sudah tidak apa-apa senpai, terima saja. “ ucap Miki seraya mengambil tas dan berjalan keluar dari lapangan.


Ketika Rei ingin mengikuti Miki, seperti biasa ia selalu telat karena Kenzi sudah lebih dahulu. Begitu juga dengan Kitaro yang ingin mengikuti Miki dari belakang, ia telat karena Kenzi sudah berlari lebih dahulu.


“ MIKI!! “ teriak Kenzi menghampiri Miki. “ Kenapa mengikutiku? “ sinis Miki.


“ Mukamu sangat jelek kalau sedang sedih! “ Kenzi mencengkram wajah Miki.


“ Lalu, untuk apa kamu mengikutiku? “


“ Tidak, hanya saja dari wajahmu, kamu seperti sedang membutuhkan seseorang. “


“ Apa-apaan itu. “ Miki merasa lucu mendengar perkataan Kenzi.


Mereka berjalan bersama-sama untuk pulang ke rumah, sebenarnya menjadi pemain u-17 sangat Miki harapkan. Dulu, itu adalah mimpinya sebelum cedera SMP nya merenggut semua dan cedera itu kembali lagi diwaktu yang sangat tidak tepat.


“ Kenapa kamu menolaknya? Bukankah itu mimpi kamu? “ tanya Kenzi di tengah perjalanan.

__ADS_1


“ Hanya sedang tidak ingin bertemu rival ku. “ jawab Miki.


“ Alasan yang bodoh! “ Kenzi memberantakkan rambut Miki.


“ Kenzi kamu ingat tidak sewaktu kecil kita pernah berjanji bahwa akan menjadi pemain basket Jepang bersama? “


“ Kenapa mengingat-ingat masa kecil? “


Miki tidak menjawab ucapan Kenzi, Kenzi menghela nafas dan berkata “ Tentu saja aku ingat, dan nanti kita akan menjadi pemain basket Jepang bersama! “


Perkataan yang membuat Miki tersenyum dan memukul dada Kenzi perlahan. “ Janji itu! “


.......


Sports day dimulai.


Para siswa-siswi sudah memakai kaos masing-masing, sebelum pertandingan dimulai siswa-siswi dikumpulkan di aula untuk mendengarkan apel atau pengumuman sebentar.


Tidak butuh waktu lama, pengumuman telah selesai dan murid-murid langsung berlari menuju lapangan. Stan perkelas sudah dibuat masing-masing, permulaan dari semua pertandingan adalah senam bersama yang dipimpin oleh Yoshioka.


Lagu-lagu senam sudah terdengar jelas, seluruh siswa-siswi langsung memulai senam mereka dengan bergembira. Begitu juga dengan Miki yang bahagia dengan acara Sports day kali ini.


Setelah senam, selanjutnya adalah menyanyi bersama untuk memeriahkan sports day. Menyanyi bersama tidak perlu waktu bermenit-menit dan akhirnya acara inti dimulai, yaitu pertandingan pertama adalah lari estafet 200 m.


Setiap siswa-siswi akan membawa sebuah tongkat estafet dan memberikannya kepada temannya, siswa-siswi juga akan berlari 50 m per-orangnya. Pertandingan pertama untuk para kelas 10 atau kelas 1.


Peluit berbunyi, pelari pertama sudah berlari dan memberikannya kepada pelari kedua. Sampai pada akhirnya, pelari keempat berlari untuk memenangkan pertandingan.


Dan lari estafet kelas 1 dimenangkan oleh kelas 1-3, yang anggotanya terdapat Kitaro. Setelah kelas 1, selanjutnya adalah kelas 2.


Pelari pertama dalam kelas 2-1 adalah Miki, pelari kedua adalah Makoto, pelari ketiga Akira dan pelari keempat adalah Kenzi.


Peluit berbunyi, Miki berlari kencang dan melawan semua laki-laki yang menjadi pelari pertama. Ia memberikan tongkat kepada Makoto diposisi pertama, dan Makoto memberikannya kepada Akira.

__ADS_1


Dengan kecepatan penuh, Akira berlari memberi tongkat kepada Kenzi. Dan akhirnya Kenzi berlari memenangkan pertandingan estafet kelas 2.


Ketika, seluruh kelas sudah bertanding. Untuk menentukan siapa pemenang dari lari estafet adalah dengan menantang mereka kembali, dari kelas 1 yaitu kelas 1-3, kelas 2, kelas 2-1 dan kelas 3, kelas 3-5 yang terdapat Mayumi, Ai di kelas tersebut.


Para pelari pertama sudah bersiap-siap, pelari pertama adalah Miki, Mayumi dan Kitaro. Peluit kembali berbunyi, para pelari sudah berlari kencang dan sama-sama seimbang. Namun, Kitaro tidak bisa berhenti menatap Miki yang berlari di sampingnya sampai ia terjatuh.


Tetapi, Miki tidak memperdulikan hal tersebut, ia terus berlari sampai akhirnya berada di posisi pertama mengalahkan Mayumi. Dan akhirnya, lari estafet dimenangkan oleh kelas 2-1 dengan pertandingan sprint solo.


Saat pertandingan antara Mayumi dan Miki, mereka tidak memberikan tongkatnya kepada teman-teman dan mereka terus berlari sampai goal finish. Tapi pada akhirnya lari tersebut dimenangkan oleh kelas 2-1.


Seluruh siswa-siswi kelas 2-1 bersorak bahagia dengan kemenangan pertama mereka, “ Hah, sudah bagus dengan begitu aku tidak lelah. “ gumam Akira yang kesal karena kesombongan Miki.


Nafas Miki terengah-engah, keringatnya bercucuran dan hanya bertolak pinggang sambil mengatur nafasnya lagi. Sedangkan Mayumi tergeletak ditanah dengan nafas yang sudah habis.


“ Kamu...cocok..uuntuk..iikutt...pelatihannn. “ Mayumi kesulitan berbicara


“ Tidak kap, kamu saja. “ jawab Miki seraya berjalan menuju stan kelasnya. Mayumi tercengang pertama kalinya ia mendengar Miki mengucapkan kata “ Kap “ kepada dirinya.


“ Woi Miki, kenapa asik-asik sendiri sih berlari berdua bersama Mayumi-senpai? “ Kenzi merangkul Miki. “ Sudahlah, aku lelah. “ Miki melepaskan rangkulan dari Kenzi.


“ Aku mau tidur dulu di suatu tempat, jadi jangan ganggu aku. “ kata Miki mengambil botol minum dan berjalan menuju Taman belakang sekolah.


Di dalam rumput-rumput, Miki membaringkan diri di atas rumput-rumput sambil memejamkan matanya. Ia sangat lelah karena berlari sprint 200 m seorang diri, apalagi hari ini ia juga harus berlatih bersama Ayahnya.Maka dari itu, Miki harus mengistirahatkan tubuhnya.


2 jam kemudian.


“ Meow, Meow “ suara kucing yang terdengar jelas membuat Miki yang tertidur pulas terbangun, ia menggosok-gosok matanya yang masih terlihat buram karena tidurnya.


“ Meow, Meow “ suara kucing kembali yang membuat Miki mencari dari arah mana suara tersebut. Dan ternyata dia berada tepat tidak jauh dari Miki, dengan sebuah kardus yang di dalamnya terdapat dua anak kucing.


“ Ibu kalian kemana? “ tanya Miki menggendong salah satu anak kucing.


Lalu, dari arah depannya seorang lelaki dengan tubuh tinggi dan kaos olahraga SMA Seido yang terpakainya mendekati Miki dengan senyum yang terpampang diwajahnya. Miki mengangkat kepalanya keatas melihat seseorang yang berada di depannya.

__ADS_1



__ADS_2